Menampilkan: 1 - 10 dari 411 HASIL
Kesehatan

Kegiatan Pelatihan Kesinambungan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir

SBBberitasumbernews.com –

Pelatihan tentang kesinambungan pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir bagi tenaga kesehatan terpilih Puskesmas di Kabupaten Seram Bagian Barat. Di buka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab SBB Giraman Kurniawan, SKM, M. kes

LATAR BELAKANG

Salah satu tujuan rencana pembangunan nasional adalah meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

Upaya sektor kesehatan masyarakat berfokus meningkatkan pelayanan kesehatan dasar menekankan pada upaya promotif dan preventif didukung oleh teknologi dan inovasi strategi tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak, pencegahan dan pengendalian penyakit serta memperkuat system kesehatan.

Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) merupakan indikator yang sangat penting dalam mengukur kemajuan kesehatan suatu wilayah serta dalam menentukan prioritas dan strategi untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

Kegiatan berlangsung di Ruang serbaguna kantor Jemaat Piru Kabupaten Serang Bagian Barat. Rabu 20 – 22 Agustus 2025

Pada tahun 2004 jumlah kematian ibu di Kabupaten Seram Bagian Barat sebanyak 9 orang dan jumlah kematian bayi sebanyak 16 orang.

Kabupaten Serang bagian barat merupakan wilayah dengan tantangan geografi dan aksesibilitas yang beragama yang dapat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan.

Oleh karena itu peningkatan kapasitas staf Puskesmas dalam memahami dan mengaplikasikan buku KIA secara komprehensif, khususnya dalam penanganan bayi kecil menjadi prioritas untuk memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata bagi masyarakat.

Buku kesehatan ibu dan anak ( KIA) merupakan salah satu instrumen penting dalam memantau kesehatan ibu dan anak sejak masa kehamilan hingga anak berusia lima tahun.

Buku KIA memuat informasi esensial mengenai kesehatan reproduksi Ibu, tumbuh kembang anak, imunisasi, gizi, serta deteksi dini masalah kesehatan.

Penggunaan buku KIA yang optimal oleh tenaga kesehatan di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) sangat krusial dalam upaya penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) serta peningkatan status gizi dan kesehatan anak.

TUJUAN UMUM ;

Tujuan umum meningkatnya kapasitas dan kompetensi staf Puskesmas di Kabupaten Seram Bagian Barat dalam penggunaan buku KIA secara efektif dan efisien untuk pemantauan kesehatan ibu dan anak guna mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

TUJUAN KHUSUS;
1. Petugas mampu melakukan skrining tanda-tanda kegawatan ataupun potensi penyulit dalam kehamilan,
2. Petugas mampu melakukan reservasi bayi baru lahir dan termoregulasi yang standar.
3. Petugas mampu melakukan skrining mendukung kegiatan triple eliminasi dan menjalankan tindak lanjut yang sesuai,
4. Meningkatkan kemampuan staf puskesmas dalam melakukan edukasi kepada ibu dan keluarga mengenai pentingnya buku KIA dan cara penggunaannya.
5. Mengidentifikasi dan mengatasi tantangan dalam implementasi penggunaan buku KIA di Puskesmas terutama, terkait dengan deteksi dini masalah tumbuh kembang dan gizi.
6. Meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antar staf puskesmas serta lintas sektor dalam pemanfaatan buku KIA untuk pelayanan kesehatan terpadu.

NARASUMBER

– Dinas Kesehatan Provinsi Maluku 3 orang
– dinas kesehatan kabupaten Seram Bagian Barat 1 orang
– Dokter spesialis anak 1 orang
– Dokter spesialis Obgyn 1 orang

