Menampilkan: 851 - 860 dari 916 HASIL
Polri

Ini Pesan Waka Polresta Pada Giat Lat Para Ops Polresta Ambon

Ambonberitasumbernews.com
Lat Pra Ops Polresta Ambon, Waka Polresta, Dalam Pelaksanakan Harus Secara Humanis Dan Profesional Dalam Bertindak Di Lapangan.

Polresta P. Ambon & P. P. Lease – Wakapolresta Ambon KBP Hery Budianto , S.I.K., S.H, M.H didampingi Kabagops Polresta Ambon Kompol Syarifuddin dan para personel mengikuti Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Patuh Salawaku 2023, Kamis (6/7/2023) pagi.

Kegiatan yang gelar di Aula Prima Mapolresta Ambon ini dilaksanakan.

Wakapolresta Ambon KBP Hery Budianto mengungkapkan, Lat Pra Ops ini dilakukan guna memberikan petunjuk dan arahan guna pelaksanaan tugas personel di lapangan.

“Dalam pelaksanaannya nanti, anggota melaksanakan tugas sesuai SOP, professional dan bertindak dilapangan lebih terarah,” ungkapnya.

Operasi Patuh Salawaku 2023, kata KBP Hery Budianto, mengedepankan kegiatan Edukatif dan Persuasif serta humanis didukung penegakan hukum lalu lintas dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

“Operasi Patuh Salawaku 2023 ini digelar serentak diseluruh Wilayah Hukum Polresta Ambon yang di laksanakan selama 14 hari dimulai 10 hingga 23 Juli 2023,” kata Waka Polresta Ambon

Ia menambahkan, tujuan Operasi adalah menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan angka fatalitas.

“Serta tentunya agar meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” tutupnya (Rdks)

Polri

Tekan Pelanggaran, Polres SBB Siap Gelar Operasi Patuh Salawaku

Piruberitasumbernees.com – Untuk menekan tingginya angka pelanggaran lalu lintas, diseluruh penjuruh tanah air, termasuk di kabupaten Seram Seram Bagian Barat (SBB), membuat Polres SBB, bakal menggelar operasi terpusat dengan sandi Patuh Salawaku.

Sebelum pelaksanaan operasi dimulai jajaran Polda Maluku, khususnya Polres SBB menggelar latihan pra operasi (Lat Pra Ops), yang diikuti oleh personil Polres SBB, terutama Satuan Lalu Lintas sebagai leading sektor.

Kapolres SBB, AKBP Dennie Andreas Dharmawan, SIK mengatakan, pelaksanaan operasi Patuh Salawaku itu, digelar dalam waktu dekat.

“Lat Pra Ops ini dilakukan guna memberikan petunjuk dan arahan guna pelaksanaan tugas personel di lapangan. Dalam pelaksanaannya nanti, anggota melaksanakan tugas sesuai SOP, professional dan bertindak dilapangan lebih terarah,”kata Kapolres saat membuka kegiatan Lat Pra Ops tersebut, di Mapolres SBB, Kamis (6/7/2023).

Menurutnya, kegiatan latihan Pra Operasi ini dilakukan untuk memberikan petunjuk dan arahan bagi personil yang terlibat dalam pelaksanaan operasi tersebut di lapangan.

“Agar personil dilapangan yang terlibat dalam Sprin melaksanakan perintah dengan penuh rasa tanggung jawab, lakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Kemudian dalam pelaksanaannya nanti, anggota melaksanakan tugas sesuai SOP, professional dan bertindak dilapangan lebih terarah,”jelasnya.

Dikatakan, operasi Patuh Salawaku 2023, kali ini lebih mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis didukung penegakan hukum lalu lintas dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

“Bahwa tujuan Ops Patu ini untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan angka fatalitas,”ujarnya.

Ditegaskan, operasi Patuh Salawaku 2023 ini digelar serentak diseluruh wilayah hukum Polda Maluku, dan terlebih lagi Polres SBB

“Operasi di laksanakan selama 14 hari dimulai 10 hingga 23 Juli 2023 mendatang,”terangnya

Orang nomor satu di Polres SBB ini berpesan, agar personil yang melaksanakan kegiatan operasi tersebut, dilakukan secara humanis dan hindari perbuatan yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri.

“Apabila ada hal-hal yang menonjol agar dilaporkan secara berjenjang guna ditindak lanjuti. Cegah dan hindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan institusi ini,”pesannya. (Yan)

Polri

Meriahkan Pelantikan Bintara Polri 2023, Kapolda Main Ukulele Bersama Ratusan Anak di Ambon

Ambon-beritasumbernews.com  Sebanyak kurang lebih 615 orang anak-anak memainkan alat musik ukulele dan terompet dalam memeriahkan pelantikan Bintara Polri Gelombang Pertama Tahun 2023 di Lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Kota Ambon, Kamis (6/7/2023).

