Ambon,beritasumbernews.com
Ke depan Bersama Awak Media
Konferensi pers dengan sejumlah Awak media yang berlangsung diruang rapat lantai 2 Kantor Gubernur Maluku Jumat,8 Oktober 2021, di pimpin Kadis Kominfo Provinsi Maluku Samuel E. Huwae
Turut hadir dalam konpers yakni tim terpadu persiapan Newport – LIN yakni, Asisten I Setda, kepala pemerintahan sebagai sekretaris Tim ,kadis perikanan , KOSP ,Raja Waai dan BPN hadir dalam rangka memberi penjelasan, menerangkan tentang bagaimana lahan Ambon Newport dan LiN itu, yang selama ini masih presepsinya minim sekali diruang publik.
Huwae sebelum mempersilahakn sisi pertanyaan awak media kepada tim persiapan terpadu Newport – LIN ,menjelaskan kemarin sampe tadi terhadap pemberitaan warga protes,pak gubernur yang menjelaskan lahan per semuanya berkaitan dengan kunjungan menteri yang lahir diruang publik dan kira- kira itu melahirkan situasi baru.
Oleh karena itu, rapat tadi kita bahas dan kita mengklir di dalam tim terkait dan terpadu dengan harapan semuanya, kalaupun ada hal yang mesti kita tanyakan dan jelaskan itu,dianggap klir bahwa pemerintah tetap hari ini, Ambon Port – LIN yang menjadi sprot strategis Nasional harus belangsung di Maluku dan itu harus berdampak kepada kesejahteraan masyarakat Maluku.
Dan lahan itu, Lanjut Huwae mesti
Harus berkaitan dengan pemiliknya di selesaikan dengan baik, orentasinya adalah pemerintah tidak pernah akan ,karena proyek ini menyesahkan warga.
Menurut Huwae ,pemerintah tidak pernah menyesahkan masyarakat karena hanya proyek strategis yang baik untuk Maluku, semua itu ada tahapan sampai dengan pembayaran lewat tahapan- tahapan dan ada tim Apresial, kemudian menilai ke wargaan harga tanah itu di dalam kualitasnya baru bisa membayar sesuai dengan ketentuan.Jadi spekulasi yang dibuat bahwa pemerintah kalau hanya satu meter misalanya 50 ribu , 75 ribu itu jauh dari harapan kita dan itu sama sekali presepsi yang tidak benar, yang kemudian diluruskan dalam rapat koordinasi tadi.
Olehnya itu, dengan seluruh penjelasan nanti dan pertanyaan dari pers itu, diharapkan bisa mengklirkan paling tidak melahirkan presepsi positif, objektif Nasioanal yang dibangun pemerintah untuk masyarakat dan untuk kepentingan Maluku menjadi bahagia dan bagaimana kesejahteraan Maluku dan masyarakat bisa terjadi di dua belah pihak .
Dengan demikian mudah – mudahan tidak ada lagi hal yang membawa akses yang kurang diuntungkan bagi perjalanan dan proses perkembangan perkebunan Ambon Port dan LIN Nasional nanti di waktu yang akan datang. tutupnya (chey)