PESERTA

Peserta pelatihan adalah staf dinas kesehatan dan Puskesmas yang memiliki peran langsung dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak
– dinas kesehatan kabupaten seram bagian barat : 5 orang
– Puskesmas SBB : 33 Orang
– Puskesmas Kairatu : 2 orang (Dokter/Bidan)
– Puskesmas Talaga kambelo satu orang (Bidan)
– puskesmas Latu 2 orang (Dokter/ Bidan)
– puskesmas Elpaputih 2 orang (Dokter/Bidan)
– puskesmas Tomalehu 1 orang (Bidan)
– puskesmas Waimital 1 orang ( Bidan)
-Puskesmas Tomalehu Timur 1 orang (Bidan)
– puskesmas Kairatu Barat 1 orang (Bidan)
– Puskesmas Inamasol 2 orang ( Dokter/ Bidan)
– puskesmas Taniwel 1 orang ( Bidan)
– puskesmas Uwen Pante 2 orang (Dokter/Bidan)
– puskesmas Piru 2 orang (Dokter/Bidan)
– puskesmas Kamarian 1 orang ( Bidan)
– puskesmas Buku sayang 2 orang (Bidan)
– puskesmas Buria 1 orang (Bidan)
– puskesmas Tanah goyang 2 orang ( Dokter/Bidan)
– puskesmas Iha 2 orang ( Dokter/ Bidan)
– puskesmas Luhu 2 orang (Dokter/Bidan)
– puskesmas Limboro 1 orang (Bidan)
– Puskesmas Waesala 1 orang ( Bidan)
– puskesmas Buano 2 orang ( Dokter/Bidan)
– puskesmas Tahalupu 1 orang ( Bidan) .

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Kanjoli Terang Maluku (YKTM) dengan dana hibah dari UNICEF.
Tutup Lolyta Louhenapessy, S, Pd, M, Kes. Selalu Program Manager Yayasan Kanjoli Terang Maluku

 

Kesehatan

Bakti Kesehatan Dalam Rangka HUT Ke-68 PIA Ardhya Garini Tahun 2024 Di Lanud Pattimura

Ambonberitasumbernews.com Dalam rangka menyambut HUT Ke-68 PIA Ardhya Garini tahun 2024, PIA Ardhya Garini Cabang 7 Daerah III Lanud Pattimura menyelenggarakan kegiatan bakti kesehatan yang diantaranya diisi dengan penyuluhan kesehatan mata dan kanker Serviks di Gedung Luhukay serta pemeriksaan mata dan tes Iva bertempat di Klinik Lanud Pattimura dan dihadiri oleh ratusan peserta, termasuk Prajurit dan ibu-ibu PIA Ardhya Garini  Cab.7/D.III Lanud Pattimura dan masyarakat sekitar. Jumat, (25/10/2024).

Adapun tema yang diusung dalam acara HUT PIA Ke-68 kali ini adalah” PIA Ardhya Garini  Berperan Aktif Untuk Membangun Dan Berkarya Mewujudkan Kesejahteraan Keluarga TNI AU”.

Ketua PIA Ardhya Garini Cab.6/D.III Lanud Pattimura, Ny. Lidya Jhonson Simatupang dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat bagi keluarga besar Lanud Pattimura dan masyarakat sekitar sehingga dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan. Dan PIA Ardhya Garini akan terus berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program guna mendukung kesehatan dan kesejahteraan keluarga besar TNI AU dan masyarakat di masa mendatang”, ungkap Ketua PIA AG.Cab./D.III.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon drg. Wendy Pelupessy, M.Kes., menekankan pentingnya deteksi dini penyakit serta menjaga kesehatan sebagai upaya preventif serta berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendorong mereka untuk lebih peduli terhadap kesehatan. Selain itu, Kegiatan bakti kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah dan PIA Ardhya Garini dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Turut hadir dalam kegiatan bakti kesehatan, Komandan Lanud Pattimura Kolonel Pnb Jhonson Henrico Simatupang, M.Han., Kadispers Lanud PTM Letkol  Adm Baktiar Supriyatin, S.E., Kadislog Lanud PTM Letkol Kal Agung Prahardanto, S.T., Kadispotdirga Lanud PTM Mayor Tek Jemy Von Bullow, S.T., Kasi BMP Lanud PTM Mayor Kal Alpha Yudi Baskoro, Pimpinan Klinik Mata Ambon Vlissingen dr. Daniel Siegers, Sp.M., Ps. Kauryankes Kes Lanud PTM Lettu Kes dr. Dedi Rahmat Syahrir, Kepala Puskesmas Tawiri dr. Hasni Arusad, MARS., Dokter mata RS. Siloam Ambon dr. I Wayan Ardy Paribrajaka, Sp.M. dari RS. Siloam Ambon, Dokter mata RSUP Prof. Ngoerah Rai dr. Kevin, Sp.M., para guru dan siswa/siswi Sekolah Angkasa Lanud Pattimura.(Chey21)