Tak ketinggalan Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, yang dikenal sangat menyukai dan mendukung komunitas musik di Maluku. Kapolda ikut turun dan ambil bagian dalam memainkan salah satu alat musik petik sejenis gitar berukuran kecil tersebut. Mereka memainkan lagu berjudul “toleransi beragama”.

Kolaborasi alat musik ukulele dan terompet selain memainkan lagu toleransi beragama, juga mengiringi lagu berjudul “maluku panggil pulang”, dan “sio mama” yang dinyanyikan Bento, jebolan Indonesia Idol asal Maluku.

Kemeriahan pelantikan juga diisi dengan peragaan Kolone Senapan oleh para Bintara Polri yang baru dilantik. Ketangkasan memainkan senjata api tersebut dilatih oleh Prajurit TNI Angkatan Darat dari Rindam XVI/Pattimura.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Teman-teman dari Rindam telah membantu Bintara-bintara Polri dalam melaksanakan tampilan kolone senapan. Kita berikan tepuk tangan kepada Danrindam dan stafnya,” pinta Kapolda yang disambut riuhnya tepuk tangan dari seluruh personel Polri dan para orang tua beserta tamu undangan.

Keikutsertaan Rindam XVI/Pattimura dalam memeriahkan pelantikan Bintara hari ini melalui peragaan kolone senapan yang diajarkan, kata Kapolda, merupakan bentuk sinergitas dan soliditas TNI-Polri.

“Kita sangat dibantu oleh rekan-rekan TNI dalam berbagai kegiatan. Saya sampaikan terima kasih,” sebutnya.

Apresiasi dan ucapan terima kasih serupa juga disampaikan Kapolda kepada grup musik ukulele maupun terompet yang telah ikut meriahkan pelantikan Bintara Polri.

“Ini bentuk kecintaan masyarakat kepada Polri. Sehingga kita harus bayar dengan pengabdian kita sebaik-baiknya kepada masyarakat. Mari kita berikan tepuk tangan kepada mereka semua,” ajak Kapolda.

Rasa bangga juga disampaikan Kapolda setelah melihat anak-anak memainkan baragam alat musik seperti ukulele maupun terompet.

“Teruslah berkarya dan berikan yang terbaik. Dan saya juga berharap kepada kalian suatu saat bisa berdiri di sini, menjadi seorang Kapolda, Pangdam, dan orang-orang hebat di Maluku ini,” harapnya.(Chey)

Polri

Kapolda Maluku Lantik 144 Personel Bintara Polri

Ambonberitasumbernews.com Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif menutup pendidikan dan melantik sebanyak 144 personel Bintara Polri gelombang pertama tahun 2023.

Penutupan pendidikan dan pelantikan digelar melalui upacara yang dilaksanakan di Lapangan Polda Maluku, Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Kota Ambon, Kamis (6/7/2023).

Penutupan ini ditandai dengan pengucapan penutupan oleh Kapolda Maluku. Dilanjutkan dengan penanggalan, penyematan pangkat efektif, pengalungan medali dan pemberian piagam penghargaan kepada tiga peserta terbaik. Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan penandatangan berita acara yang diwakili tiga Bintara Polri.

Komjen Pol Purwadi Arianto, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, dalam amanatnya yang dibacakan Kapolda Maluku, mengatakan, upacara hari ini merupakan momentum penting dalam menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pendidikan dan pelatihan pembentukan (diktuk) Bintara dan Tamtama Polri gelombang pertama tahun 2023.

Diktuk Bintara dan Tamtama Polri diselenggarakan di Sepolwan, Pusdik Brimob dan Pusdik Polair Lemdiklat Polri serta SPN Polda. Hal ini tentu menjadi suatu kekuatan strategis untuk menunjang pelaksanaan tugas polri agar lebih optimal. Melalui penambahan jumlah personel ini, diharapkan penyebaran pelayanan publik semakin meningkat dan kehadiran polisi di tengah lingkungan sosial akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, selaku kepala lembaga pendidikan dan pelatihan Polri, saya mengucapkan selamat kepada para Bintara dan Tamtama remaja Polri yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan pembentukan selama 5 (lima) bulan di lembaga pendidikan Polri dengan baik, dan menghantarkan saudara secara resmi pada hari ini dilantik menjadi anggota polri, dengan menyandang pangkat brigadir polisi dua dan bhayangkara dua,” katanya.

Setelah dilantik, Bintara Polri yang baru telah melekat identitas dan kehormatan profesi serta tugas maupun tanggung jawab sebagai Bhayangkara negara. Hal ini dituntut untuk senantiasa harus mampu diaktualisasikan dalam setiap sikap, tutur kata dan perilaku hidup, baik dalam kedinasan maupun di luar kedinasan, sehingga mampu menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat.

“Sebagaimana kita pahami bersama bahwa, tugas Polri ke depan akan semakin berat dan kompleks. Kondisi ini dipengaruhi oleh perkembangan lingkungan strategis yang sangat pesat, isu global, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta dinamika politik menjelang penyelenggaraan pemilihan umum tahun 2024 yang pentahapannya sudah dimulai pada tahun ini. Kondisi ini tentunya akan berpengaruh pada situasi kamtibmas di seluruh wilayah Indonesia, terutama pada semakin berkembangnya dimensi kejahatan yang semakin canggih dengan modus dan pola yang baru.

“Menyikapi hal tersebut, Polri dituntut untuk melakukan langkah-langkah proaktif, melalui berbagai upaya preemtif, preventif, maupun penegakan hukum, sehingga kondusivitas kamtibmas dapat terus terjaga serta masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam melakukan aktivitas kehidupannya sehari-hari,” pintanya.

Kepala Lemdiklat berpesan agar para personel Polri yang baru selalu tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai pedoman dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas; pegang teguh dan amalkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap langkah pengabdian sebagai insan Bhayangkara dan junjung tinggi panji-panji Tribrata; pahami dengan baik dan laksanakan tugas yang diemban dengan sungguh-sungguh, penuh keikhlasan dan tanggung jawab; terus bekali kemampuan  saudara dengan belajar, belajar dan terus belajar. Karena sejatinya hidup itu merupakan pembelajaran yang panjang dan tidak pernah berhenti (life long learning); senantiasa menjaga nama baik serta kehormatan diri, keluarga, dan institusi. Hindari segala pelanggaran disiplin, pelanggaran kode etik profesi polri, maupun pelanggaran pidana; senantiasa bangun komunikasi positif dengan masyarakat.

“Perkuat sinergitas dan soliditas dengan rekan-rekan TNI, Pemerintah Daerah, serta seluruh komponen bangsa lainnya guna memelihara stabilitas kamtibmas yang kondusif,” pintanya.(Chey)

Polri

Lantik Ratusan Personel Bintara Polri 2023, Kapolda Maluku: Teruslah Bersyukur Agar Terhindar dari Pelanggaran

Ambonberitasumbernews.com Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, mengingatkan para personel Bintara Polri yang baru dilantik agar terus bersyukur. Sebab, dengan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dapat menghindarkan seseorang dari perbuatan melanggar aturan yang berlaku.

Penekanan itu disampaikan Kapolda saat melantik 144 Bintara Polri gelombang pertama tahun 2023 di Lapangan Polda Maluku, Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Kota Ambon, Kamis (6/7/2023).

Ratusan Bintara Polri berpangkat Bhayangkara Dua yang baru bergabung, kata Kapolda merupakan orang pilihan. Mereka telah terpilih dari ribuan orang yang juga ingin berdiri saat ini menggunakan seragam Polri.

Para Bintara Polri merupakan insan-insan Rastra Sewakottama yang berarti Abdi Utama Daripada Nusa dan Bangsa. “Jadi semua tugas pokok yang kita laksanakan kita adalah sebagai pengabdi bukan sebagai penguasa untuk masyarakat,” ingatnya.

Polri, kata Kapolda, adalah hukum yang berjalan. Olehnya itu para Bintara remaja diingatkan untuk menjadi contoh teladan. Sebab mereka yang langsung berinteraksi dengan masyarakat.

“Betapa perjuangan kalian begitu berat untuk bisa berdiri di tempat ini. Ada 144 dari animo tahun lalu ternyata di kita hampir 3.500 orang, yang ingin menjadi anggota Polri. Jangan sia-siakan apa yang kalian dapatkan ini,” pintanya.

Hari ini merupakan langkah awal para Bintara remaja menjalankan tugas pengabdian yang sesungguhnya di Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“5 bulan kalian pelatihan, itu hanyalah pengenalan dasar ilmu kepolisian. Selanjutnya kalian harus mengembangkan diri kalian sendiri, menambah wawasan dan pengetahuan yang harus kalian lakukan untuk bisa kemudian berkembang karir menjadi cita-cita yang harus kalian gantungkan setinggi-tingginya,” jelasnya.

Setelah dilantik menjadi anggota Polri, Kapolda berharap para Bintara muda itu tidak lantas berpuas diri. Mereka harus terus menggantungkan cita-cita sampai kelak bisa menjadi perwira Polri.

“Ini yang sering kali saya tekankan bahwa tidak semua orang bisa diberi kesempatan menjadi anggota Polri, maka terus bersyukur, bersyukur, dan bersyukurlah, karena dengan bersyukur itu akan menghindarkan kalian dari pelanggaran-pelanggaran baik itu kode etik disiplin maupun pidana,” pintanya.

Hampir setiap tahun anggota Polri di Maluku ada yang dipecat karena melakukan pelanggaran baik kode etik, disiplin maupun tindak pidana.

“Saya tidak mau kalian menjadi bagian itu, tetapi itu adalah fakta yang terjadi karena rata-rata mereka melupakan rasa syukur yang didapatkan pada hari ini. Betapa orang tuamu sekarang, kerabatmu, saudaramu duduk di sini dengan penuh kebanggaan menyaksikan kalian dilantik,” ingatnya.

Pelantikan hari ini, pinta Kapolda agar jangan menjadikannya sebagai kebanggaan semu, tapi yang paling penting ialah pasrahkan hidup dan jiwa untuk berbakti kepada bangsa dan negara.

“Ini yang paling penting bukan hanya sekedar kita upacara pagi ini. Kalian dilantik kalian yang sendiri memilih profesi menjadi anggota Polri, tidak ada yang memaksa kalian untuk menjadi anggota Polri, kita sendiri yang patuh dan memilih profesi ini, maka ikuti semua aturan yang ada baik itu selaku anggota Polri yang diatur dalam kode etik, disiplin, apalagi kita adalah penegak hukum kita tidak boleh melanggar hukum, itu adalah prinsip utama kita ketika kita dilantik menjadi anggota Polri,” tegasnya.

Kepada para orang tua wali atau saudara, Kapolda menitipkan untuk bisa bersama menjaga dan mengawasi anak-anak. Mereka kini telah menjadi anggota Polri dan peran penting orang tua juga dibutuhkan.

“Saya titipkan jagalah anak-anak ini, jagalah Polri ini dengan sebaik-baiknya, karena peran orang tua, keluarga terdekat ini juga memegang peranan penting untuk menghindarkan anggota dari pelanggaran pelanggaran, baik itu kode etik, disiplin ataupun pidana,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyampaikan kepada para Bintara Polri selamat bergabung di Polda Maluku. Syukuri apa yang telah didapatkan, jalankan tugas dengan penuh keikhlasan, rasa tanggung jawab, dan jangan mengeluh.

“Jangan setelah dilantik menjadi anggota Polri baru mengeluh, sebelumnya kalian bercucuran air mata, keringat, darah saat latihan. Pelantikan dilakukan di sini supaya kalian punya rasa bangga, rasa bersyukur, dan yang paling penting itu nanti meningkatkan etos kerja kalian, motivasi kalian dalam memberikan pengabdian yang terbaik pada bangsa dan negara,” pungkasnya.

Untuk diketahui, setelah dilantik dan diambil sumpah, sebanyak 144 personel Bintara Polri lalu memberikan penghormatan kepada para orang tua yang hadir. Mereka kemudian diminta untuk mencari orang tuanya. Bahkan, ada yang tidak memiliki ayah maupun ibu. Isak tangis tampak tak bisa dibendung para Bintara remaja saat bertemu orang tua, wali, maupun sanak saudara.

Kapolda Maluku didampingi Kepala SPN dan pejabat utana Polda Maluku, juga tampak menyempatkan waktu menemui dan menyapa para Bintara Polri yang sedang bersama orang tua, wali, maupun sanak keluarga yang hadir.(Chey)

Polri

Pelantikan Bintara Polri Polda Maluku, Anak Buruh Pelabuhan Rangking 1

Ambon- beritasumbernews.com Seorang anak buruh lepas di pelabuhan berhasil meraih rangking 1 saat mengikuti Pendidikan dan Pembentukan Bintara Polri Gelombang Pertama Tahun 2023 di SPN Polda Maluku.

Meski berasal dari keluarga kurang mampu, Relly Astriadi Suat, tidak patah semangat. Ia terus berusaha untuk bisa membanggakan orang tua yang hanya berprofesi sebagai seorang buruh lepas di pelabuhan.

