Wahai,beritasumbernews.com
Rakyat Wahai saat melakukan aktifitas pasar jika tibah turunnya hujan maka Masyarakat berhamburan mencari perlindungan akibat pasar terjadi kebocoran atap senk-nya.
Tetesan air hujan jatuh menembus atap Senk dimana – mana, sehingga rakyat tidak bisa beraktifitas melakukan aktifitas mencari sesuap nasi untuk keluarga di pasar rakyat Roupessy tersebut.
Rakyat penghuni pasat setiap saat terus mengeluh namun entah siapa yang hendak mendengar keluhan mereka ? Tak satupun ada perhatian Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten dalam melirik kondisi pasar yang tidak layak digunakan.
Rakyat terus di Bebani pajak lewat selebaran karcis putih yang di tagih petugas setiap saat terus menerus, namun perawatan pasar sangat tidak ada sedikitpun, bahkan salah satu petugas pasar yang selalu menagih karcis saat di temui awak media Ikson membenarkan bahwa ternyata sejak awal pasar tersebut usai di bangun sudah seperti itu.
Bahkan pengakuannya itu bahwa” sejak mulai di gunakan pasar tersebut sudah tidak tersedianya air guna di gunakan sebagai sarana saat membuang kotoran baik air besar maupun air kecil pada sarana WC umum yang ada.
Pengakuannya saluran pipa air tidak sanggup menembus sampai ke titik WC tersebut entah alasan apa sehingga mengakibatkan air tidak bisa sampai untuk di gunakan.
Hal ini juga di ungkapkan oleh warga penghuni pasar yakni Nurhan Rumasoreng dan warga lainnya sebut saja Hadijah, yang mengungkap fakta bahwa saat hendak membuang air ke WC umum tidak bisa karena tidak ada air sehingga warga pasar harus lari mencari rumah warga terdekat guna bisa menyelesaikan keluhan perut mereka.
WC tidak berfungsi dan atap Senk bocor yang begitu banyak sehingga tidak bisa berjualan jika datang musim penghujan, hal tersebut menunjukan proyek pasar asal – asalan dan gagal atau bisa saja Mark-up.
Jaksa jangan tinggal diam dalam melihat akan kondisi ini, karena ini diduga kuat pasar di kerjakan asal – asalan serta belum selesai sudah di tinggalin oleh kontrakto, hal tersebut harus jadi perhatian Kejaksaan Negeri Masohi untuk di Lidik proyek pasar tersebut. (Adri)