Kesehatan

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Untuk Masyarakat, Polri Bangun 13 RS Bhayangkara selama 2014-2024

beritasumbernews.com Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo (Jokowi) pernah menyampaikan, agar rumah sakit harus terus memberikan pelayanan kesehatan yang efektif juga menyediakan infrastruktur yang memadai di seluruh Indonesia. Hal ini ia sampaikan saat kunjungan di beberapa rumah sakit umum bulan lalu.

Sesuai dengan PP Nomor 47 Tahun 2021 mengatur tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan dan Perpres Nomor 59 Tahun 2024 tentang perubahan ketiga atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, dalam peraturan ini salah satunya mengatur penerapan fasilitas ruang perawatan rumah sakit.

Polri sebagai lembaga yang memiliki tugas utama dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Selain menegakkan Hukum sesuai amanah UU Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Polri juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai.

Sepanjang 2014 hingga kini, Polri telah membangun 13 rumah sakit dengan total sebanyak 57 Rumah Sakit Bhayangkara di seluruh Indonesia. Rumah Sakit Bhayangkara ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo pernah menyampaikan agar rumah sakit Kepolisian dapat terus meningkatkan pelayanan kesehatan tidak hanya untuk anggota namun juga masyarakat umum.

“Harapannya Rumah Sakit Bhayangkara ini betul-betul bisa memberikan pelayanan terbaik untuk anggota dan juga layanan umum masyarakat sehingga keberadaan Rumah Sakit Bhayangkara ini betul-betul bisa dirasakan manfaatnya dan tentunya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” ucap Listyo.

Sementara itu Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menambahkan, ini merupakan upaya dalam mewujudkan visi dan misi Polri yang didukung oleh sumber daya Polri yang sehat khususnya dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

“RS Bhayangkara ini nantinya akan menjadi bagian integral dari upaya Polri dalam menyediakan layanan kesehatan yang komprehensif, berkualitas dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata mantan Kabid Humas Polda Metro Metro Jaya ini.

Adapun 13 Rumah Sakit Bhayangkara yang telah dibangun sepanjang 2014 hingga saat ini antara lain sebagai berikut :

1. RS Bhayangkara Tingkat IV Batam;
2. RS Bhayangkara Tingkat Papua Barat;
3. RS Bhayangkara Tingkat IV Babel;
4. RS Bhayangkara Tingkat IV Banten;
5. RS Bhayangkara Tingkat IV Sulawesi Barat;
6. RS Bhayangkara Tingkat IV Kaltara;
7. RS Bhayangkara Tingkat IV Gorontalo;
8. RS Bhayangkara Tingkat IV Cianjur;
9. RS Bhayangkara Tingkat IV Surakarta;
10. RS Bhayangkara Tingkat IV Batang Toru;
11. RS Bhayangkara Tingkat IV Sespim Lemdiklat Polri;
12. RS Bhayangkara Tingkat IV Mimika;
13. RS Bhayangkara Tingkat IV Blora.

“Pembangunan Rumah Sakit ini juga diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara Polri dengan Pemerintah Daerah dan berbagai pihak terkait dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya dalam bidang kesehatan,” pungkas Trunoyudo.(Chey21)

Kesehatan

Berikan pelayanan Rikkes, Sidokkes Polres Kepulauan Tanimbar hadir bersama Gerakan Sekolah Sehat

Tanimbarberitasumbernews.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Sidokkes Polres Kepulauan hadir berikan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan (Rikkes) kepada para Pelajar maupun Dewan Guru saat Launching Gerakan Sekolah Sehat, yang berlangsung di SMA Negeri 10 Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jumat (13/09/24).

Pada rangkaian kegiatan tersebut, diawali dengan pelaksanaan pembukaan Launching Gerakan Sekolah Sehat (GSS) hingga pemberian materi tentang hidup sehat, yang disampaikan langsung oleh Kasi Dokkes Polres Kepulauan Tanimbar Ipda dr. ANASTASYA PATTY kepada para Siswa dan Siswi yang hadir.

Setelah itu, kegiatan pun dilanjutkan dengan melakukan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan (Rikkes) kepada para Dewan Guru dan para Pelajar. Dipimpin oleh Kasi Dokkes didamping Dokter Mitra Klinik Polres Kepulauan Tanimbar dr. NATASYA CLAUDIA TENG beserta para Staf Sidokkes.

Dokkes Polres Kepulauan Tanimbar terlihat memberikan penekanan pada pemeriksaan kesehatan yang komprehensif bagi para Pelajar maupun para Dewan Guru, termasuk pemeriksaan fisik dan pengecekan riwayat kesehatan Mereka. Langkah ini tentunya bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka.

Adapun pada pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan, mulai dari pengukuran tensi tekanan darah, jumlah detak nadi jantung per menit, menimbang berat badan, memberikan obat penambah darah hingga diagnosa kesehatan, yang dilakukan kepada 8 (delapan) Orang Guru dan 105 (seratus lima) Orang Siswa.

Nampak antusias para Pelajar maupun para Dewan Guru dalam mengikuti pemeriksaan kesehatan yang digelar Sidokkes Polres Kepulauan Tanimbar tersebut, mereka pun mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas pelayanan berupa pemeriksaan kesehatan yang diberikan. Kegiatan ini pun berlangsung dengan aman, baik dan lancar serta ditutup dengan foto bersama.(Chey21)

Kesehatan

Polda Maluku Gelar Bakti Kesehatan di Aboru, Warga: Terima Kasih Kapolda Maluku

Ambonberitasumbernews.com Warga Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif atas diselenggarakannya kegiatan bakti kesehatan.

“Beta (Saya) mewakili masyarakat Aboru mengucapkan terima kasih kepada bapak Kapolda dan Kapolresta Ambon yang telah melaksanakan kegiatan bakti sosial, bakti kesehatan di negeri Aboru,” kata Yohana Akihari, warga Aboru di sela-sela kegiatan pengobatan gratis.

Yohana mengaku, kegiatan yang dihelat oleh Polri ini sangat membantu masyarakat. “Masyarakat merasa terbantu atas kegiatan ini, dan harapan kami ke depan mungkin ada lagi kegiatan yang sama yang dihadirkan di negeri Aboru,” harapnya.

Di tempat yang sama, Pejabat Kepala Pemerintah Negeri Aboru, Johanis Sinay, juga memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Maluku atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Saya selaku pejabat negeri Aboru mengucapkan terima kasih kepada Kapolda, kepada Kapolresta, Kapolsek, kepada Forkopimca maupun kabupaten yang mana sudah bekerja sama untuk melaksanakan bakti kesehatan di negeri Aboru,” ungkapnya.

Ia mengatakan, bakti kesehatan yang dilaksanakan berupa pengobatan gratis sangat dinantikan masyarakat. Hal ini terungkap dari antusias masyarakat yang datang melakukan pemeriksaan kesehatan, maupun pengobatan secara gratis.

“Masyarakat sangat antusias dalam menjalani pemeriksaan kesehatan, untuk itu ke depan, Saya selaku pejabat mengharapkan agar kegiatan ini ke depan juga dapat dilaksanakan, jangan lupa dengan negeri Aboru lagi. Semua masyarakat mengucapkan terima kasih kepada bapak Kapolda teristimewa, dan seluruh forkopimda kecamatan maupun kabupaten,” ungkapnya.(Chey)

Kesehatan

Kelas Rawat Inap Dihapus, Cek Iuran BPJS Kesehatan Terbaru Tahun 2025

Jakartaberitasumbernews.com Kementerian Kesehatan pada 2025 mendatang akan mulai menerapkan sistem kelas rawat inap standar (KRIS) sebagai pengganti sistem kelas rawat inap 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan.

