Duduk Bicara Warga Mamojiu Dan Kepala Teknik Tambang PT SAS Di Loloda Utara

Loloda,beritasumbernews.com
Pertemuan antara masyarakat Desa Mamojiu Kecamatan Loloda Utara Dengan Kepala Teknik Tambang PT. SUMBER ARDI SWARNA (SAS) Gigih Ari Wardono, pagi tadi di Loloda. Sabtu 16/10/2021

Pantauan media ini pagi tadi di Kec.Loloda Utara tepatnya Desa Mamojiu, pertemuan tersebut di laksanakan terkait dengan tuntutan dan hak-hak masyarakat sebagaimana yang sudah di janjikan oleh pihak Perushaan.

Dalam pertemuan tersebut di hadiri oleh Kepala Teknik Tambang PT. SUMBER ARDI SWARNA Gigih Ari Wardono, Haji Mus Lila, Kapolsek Loloda Utara Ipda Rissal Ibrahim, Camat Loloda Utara Yurlex Mangaro.S.H, Hendi Tristiyanto selaku pl.kepala giologi PT. SAS, dan Humas PT. SUMBER ARDI SWARNA melkianus Sironga, dan warga masyarakat Desa Mamojiu kitmrang lebih 40 orang.

Kata Gigi Ari Wardono selaku kepala Tehnik Tambang. PT.SAS mengucapkan terima kasih yang mana kami sudah hadir memenuhi permintaan warga masyarakat dan para aparat keamanan yang hadir untuk memberikan keamanan bagi masyarakat Desa Mamojiu Kecamatan Loloda Utara. Ucap Wardono

Pertemuan yang dilakukan saat ini yakni terkait dengan hasil kesepakatan warga masyarakat Desa Mamojiu Kecamatan Loloda Utara terkait dengan hak-hak dan kebutuhan masyarakat yang sudah dijanjikan oleh pihak perusahaan.

Di tambahkan pula” Saya ucapkan terima kasih kepada warga masyarakat Desa Mamojiu Kecamatan Loloda Utara. saya juga meminta maaf atas ketidak hadirnya saya waktu kemarin pertemuan antara masyarakat Desa Mamojiu dengan pihak Perusahaan karena ada satu dan lain hal yang harus saya kerjakan yakni terkait juga dengan kebutuhan bapak ibu warga masyarakat sekalian dan juga kebutuhan perusahan sehingga saya harus menyelesaikan dengan petinggi perusahaan yang ada di jakarta.

Karena segala sesuatu yang menyangkut kebutuhan masyarakat Desa Mamojiu Kecamatan Loloda Utara. tetap kami perjuangkan dan itu membutuhkan komunikasi dengan petinggi perusahan yang ada di jakarta tidak serta merta saya harus mengambil keputusan.

Nus Perwakilan masyarakat Desa Mamojiu Kecamatan Loloda Utara menyampaikan” Kami meminta kepada pak Gigi selaku kepala Tehnik Tambang PT. SAS. agar harus dapat bertanggung jawab bahwa perusahaan harus mempekerjakan warga masyarakat Desa Mamojiu yang sampai dengan saat ini masih belum mendapatkan pekerjaan. dan kami juga meminta kepada pak Gigi harus memanggil kembali karyawan yang sudah di PHK agar bisa bekerja kembali di perusahaan.

Menurutnya” dan ketika ada pertemuan seperti ini pihak perusahaan dalam hal ini pak Gigi selaku kepala tehnik tambang harus menyiapkan diri untuk mampu menjawab berbagai macam tuntutan masyarakat yang ada. sehingga secepatnya bisa diselesaikan.

Tambahnya” Perluh kami sampaikan juga bahwa terkait dengan perekrutan karyawan pada saat itu pihak perusahaan sendiri yang menjanjikan bahwa akan mempekerjakan masyarakat kususnya Desa Mamojiu yang masih belum bekerja dan saat ini kami menuntut itu sesuai janji perusahaan.