Upaya Relly Suat yang berasal dari SMA Negeri 1 Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, untuk membanggakan orang tua tidak sia-sia.

Sarjana S1 Teknik Sipil ini sukses meraih ranking 1 dengan menyabet predikat sebagai Intelektual terbaik atau Cendekia di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku.

Hal itu diketahui saat Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, akan melakukan penanggalan, penyematan pangkat efektif, pengalungan medali dan pemberian piagam penghargaan kepada tiga peserta terbaik.

Prosesi tersebut dilakukan pada kegiatan penutupan pendidikan dan pelantikan Bintara Polri gelombang pertama di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Kota Ambon, Kamis (6/7/2023).

Selain Relly, peserta terbaik lainnya juga diraih Candra Can yang berasal dari sekolah SMA Negeri 1 Tual. Anak anggota Polri ini merupakan peraih predikat mental terbaik atau tertama. Pendidikan terakhir yang digelutinya yakni Sarjana jurusan perikanan dan ilmu kelautan.

Sementara peraih fisik terbaik atau predikat trenggias, diraih Landa Farigia yang berasal dari SMA Negeri 11 Ambon. Orang tuanya bekerja sebagai seorang wiraswasta.

Kapolda Maluku memberikan apresiasi kepada tiga peserta terbaik tersebut. Ia berharap ke depan ketiga Bintara Polri remaja ini bisa terus berprestasi, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Setelah dilantik sebagai anggota Polri, para Bintara muda diharapkan tidak cepat berpuas diri. Teruslah menggantungkan cita-cita sampai kelak dapat menjadi perwira Polri. Bahkan bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

“Tidak semua orang bisa diberi kesempatan menjadi anggota Polri, maka kalian harus terus bersyukur, bersyukur, dan bersyukurlah. Karena dengan bersyukur (kepada Tuhan Yang Maha Kuasa) itu akan menghindarkan kalian dari pelanggaran-pelanggaran baik itu kode etik, disiplin, maupun pidana,” ingatnya.

Kapolda pada kesempatan itu juga menyampaikan selamat bergabung di Polda Maluku. Syukuri apa yang telah didapatkan, jalankan tugas dengan penuh keikhlasan, rasa tanggung jawab, dan tidak mengeluh.

“Jangan setelah dilantik menjadi anggota Polri baru mengeluh, sebelumnya kalian bercucuran air mata, keringat, darah saat latihan. Pelantikan dilakukan di sini supaya kalian punya rasa bangga, rasa bersyukur, dan yang paling penting itu nanti meningkatkan etos kerja kalian, motivasi kalian dalam memberikan pengabdian yang terbaik pada bangsa dan negara,” tutupnya.(Chey)

Polri

Polri Gelar Wayang Kulit Berlakon Wahyu Cakraningrat

Jakartaberitasumbernews.com Polri akan menggelar pagelaran Wayang Kulit dengan lakon Wahyu Cakraningrat di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Jumat, 7 Juli 2023.

Wayang Kulit tersebut dilaksanakan masih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Bhayangkara.

Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, kegiatan Wayang Kulit tersebut merupakan komitmen dari Polri untuk terus menjaga dan melestarikan budaya asli Indonesia.

“Melestarikan budaya Bangsa Indonesia yaitu Wayang Kulit agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” kata Dedi kepada wartawan, Kamis, 6 Juli 2023.

Selain itu, kata Dedi, acara Wayang Kulit ini juga bertujuan untuk semakin mendekatkan Polri dengan seluruh masyarakat dengan menyajikan hiburan rakyat secara gratis.

“Memberikan hiburan gratis kepada masyarakat dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77 sekaligus menyediakan makanan dan minuman gratis sebagai bentuk rasa syukur dengan berbagi kepada masyarakat,” ujar Dedi.

Untuk diketahui, Lakon Wahyu Cakraningrat adalah wahyu ratu atau raja. Cakra adalah berputar. Ningrat adalah dunia.

Sehingga, dapat diartikan disini perubahan kehidupan. Menggambarkan banyak masalah di negara disebabkan krisis tatanan atau sistem.

Maka, barang siapa yang bisa mendapatkan wahyu tersebut maka akan ada pemimpin yang amanah dan menjalankan perubahan.(Chey)

Polri

Sebulan Dibentuk, Satgas TPPO Polri Sikat 714 Tersangka

Jakarta ,beritasumbernews.com Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polri sudah sebulan bekerja. Sejak dibentuk 4 Juni lalu, Satgas ini telah menangkap 714 tersangka. Ratusan tersangka ini ditangkap berdasarkan 616 Laporan Polisi (LP).