Meski akan ada perubahan sistem kelas rawat, hingga kini besaran iuran BPJS Kesehatan masih sama.
Besaran nominal iuran BPJS Kesehatan masih sama karena landasan hukumnya belum ada perubahan, yakni masih tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018, tentang Jaminan Kesehatan.

“Memang sampai sekarang belum ada peraturan, kebijakan, yang disampaikan ketua dewan tarif, kelas berapa, itu belum ada,” ucap Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti sesuai rapat di Komisi IX DPR, Jakarta, bulan lalu seperti dikutip Rabu (10/4/2024).

Di website BPJS Kesehatan juga masih tertera ketentuan tarif iuran BPJS Kesehatan yang belum berubah. Iuran ini dibedakan berdasarkan berdasarkan jenis kepesertaan setiap peserta dalam program JKN mulai dari ASN, pekerja penerima upah, hingga pekerja bukan penerima upah.

Iuran untuk peserta pekerja bukan penerima upah serta iuran peserta bukan pekerja adalah sebesar Rp. 42.000 per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas III. Khusus untuk kelas III, bulan Juli – Desember 2020, peserta membayar iuran sebesar Rp. 25.500, sisanya sebesar Rp 16.500, akan dibayar oleh pemerintah sebagai bantuan iuran.

Per 1 Januari 2021, iuran peserta kelas III yaitu sebesar Rp 35.000, sementara pemerintah tetap memberikan bantuan iuran sebesar Rp 7.000. Sebesar Rp. 100.000 per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas II, dan sebesar Rp. 150.000 per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas I.

Adapun iuran bagi Peserta Pekerja Penerima Upah yang bekerja pada Lembaga Pemerintahan terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, anggota TNI, anggota Polri, pejabat negara, dan pegawai pemerintah non pegawai negeri sebesar 5% dari Gaji atau Upah per bulan dengan ketentuan: 4% dibayar oleh pemberi kerja dan 1% dibayar oleh peserta.

Iuran bagi Peserta Pekerja Penerima Upah yang bekerja di BUMN, BUMD dan Swasta sebesar 5% dari Gaji atau Upah per bulan dengan ketentuan : 4% dibayar oleh Pemberi Kerja dan 1% dibayar oleh Peserta.

Iuran untuk keluarga tambahan Pekerja Penerima Upah yang terdiri dari anak ke 4 dan seterusnya, ayah, ibu dan mertua, besaran iuran sebesar sebesar 1% dari dari gaji atau upah per orang per bulan, dibayar oleh pekerja penerima upah.

Baca:5 Peristiwa yang Bakal Nguras Duit Saat Mudik
Bagi peserta Penerima Bantun Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan iuran dibayar oleh Pemerintah. Sedangkan, Iuran Jaminan Kesehatan bagi Veteran, Perintis Kemerdekaan, dan janda, duda, atau anak yatim piatu dari Veteran atau Perintis Kemerdekaan, sebesar 5% dari 45% gaji pokok Pegawai Negeri Sipil golongan ruang III/a dengan masa kerja 14 tahun per bulan, dibayar oleh Pemerintah.

“Yang jelas kami sampaikan kalau iurannya sama, iurannya ya, katakanlah Rp 70.000 (untuk) miskin dan kaya Rp 70.000. Itu menyalahkan prinsip kesejahteraan sosial,” kata Prof Ghufron.

Ghufron mengatakan jika iurannya sama, bagi orang kaya jelas tidak memberatkan, tetapi bagi orang miskin malah akan menyulitkan. Dirinya kembali menekankan jaminan kesehatan pemerintah seperti BPJS Kesehatan menggunakan konsep gotong royong.

