Karpan,beritasumbernews.com
Terkait salah seorang ibu di Desa Huku Kecil Kec.Elpaputih, Kab.SBB yang akan melahirkan baru-baru ini di karenakan keterbatasan akses jalan sehingga digendong dari Desa Huku Kecil sampai di Elpaputih, kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Sempat viral di medsos, mendapat sorotan Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku Hatta Hehanusa.

”Viralnya seorang ibu yang akan melahirkan dan digendong dari Desa Huku Kecil sampai di desa Elpaputih dan akhirnya di rawat di Rumah Sakit Elpaputih, hari ini dipertontonkan kembali kondisi ini didepan publik dan didepan pemerintah kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) maupun pemerintah provinsi Maluku.

Yang mana dihari ini bertepatan di bulan Agustus kita memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-76 namun kita melihat bahwa hal ini sangat tragis dan ironis sekali dan kondisi ini terus dibiarkan,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku Hatta Hehanusa, di Kantor DPRD Provinsi Maluku kepada sejumlah wartawan di Ambon. Senin (23/8/2021.

Menurut Hehanusa, keberpihakan pemerintah kabupaten Seram Bagian Barat terhadap masyarakat di pegunungan, sudah harus diperhatikan sepenuhnya, tidak boleh lagi terus-menerus seperti ini.

Ia juga akan mendorong provinsi agar ke depan kalau bisa ada keberpihakan dari pemerintah provinsi terutama untuk membuka akses jalan tersebut.

“Minimal jalan mereka dapat dilewati oleh mobil walaupun belum pengaspalan tetapi dibuka secara permanen, karena hari ini kondisi disana sudah sangat memprihatikan terutama di 5 Negeri yang berada desa Huku Kecil, Abio, Ahiolo dan dua desa lagi disitu sangat memprihatikan,” ujarnya.

”Sekali lagi bahwa saya dalam reses kali ini juga akan menyempatkan diri turun ke sana dan akan melihat secara langsung serta mengajak dinas PUPR juga untuk melihat. Tegas Hehanussa

Tapi ini adalah bagian tanggungjawab daripada pemerintah kabupaten SBB yang harus betul-betul memperhatikan hal tersebut, karena masyarakat yang berada di pegunungan terutama masyarakat Huku kecil dan masyarakat sekitar sudah waktunya untuk mendapat perlakuan yang seadil-adilnya, mereka harus diperhatikan dalam soal pembangunan terutama akses tadi,” harap Hehanusa.

Disampaikan Hehanusa,. isolasi-isolasi ini harus dibuka, kalau tidak ironis lagi bisa terjadi seperti ini. Kata Hehanussa

”Apakah kita harus terus melihat masyarakat yang sakit harus digendong , ibu-ibu yang akan melahirkan harus digendong ? Kita tidak mengetahui jika besok terjadi wabah-wabah lain kasihan mereka bagaimana akses-akses ini, tandasnya.

Disana sangat memprihatinkan, kita belum dapat berbicara menyangkut tentang pendidikan, kita tidak bicara menyangkut dengan kesehatan, karena hari ini kita fokus dulu agar bagaimana mereka bisa terbuka dari isolasi mereka,” tutup Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku Hatta Hehanusa. (Chey)