Ambon,beritasumbernews.com
Untuk melestarikan dan menjaga keindahan alam serta menambah peningkatan ekonomi Rakyat bahkan mengembalikan Maluku sebagai penghasil rempah – rempah ada baiknya Masyarakat Benteng Karang di Puncak Amahori menanam Cengkeh dan Pala.
Dalam Kunker Wakil Gubernur Maluku Drs.Barnabas Orno ke Dusun Amahori Benteng Karang Desa Passo, Kec.Baguala kemarin dalam sambutannya Orno mengajak UPTD pertanian dan Kepala Dinas serta lapisan masyarakat untuk lebih baiknya menanam pala dan cengkeh.
Dalam sambutannya Wagub menyampaikan bahwa” jika menanam pala dan cengkeh pasti hal itu juga di setujui oleh Gubernur, karena di sekitar lokasi hutan di Benteng karang tidak ada cengkeh tidak ada pala, sehingga menjadi tantangan buat UPTD setempat. Kata Orno
Orno juga menyampaikan bahwa” ini harus sehingga bagaimana hal ini di sosialisasikan pada Masyarakat dan paling tidak bibirnya di ambil dari pihak PBI. Ujar Orno
Hal tersebut di dorong Wagub guna sebagai motifasi semoga hal tersebut bisa bermakna dan bermanfaat bagi warga masyarakat Benteng Karang.
Paparan Kepala Dinas Pertanian juga terkait penanaman Buah Kelapa Pandan Wangi yang mana Dinas pertanian datangkan dari Sumtra Utara, selain itu juga Buah Kelengkeng yang di datangkan dari Jokjakarta.
Kurang lebih sebanyak 51 anakan baik buah kelapa pandan wangi maupun buah lengkeng yang telah di tanamkan.
Bukan saja itu namun juga anakan duriang sebanyak 141 anakan yang juga kemarin itu di tanam.
Penanaman tersebut mempunyai tujuan ke depan yang mana dalam harapannya ke depan nanti ada di salah satu Negeri Raja – Raja di dapati sejumlah buah – buahan.
Lokasi lahan penanaman sejumlah anakan buah buahan tersebut yang di tanam kemarin itu, pada lokasi lahan tersebut telah di Pagari dengan pagar tembok beton yang mana luas lahan tersebut kurang lebih seluas 15 hektar.
Harapan Kepala Dinas yang diusulkan kepada Wagub dan Sekda bahwa ke depannya pada pembahasan APBD perubahan kalau di perkenankan di masukan lah sedikit anggaran untuk penambahan 100 anakan buah lengkeng lagi, namun jika tidak dapat maka Kadis meminta untuk di masukan pada anggaran 2022.
Untuk mencapai lokasi tersebut menurut Wagub bahwa pemandangan cukup indah namun sangat di sayangkan jalan dan komunikasi tidak ada, namun Wagub katakan pihak PU sudah mengukur jalannya dan bahkan akan segera di bangun jalan Hopmis serta jaringan Telkomsel juga akan segera ada atas perjuangan Pemda Provinsi. Terang Wagub
Wagub juga mengatakan bahwa semua yang di tanam tersebut adalah produk dari luar Maluku sehingga ia berharap ke depannya dapat memproduksi produk Maluku sendiri yakni cengkeh dan pala. Pungkasnya
(Ona)