“Kenapa? (Menyalahi prinsip kesejahteraan sosial). Lah kita ini bergerak berbasis pada gotong royong. Kalau gotong-royong orang kaya bayar Rp 70.000 ringan, orang miskin jangankan, Rp 42.000 saja disampaikan yang nunggak banyak,” tegasnya.(bs)

Kesehatan

Polres Kepulauan Tanimbar gelar Kesehatan  Pengobatan Gratis wujudkan Beyond Trust Presisi 2024

Tanimbarberitasumbernews.com  Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Dalam rangka Program Beyond Trust Presisi T.A 2024, Polres Kepulauan Tanimbar melalui Sie Dokkes melaksanakan Bakti Kesehatan berupa Pengobatan Gratis kepada warga masyarakat.

Kegiatan yang digelar pada hari Sabtu tanggal 09 Maret 2024 ini dipimpin oleh Kasidokkes Polres Kepulauan Tanimbar dr. Ipda ANASTASIA PATTY, yang berlangsung di Balai Desa Kilmasa, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Saat dikonfirmasi, Minggu (10/03/24) kepada Media Humas, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP UMAR WIJAYA, S.I.K., melalui Kasidokkes Ipda dr. ANASTASIA PATTY mengatakan bahwa Bakti Kesehatan Beyond Trust Presisi Tahun 2024 yang dilaksanakan dalam bentuk pengobatan gratis ini diberikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarkat.

“Pemeriksaan yang dilakukan kepada masyarakat tidak hanya berfokus pada Balai Desa saja, namun juga kami lakukan Home Visit berupa pelayanan pengobatan ke Rumah Warga bagi yang sudah Lansia dan sangat membutuhkan layanan Kesehatan” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan dr. Ipda ANASTASIA bahwa kegiataan yang merupakan upaya Polri dalam mempererat tali silaturahmi serta menjalin kemitraan dengan masyarakat melalui pengobatan gratis ini diharapkan manfaatnya dapat terasa, khusunya bagi masyarakat yang kurang mampu sehingga dapat terbantu dalam menerima layanan kesehatan.

Pada pelaksanaan Bakti Kesehatan dalam bentuk pengobatan gratis ini nampak terlihat antusias warga Desa Kilmasa dengan berbondong-bondong datang ke Balai Desa guna memeriksakan kondisi kesehatan tubuh kepada tim Medis.

Sedikitnya berjumlah 104 Orang Warga menerima layanan Kesehatan, dengan rincian yang hadir menerima layanan Kesehatan di Balai Desa Kilmasa berjumlah 102 Orang dan dilakukan Home Visit berjumlah 2 Orang. berbagai keluhan pun dikeluhkan dan ditangani langsung oleh tim Medis dengan memberikan solusi Kesehatan serta pengobatan gratis.

Warga pun turut menyambut baik serta mengapresiasi kegiatan ini dengan mengucapkan terima kasih kepada Polres Kepulauan Tanimbar dan Jajaran atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Acara ini tentunya diharapkan menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup warga setempat.

Nampak hadir Kapolsek Kormomolin Iptu HERPIN SIMA, KBO Sat Binmas Polres Kepulauan Tanimbar Ipda KURNIAWAN DWI SANDI, Kasidokkes dr. Ipda ANASTADIA PATTY, Kepala Desa Kilmasa YANTO LARTUTUN, Dokter RSUD dr. P.P. Magreti dr. MELIAKHI SWABRA, Dokter Puskesmas Lorulun dr. MICHELLE TIRZA RAMBA, Personel Sidokkes, Personel Sat Binmas dan Personel Sihumas Polres Kepulauan Tanimbar.(***)

Kesehatan

Ratusan Personel Pengamanan TPS di Maluku Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Ambonberitasumbernews.com Ratusan personel Polda Maluku yang dikerahkan sebagai pasukan pengamanan TPS di 11 Polres/ta Jajaran menjalani pemeriksaan kesehatan. Tes kesehatan sebelum diberangkatkan ke daerah penugasan berlangsung

di gedung Plaza Presisi Manise, Tantui, Kota Ambon, Senin (5/2/2024).

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Rum Ohoirat, mengatakan, pemeriksaan kesehatan terhadap ratusan personel BKO tersebut dilakukan oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Maluku bersama para dokter kemitraan.

