Ambon,beritasumbernews.com
Di duga menyusahkan konsumen dua mobil beroda empat anggutan umum Suzuki / ST 150 Futura 2013- 2015 masing – masing bernomor polisi DE .1071 LU dan DE 1639 LU milik Wa Ode Harisia,,dengan alamat jln Doketer Sitanala kota Ambon ,

Kedua mobil ini sedang beraktifitas tiba tiba dihalang oleh pihak BFI,dan langsung menarik mobil tersebut tanpa di beritahukan kepada pemilik mobil, Wa Ode Harisia dan kedua sopir mobil masing masing ,Dula dan Yanh langsung melapor masaalah ini kepada pemilik mobil Wa Ode Harisia.

Menurut keterangan Suami Wa ode Harsia ” La Ode Afudin S,sos kepada beberapa Awak media, Sabtu, 13 November 2021 di Ambon menyampaikan dirinya sudah membayar anggsuran ke dua mobil tersebut sampai 17 Juni 2021.Sisa 4 bulan itu akan segera di lunasi.

Karna meninggalnya ibu dari La Ode Afifudin di Bau Bau kabupaten Sulteng maka La Ode Afifudin meninggalkan Ambon untuk sementara waktu, setelah 40 hari meninggal ibunya di Bau – Bau Kabupaten Sulteng , La Ode Afifudin sudah menyiapkan dana 25 juta ,kepada pihak BFI.

melalui via telepon bulan Juli sudah memberi rincian tunggakannya ,dan diminta untuk dilunasi,dan atas permintaan pihak BFI ,dirinya siap melunasi ,
namun sampai dengan penarikan mobil pihak BFI hanya telepon menyampaikan mau kasih surat ” surat apa ? Tanya Udin .

Jadi hingga kedua mobil di tarik kami tidak pernah dihubungi oleh Pihak BFI , dan kenapa Pihak BFI harus menarik mobil dari kedua sopir, Dan itu bukan urusan sopir kanapa tidak dengan konsumen.

Wa Ode Afifudin tidak merasa puas dengan sikap Pihak BFI , selaku Suami Istri saya Wa Ode Harsia memberi kuasa tidak sempat hadir ke Ambon karena masih urusan anaknya yang sedang sakit Jantung bawaan.

Dan setelah saya ke Ambon jelang tiga hari ini, berturut- turut datangi pihak BFI Ambon guna melunasi tunggakan,sesuai percakapan saya dan pihak BFI ,namun dari Pihak BFI tidak mau melayani pembayaran lagi

Ini suatu dugaan ada apa dengan pihak BFI, Kami sebagai konsumen telah merasa di rugikan dan juga di tipu oleh pihak BFI” Tandasnya

” Kami minta Pihak OJK evaluasi Kinerja BFI bila perlu cabut ijin usahanya di Maluku, Karena kalau tidak akan kami bawah sampai dirana hukum .

Selain itu ,kepala BFI Ambon Steven saat di temui Awak media di kantornya Senin,15 November 2021 meminta hanya satu orang wartawan saja ,untuk menemuinya ,namun kami menolak .akhirnya pertemuan berlangsung di depan kantor.

Dalam konfemasi, berbagai macam pertanyaan yang dilontarkan terkait dengan penarikan kedua mobil tersebut, Strven tidak transparansi seakan – akan ada suatu permainan rahasia dari pihak BFI.

sehingga Steven tertutup untuk media, Menurutnya bisa transparansi terkecuali saat itu, hadir juga pemilik mobil Wa Ode Harsia malah steven balik bertanya bapak dong siapa apakah bapak dong diberi kuasa dari Konsumen ? Ini kan Aneh .

Tambah Steven ,kami siap menghadapi dan bertanggungjawab jika konsumen melapor ke pihak OJK dan hukum dan sampai saat ini, pihak OJK belum menghubungi kami BFI .karena kami siap kok karena kami juga punya aturan Selain itu. Pihak OJK ibu Ela yang dikonfermasi saat itu juga menyampaikan kami akan melihat apa bentuk laporan Konsumen atas nama Wa ode Harsia itu, Karena itu tugas kami untuk melindungi konsumen. (Chey)