Kao,beritasumbernews com
Tepatnya di lokasi kebun kapupunu milik Ko Uan Desa Doro, Kec. Kao Utara telah ditemukan seorang laki-laki dalam kondisi gantung diri. Senin 25/10/2021
Kejadian tersebut di ketahui oleh saksi Iknatius Gulati (28) warga Desa Pediwang, dan saksi lain yakni Len Maikel Hidupa (32) warga Desa Doro, Selain itu juga Anice Kakanga (21) sebagai pacar korban, sementara korban gantung diri berinisial UH (21) asal Desa Birinoa, Kec.Tobrlo Barat.
Menurut keterangan saksi 2 IG bahwa”saat saksi dari desa pediwang menuju ke puskesmas daru untuk mengantarkan neneknya berobat, ketika tiba di jalur trans halut tobelo-sofifi di pertengahan doro – bori, saksi melihat bahwa korban dalam keadaan tergantung disamping jalan (di ketahui korban dalam keadaan meninggal). Ungkap saksi 2
Sedangkan saksi 3 LMH juga melihat langsung bahwa korban dalam keadaan meninggal dunia, yang bersangkutan langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Doro dan Bhabinkamtibmas Daru lewat VIA telepon.
Sedangkan keterangan Saksi 1 (Pacar Korban) AK bahwa” kami menjalin hubungan dari bulan September 2021 dan di bulan Oktober 2021 kami hidup serumah dan rencananya di bulan November 2021 kami akan melangsungkan pernikahan secara adat. Sebut AK
Katanya” sementara ini kami tinggal di kebun kapupun karena pacar saya lagi melakukan kerja kelapa untuk tambahan biaya pernikahan kami nantinya. Tutur AK
Menurutnya” tidak ada pertengkaran di antara kami, kemarin hari Minggu 24 Oktober 2021 sekitar pukul 14.00 Wit, saya meminta ijin ke pacar saya untuk ke kampung mengambil pakaian dan pagi ini saya berencana pulang namun informasi yang saya terima bahwa pacar saya sudah meninggal. Ujarnya
Pasalnya” ketika mendengar hal tersebut saya langsung menuju kebun dan melihat Pacar saya gantung diri menggunakan seutas tali warna biru, yang mana tali tersebut dipakai sebagai rim untuk mengikat sarung parang pada pinggangnya. Terang AK
Tindakan Kepolisian saat itu lansung turun ke TKP, mengamankan lokasi kemudian Korban langsung di larikan ke puskesmas Daru.
Dari kejadian tersebut Diduga korban di pengaruhi faktor kecemburuan, sehingga korban mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri, berdasarkan informasi dari keluarga, Jazad korban dimakamkan di Desa Birinoa Kec Tobelo Barat, dan pihak keluarga menolak dilakukan otopsi karena menurut keluarga, kejadian tersebut merupakan ajal korban.
(Endy-21)