“Sebanyak 487 personel pengamanan TPS menjalani pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan kesiapan kondisi fisik dan kesehatan personel sebelum ditugaskan,” kata Kombes Rum.

Dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tersebut, Kabid Dokkes Polda Maluku, Kombes Pol dr. Bambang Prasetya Sp.B, langsung melakukan pengawasan.

“Ratusan personel yang menjalani pemeriksaan kesehatan ini siap diberangkatkan untuk membackup personel di Polres/ta jajaran dalam mengamankan TPS saat Pemilu di Maluku,” pungkasnya.(chey)

Kesehatan

Bukti Lantamal IX Peduli Kemanusiaan Gelar Donor Darah Serentak

Ambon, beritasumbernews.com, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon. Menyongsong Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL), Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina M.M., M.T., M.Tr. Opsla gelar Bakti Sosial Kesehatan Donor Darah bertempat di Gedung Manggala Loka, Komplek Lantamal IX Halong, Kec. Baguala, Kota Ambon pada Selasa. (23/01/24)

Donor darah merupakan bukti kepedulian TNI Angkatan Laut dalam hal ini Pomal Lantamal IX untuk solidaritas kemanusiaan dan membantu sesama terutama bagi yang membutuhkan.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu Palang Merah Indonesia (PMI) dalam memenuhi kebutuhan stok darah.

Kegiatan donor darah yang melibatkan PMI Kota Ambon tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka HUT Ke-78 Polisi Militer TNI Angkatan Laut (Pomal) yang digelar secara serentak diseluruh jajaran Pomal di Indonesia dan dipimpin langsung oleh Danpuspomal Laksamana Muda TNI Sasmista, S.H. Selain diikuti oleh personel Pomal dan Prajurit Lantamal IX, kegiatan tersebut juga diikuti oleh ratusan calon siswa (casis) Caba dan Cata TNI AL Panda Ambon.

Pada usia yang ke – 78 tahun ini, Pomal berharap dapat selalu memberikan manfaat tidak hanya bagi institusi tetapi bagi masyarakat salah satunya melalui kegiatan donor darah, sesuai dengan tema yang diusung “Dengan Semangat Wijna Wira Widhayaka Polisi Militer Angkatan Laut Mendukung Tugas TNI Angkatan Laut Guna Mewujudkan Indonesia Maju”. (V374)

Kesehatan

Ganti Rugi Lahan RS Dr Haulusi Ambon ; Ini Pernyataan Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur.G. Watubunn

Ambon —beritasumbernews.com  Problem terkait penggunaan uang Negara dengan motif pembayaran Ganti Rugi lahan RSUD Dr M Haulussy Kudamati Ambon semakin terkuak dengan adanya pernyataan Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun bahwa DPRD Propinsi Maluku telah menerima surat masuk dari Saniri Negeri Urimessing yang isinya meminta agar pembayaran sisa Lahan RSUD Dr M Haulussy kepada keluarga Yohanes Tisera harus dihentikan.

Benhur Watubun juga mengatakan bahwa memang benar terdapat putusan Yohanes Tisera yang sudah ingkrah namun bersifat deklaratoir dan tidak ada perintah Pemda Maluku untuk melakukan pembayaran, serta diduga surat yang digunakan tersebut adalah surat palsu sehingga Pemerintah Propinsi Maluku sangat berhati-hati untuk melakukan pembayaran lanjutan.

Pernyataan tersebut ditanggapi oleh Evans Reynold Alfons salah satu ahli waris Jacobus Abner Alfons mantan Raja Negeri Urimessing, keturunan garis lurus dari Jozias Alfons Kepala Soa Negeri Urimessing yang adalah pemilik 20 Dusun Dati di Negeri Urimessing yang juga berkepentingan terkait lahan RSUD Dr Haulussy Kudamati Ambon.

“Saya sangat mendukung pernyataan pak Benhur Watubun karena fakta hokum telah membuktikan surat penyerahan tertanggal 28 Desember 1976 yang digunakan Yohanes Tisera sebagai dasar kepemilikannya mengklaim tanah RSUD Dr haulussy miliknya, telah dibatalkan oleh Pemerintah Negeri Urimessing dan kini telah dikuatkan dalam Putusan Pengadilan yang Inkrah dan telah dieksekusi oleh keluarga Alfons”.

PemDa Maluku harusnya mengambil tindakan tegas terkait penyegelan RSUD oleh Yohanes Tisera C karena sangat menggangu dan merugikan kepentingan umum. Lagipula tindakan penyegelan tersebut bukan perintah Pengadilan dan tidak memiliki dasar kepemilikan yang sah.

“Penyegelan kan dilakukan dengan alasan Pemda Maluku tidak menepati janji sesuai akta kesepakatan yang dibuat dihadapan Notaris Rostiaty Nahumarury terkait pencairan uang Negara guna pembayaran ganti rugi RSUD Dr Haulussy Kudamati Ambon kepada keluarga Yohanes Tisera”.

“Padahal jika kita membaca secara teliti isi dari akta kesepakatan no 4 tanggal 06 Maret 2019, diduga cacat adminstrasi dimana ditemukan banyak kejanggalan diantaranya batas lahan RSUD Dr Haulussy sesuai penunjukan Yohanes Tisera, bagian utara berbatas dengan laut, bagian selatan dengan Dati batutangga, timur dengan Dati Kudamati dan Barat dengan Dati Intjipuang; Bagaimana mungkin Yohanes Tisera dapat dikatakan bertekad baik jika menyampaikan kepada Pemda Maluku lahan RSUD yang tidak sesuai dengan fakta dilapangan dan bertentangan objek sengketa dalam Putusan Pengadilan ? Ini harus segera diusut tuntas setelah adanya Rekomendasi dari DPRD Propinsi Maluku.

Lebih parah lagi, Surat penyerahan 6 (enam) potong Dati dalam Petuanan Negeri Urimessing yaitu 1. Dati Batusombajan, 2. Dati Katekate, 3. Dati Pohon Katapang, 4. Dati Batu Tangga, 5. Dati Intjipuang,dan 6. Dati Belakang Gantungan Lama dari Anggota Saniri Negeri Urimessing kepada Hein Johanis Tisera (ayah dari Johannes Tisera) tanggal 28 Desember 1976 yang dijadikan dasar kepemilikan Yohanes Tisera telah gugur melalui Putusan Pengadilan yang Inkrah No 62/Pdt.G/2015/PN.Amb jo No. 10/PDT/2017/PT.AMB Jo No. 3410.K/PDT/2017 dan telah dieksekusi tanggal 18 Oktober 2023 lalu.

Ini berarti Yohanes Tisera alias Buke Tisera tidak mempunyai kepemilikan yang sah atas tanah/lahan RSUD Dr Haulussy Kudamati Ambon karena dasar hak kepemilikan yang diandalkannya yakni surat tertanggal 28 Desember 1976 ternyata terbukti adalah hasil perbuatan melawan hokum yang dilakukan oleh ayahnya almarhum Hein Johanis Tisera saat menjabat Kepala Pemerintahan di Negeri Urimessing tahun 1970-an.

Dengan demikian menurut saya, tidak ada alasan lain selain Pemerintah Propinsi Maluku menghentikan pembayaran RSUD Dr Halussy dan segera meminta pertanggung-jawaban Yohanes Tisera alias Buke untuk mengembalikan semua uang Negara yang diterimanya karena ternyata tanah RSUD Dr Haulussy Kudamati ambon, bukan milik dia.

Langkah Ketua DPRD Maluku pak Benhur Watubun patut diberikan apresiasi karena telah mengedukasi masyarakat tentang kepastian hokum. Uang Negara sejumlah Rp. 18.329.000.000 (delapan belas miliar tiga ratus dua puluh Sembilan juta rupiah) wajib dipertanggung-jawabkan akibat menilai Putusan Deklarator sebagai akhir dari sebuah pertarungan,(chey)

 

[instagram-feed]