“Satgas TPPO hingga 4 Juli telah menangani 616 LP kasus TPPO dengan tersangka 714,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/7/2023).

Ramadhan mengatakan, dari ratusan kasus yang ditangani, Satgas TPPO Bareskrim dan Polda jajaran telah menyelamatkan 1.982 korban. Dengan rincian, perempuan dewasa 889 orang dan perempuan anak 114. Lalu korban laki-laki dewasa sebanyak 925 orang dan 54 orang laki-laki anak.

Adapun modus kejahatan TPPO terbanyak masih soal iming-imingi menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Pekerja Rumah Tangga (PRT). Ada 434 kasus yang diungkap menggunakan modus ini.

Modus lainnya yakni menjadikan korban sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) yakni sebanyak 175 kasus. Lalu modus bekerja sebagai ABK ada 9 kasus dan eksploitasi anak 43 kasus.

Terkait perkembangan ratusan kasus tersebut, Ramadhan menuturkan, 114 kasus masih masuk tahap penyelidikan. Sementara 473 kasus sudah masuk penyidikan. Satu kasus berkasnya sudah rampung alias P21.(Chey)

Polri

4 Calon Taruna Akpol Panda Polda Maluku dari Keluarga Sederhana, Wakapolda: Kita Seleksi Terbuka dan Profesional

Ambonberitasumbernews.com Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku telah menetapkan 4 calon siswa Taruna-Taruni Akpol tahun 2023 lulus terpilih. Mereka selanjutnya akan mengikuti seleksi terpusat di Akpol Semarang, Jawa Tengah.

Keempat calon Akpol itu yakni tiga Taruna; Brian Lois Sopacua, Dimas Apriansyah Samak, dan Thimotius Keliduan. Sedangkan calon Taruni satu orang yaitu Regita Anggraini Budiono.

“Seleksi yang kita lakukan itu secara terbuka dan transparan. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Semua hasil langsung diketahui,” kata Wakapolda Maluku Brigjen Pol Stephen M. Napiun di Ambon, Selasa (4/7/2023).

Seleksi Akpol yang dilakukan tidak tebang pilih. Kelulusan yang diraih tergantung kemampuan siswa itu sendiri. “Jadi yang dinyatakan lulus ini merupakan calon-calon Taruna-Taruni terbaik dari Polda Maluku sebagaimana nilai yang diperoleh,” jelasnya.

Atas kelulusan yang diraih 4 calon siswa Taruna-Taruni terbaik dari Maluku tersebut, Wakapolda menyampaikan selamat. Ia meminta mereka agar terus mempersiapkan diri dengan baik.

“Kalian harus tetap berlatih dan belajar karena di sana masih dilakukan tes lagi. Dan saya harapkan kalian semua yang berangkat ini semuanya bisa lolos,” harapnya.

Kepada peserta yang dinyatakan lulus tidak terpilih, Wakapolda berharap agar tidak patah semangat, dan dapat mempersiapkan diri lebih baik untuk mengikuti seleksi berikutnya.

“Khusus kepada kalian yang belum terpilih agar tetap semangat, belajar lagi, persiapkan diri lebih baik lagi kalau masih ada waktu untuk mengikuti seleksi berikutnya. Kalau kalian siapkan diri dengan baik, saya yakin seleksi berikutnya kalian akan bisa lulus,” ajaknya.

Brigjen Napiun pun menjadikan Brian Lois Sopacua, calon taruna Akpol yang dinyatakan lulus dengan nilai tertinggi, sebagai contoh dan motivasi kepada peserta yang belum terpilih. Pasalnya, Brian sudah tiga kali mengikuti seleksi dan akhirnya berhasil meraih hasil maksimal.

“Saya memberikan apresiasi kepada yang menempati peringkat pertama (Brian), karena dia sudah tiga kali mengikuti seleksi dan akhirnya bisa lulus. Ini menandakan kalau dia tidak menyerah dan patah semangat saat dinyatakan tidak lulus dalam seleksi pertama maupun kedua. Dia terus belajar, berlatih dan menyiapkan diri untuk menjadi yang lebih baik lagi. Karena siapa yang gigih menyiapkan diri dengan baik maka dia akan petik hasil terbaik,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, seleksi penerimaan anggota Polri baik itu Akpol, Bintara, maupun Tamtama, dilakukan secara transparan, profesional, dan objektif. Berbagai pihak independen dari eksternal Polri juga ikut dilibatkan sebagai pengawas. Sehingga peluang adanya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme tidak akan mungkin terjadi.

“Olehnya itu para orang tua agar tidak berusaha menempuh cara-cara kotor agar anaknya bisa lolos, seperti percaya dengan adanya calo dan berbagai cara-cara kotor lainnya. Anak kalian hanya bisa lolos tergantung dirinya sendiri. Maka siapkan anak-anak kalian dengan baik, belajar, berlatih, jaga kesehatan dan selalu mendekatkan diri dengan Tuhan Yang Maha Kuasa,” pintanya.

Lebih lanjut disampaikan, yang lulus terpilih untuk mengikuti seleksi terpusat di Akpol saat ini berasal dari keluarga sederhana. Mereka bukan anak pejabat. Dengan persiapan fisik, mental, dan terus belajar secara maksimal, mereka bisa meraih hasil yang terbaik.

“Justru banyak yang tidak lulus saat ini berasal dari keluarga berada. Ini membuktikan bahwa Polri dalam proses penerimaan dilakukan secara transparan dan objektif. Siapa yang memiliki nilai terbaik, dialah yang dipilih. Bukan dipilih karena sogokan, atau melalui calo, atau KKN,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Brian Lois Sopacua merupakan calon Taruna Akpol yang berasal dari Polres Tual. Ayahnya adalah anggota Biddokkes Polda Maluku berpangkat Iptu. Sementara Ibu dari pemuda kelahiran kota Tual itu seorang bidan di Puskesmas Un, kota Tual. Pria 19 tahun itu memiliki nilai tertinggi yakni 75,82.

Di posisi kedua ada Dimas Apriansyah Samak. Pemuda 19 tahun kelahiran Waelete, Kabupaten Buru ini memperoleh nilai 71,87. Ayahnya seorang pensiunan PNS, sedangkan ibunya hanya sebagai ibu rumah tangga. Dimas merupakan calon Taruna Akpol yang berasal dari Polres Pulau Buru.

Pada peringkat ketiga terdapat Thimotius Keliduan. Pemuda 18 tahun kelahiran Bogor ini memiliki nilai 69,98. Ayahnya seorang PNS di kantor dinas pemberdayaan masyarakat dan desa kabupaten Kepulauan Aru. Sementara ibunya PNS di kantor dinas transmigrasi dan tenaga kerja. Thimotius Keliduan adalah calon Taruna Akpol yang berasal dari Polres Kepulauan Aru.

Sedangkan untuk calon Taruni Akpol satu orang, yaitu Regita Anggraini Budiono. Ayahnya seorang anggota TNI AU di Lanud Pattimura dengan pangkat Sertu. Sementara ibunya adalah staf tata usaha di kantor stasiun meteorologi Pattimura. Wanita 17 tahun kelahiran Ambon ini memperoleh nilai 61,43. Regita merupakan calon Taruni Akpol yang berasal dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.(Chey)

Polri

Komitmen Kapolri dalam Kesetaraan Gender, Brigjen Rinny Wowor Naik Pangkat dan Duduki Jabatan Strategis

Jakarta, beritasumbernews.com Brigjen Pol Rinny Wowor memastikan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkomitmen penuh mengenai kesetaraan gender di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Salah satu bukti yakni kenaikan pangkat dirinya dari perwira melati tiga atau Kombes menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) atau bintang satu, sehari sebelum Hari Bhayangkara ke-77, pada 1 Juli 2023 kemarin. Selain itu dirinya juga menempati jabatan penting yang belum pernah diemban oleh seorang polwan yakni Sekretaris Umum Badan Kordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Sekum Botasupal) pada Badan Intelijen Negara (BIN).

“Berdasarkan pengalaman selama 30 tahun bekerja di Institusi Polri, saya menilai bahwa Pimpinan Polri sangat berkomitmen dengan kesetaraan Gender, Mengapa ? karena hal ini sesuai dengan semangat dan tujuan Pembangunan Berkelanjutan yaitu mencapai kesetaraan Gender dan Memberdayakan Semua Perempuan dan Anak Perempuan,” kata Rinny dalam keterangannya, Senin (3/7/2023).

Rinny menegaskan Presiden Joko Widodo memberikan kesempatan dan dukungan penuh bagi srikandi Indonesia untuk jabatan strategis seperti halnya Menteri Keuangan dan Menteri Luar Negeri. Demikian juga pada institusi Polri, dikatakannya, kesetaraan gender dilakukan sebagai gagasan bahwa setiap orang, terlepas dari jenis kelaminnya, memiliki akses yang sama terhadap sumber daya dan peluang.

“Ini termasuk akses ke pendidikan, pelatihan, jabatan, perwakilan penugasan di luar Polri dan di luar negeri. Polwan diberikan kesempatan yang sama seperti polisi laki laki untuk menduduki jabatan strategis dan naik pangkat hingga level Pati Polri,” tandasnya.

Tentunya kata Rinny dalam kenaikan pangkat bagi seorang anggota Polri, yang bersangkutan wajib melalui mekanisme terpenuhinya tahapan persyaratan untuk naik pangkat itu sendiri. Misalnya sambung Rinny, masa kerja dalam kedinasan (tenure), masa dinas dalam pangkat sebelumnya, pendidikan pengembangan yang telah dimiliki, monitoring rekam jejak melalui penelitian khusus (litsus) dengan tidak melanggar aturan dan kode etik, adanya penilaian dan assesmen berkala terhadap Kinerja anggota. Artinya, perlakukan itu sama baik untuk Polisi Laki Laki maupun Polisi Wanita (Polwan).

“Kapolri memberikan kesempatan luas bagi Polwan RI untuk dapat mengikuti pendidikan pengembangan, pelatihan peningkatan keterampilan teknis sesuai bidang tugas masing masing, Hanya saja terpulang dari bagaimana kesiapan, kesediaan, keinginan dan yang terpenting kompetensi serta performa kerja Polwan itu sendiri dalam menunjukan kontribusi nyata dalam kinerjanya,” pungkasnya.

Menurut Rinny, polwan di Indonesia berpeluang berkompetisi sehat dengan polki. Pasalnya, dari sisi psikologi, polwan memiliki keunggulan dalam hal empati, menunjukkan kepedulian secara personal lebih sabar, serta menekankan moral decision making yang mengarahkan pada perilaku mengambil keputusan dengan pertimbangan yang melibatkan upaya menghargai hak martabat manusia.

“Contohnya saat menjalankan sambang dan door to door ke rumah warga, banyak kepala keluarga yang bekerja mencari nafkah, hanya ada ibu rumah tangga, hal ini menjadi tidak nyaman bagi petugas Polki. Akan berbeda bila yang hadir Polwan di tengah lingkungan Ibu rumah tangga,” ujar Rinny.

“Dengan demikian kembali pada kesiapan Polwan itu sendiri untuk maju dan berkembang serta memanfaatkan potensi diri, ilmu pengetahuan, keterampilan guna memunculkan prestasi kerja yang optimal,” tambahnya.

Brigjen Rinny berharap seluruh polwan terus memberikan dharma bakti bagi bangsa, negara dan institusi Polri, seperti yang diamanatkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit setelah memberikan penghargaan kepada Pasti Polri dan Korps Rapot kenaikan pangkat Pati dan Kombes.

“Polwan Indonesia yang bersumber dari Brigadir, Akademi Kepolisian dan Perwira Sarjana merupakan putri-putri pilihan seluruh Indonesia yang berjanji untuk mengabdi menuju kearah tercapainya cita-cita luhur yaitu terciptanya masyarakat Tata Tentram Kerta Raharja kepada negara dan bangsa. Pegang teguh makna Esthi Bhakti Warapsari dalam bertugas dengan tetap menjaga martabat kehormatan wanita,” pungkasnya

Dia menambahkan, jabatan di luar struktur Polri yang diemban saat ini adalah karunia dari Tuhan dan juga pimpinan Polri untuk bekerja sungguh-sungguh dan loyalitas kepada organisasi untuk menjaga nama baik Polri dan juga BIN. Rinny harus melewati seleksi yang ketat, terlebih personel di dalam BIN bersumber dari TNI, Polri dan ASN.

Ia menambahkan tidak ada perlakuan khusus bagi polwan dalam pengembangan karir. Implementasi Penata kelolaan Sumber Daya Manusia berbasis kompetensi yang dikenal dengan CBHRM (Competency Based Human resources Management) telah diterapkan sejak adanya Reformasi Birokrasi pada organisasi Polri.

“Bahkan saya menjadi salah satu Asessor di Polri. Artinya semakin kompeten dalam bekerja, memiliki integritas dan ketrampilan teknis yang mumpuni dalam bidangnya , maka peluang menduduki karir tersebut dapat di raih,” imbuhnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2022 lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengesahkan Perkap Nomor 1 tahun 2022 tentang Pengarusutamaan Gender di Lingkungan Polri. Pada tahun lalu sudah ada tiga polwan berpangkat Irjen dan dua berpangkat Brigjen. Selain itu banyak polwan yang menduduki jabatan strategis baik itu Kasatker, operasional dan high risk.(Chey)

[instagram-feed]