Pasalnya” dan hampir 30 % masyarakat Desa Mamojiu saat ini belum dapat perkerjaan, sedangkan perusahaan berdiri di Kecamatan Loloda Utara. kususnya Desa Mamojiu saat ini sudah kurang lebih dua tahun lamanya.dan itu kami meminta supaya ada kepastian tidak ada yang namanya kata nanti” kami mau harus pasti.

Wardono menanggapi suara masyarakat itu bahwa” Terimah kasih kepada bapak ibu yang sudah menanyakan terkait dengan para pekerja kususnya yang ada di Desa Mamojiu Kecamatan Loloda Utara.

Katanya” saya akan tetap berusaha untuk merekrutkan kembali para karyawan yang kemarin sudah bekerja namun berhenti sementara dan kita akan tarik kembali dengan bertahap kalau bisa yang pertama 16 orang dan itu suda ada rekomendasi dari Disnaker dan terus berupaya untuk memanggil kembali yang sisahnya.

Dari awal kami sudah berbicarakan soal itu dan kami juga sudah upayakan bahwa meteka harus bekerja dan itu komitmen kami dari pihak perusahaan.

Pintanya” kasih saya waktu satu minggu agar saya miting jum dengan petinggi di jakarta semoga secepatnya bisa di selesaikan karena semua itu butuh komunikasi dan koordinasi dengan petinggi perusahan yang ada di jakarta.

Sedangkan Arif selaku Perwakilan masyarakat Desa Mamojiu Kecamatan Loloda Utara menyampaikan” Disini perluh sampaikan bahwa pihak perusahaan dalam hal ini pak Gigi harus memberikan legalitas para karyawan yang bekerja di PT.SAS.

Sehingga karyawan itu pun tau apa status mereka di perusahaan ketika masih bekerja atau masa kontrak selesai ada kompensasi dari perusahaan.

Kalau misalnya ada sub kontraktor yang masuk harus ada pemberitahuan kepada warga masyarakat Desa Mamojiu agar kami juga tau dan tidak ada miskomunikasi antara wagara masyarakat dengan pihak perusahaan.

Tambahnya” perluh juga saya sampaikan terkait dengan insentif yang sudah di janjikan oleh pihak perusahaan untuk diberikan kepada para toko – toko agama toko masyarakat yang selama ini sudah jalan yang semula 750 ribu rupiah kenapa saat ini tinggal 300 ribu rupiah.

Kembali di respon Wardono” Saya juga meminta maaf karena kita semua tauh bahwa perusahaan saat ini kurangnya pemuatan, sehingga para biaya oprasionalnya berkurang.

Saya meminta kita kerja sama sehingga terbangun komunikasi dan tetap bersinergi antara pihak perusahaan dengan warga masyarakat Desa Momajiu Kecamatan Loloda utara.

Perusahaan akan terus memberikan terobosan karena perusahaan baru beroprasi kurang lebih dua tahun perbaikan terus dilakukan oleh perusahan apa yg kurang dari perusahaan beri kami waktu untuk terus melakukn perbaikan terhadap perusahaan. sehingga akan normal kembali dan perusahaan bisaa berjalan baik dan lancar.

Kapolsek Loloda Utara Ipda Rissal Ibrahim pun berkesempatan menyampaikan bahwa” Saya ucapkan Terimah kasih kepada warga masyarakat Desa Mamojiu Kecamatan Loloda Utara serta pak Gigi selaku kepala tehnik tambang yang saat ini hadir untuk memberikan jabawan terkait dengan apa yang sudah menjadi tuntutan dan kebutuhan warga masyarakat Desa Mamojiu.

Yang sudah disampaikan oleh pak gigi selaku kepala tehnik tambang sudah jelas dan saya berharap kepada warga masyarakat Desa Mamojiu sekalian bisa dapat memahami dan menahan diri bersabar sampai satu minggu kedepan.

Kata Kapolsek” Saya juga berharap kepada warga masyarakat Desa Mamojiu yang hadir pada saat ini marilah kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Hukum Polsek Kecamatan Loloda Utara kususnya Desa Mamojiu saat ini. (Endy-21)

 

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *