Tobelo,beritasumbernews.com
Satgas Yonif Raider Khusus, di pusatkan di markas Satgas Yonif Rider Khusus732 / Banau, kecamatan Tobelo, kabupaten Halmahera Utara, Jumat 19 November 2021, menggelar Vaksinasi.

Kegiatan vaksinasi ini untuk pencegahan penyebaran virus COVID-19, dan juga mempercepat pemulihan kesehatan masyarakat dalam membentuk kekebalan kelompok herd immunity masyarakat, serta upaya pemulihan ekonomi Bangsa.

Letda Ckm dr. Albertus S.A kepada media ini mengatakan” serbuan vaksinasi ini merupakan program pemerintah pusat yang dilaksanakan di seluruh Indonesia, sehingga semua instansi khususnya TNI dapat mendukung program pemerintah dengan melakukan Serbuan vaksinasi kepada masyarakat.

Lanjut, Letda Ckm dr. Albertus S.A menjelaskan, kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Yonif Rider Khusus 732 Banau adalah bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam percepatan serbuan vaksinasi kepada masyarakat.

Letda Ckm dr. Albertus S.A menambahkan, setelah mendapat
izin dari Komandan Satgas Yonif RK (Rider Khusus) 732 / Banau dengan petunjuk Kodam dan Kesdam XVI Patimura, kemudian kegiatan vaksin ini dilaksanakan, dengan bekerja sama ikatan dokter Indonesia (IDI) cabang kabupaten Halmahera Utara.

Lebih lanjut, Letda Ckm dr. Albertus S.A mengatakan, TNI sudah melakukan gelar vaksinasi di beberapa kecamatan, diantaranya di Kecamatan Kao Barat, Soatabaru kecamatan Galela, dan Kecamatan Tobelo, tepatnya di depan Galaxy Mart, SPBU Wosia, dan di beberapa titik keramaian lainya.

Serbuan vaksinasi kata Letda Ckm dr. Albertus S.A, sama sekali tidak ada paksaan kepada masyarakat, hanya mengarahkan, dan jika ditemukan ada masyarakat yang kondisi kehatannya tidak baik, maka tidak akan divaksin. Jadi tidak ada paksaan.

Menurutnya, partisipasi masyarakat ditentukan dari giatnya sosialisasi yang dilakukan oleh petugas kesehatan.

Dan itu terbukti, setelah sosialisasi dilaksanakan, ada peningkatan jumlah partisipasi masyarakat untuk memvaksin diri.

Menyentil terkait, stikma Hoaks pada masyarakat, menurut Letda Ckm dr. Albertus S.A, bahwa perlu dilakukan dengan pola edukasi yang bijak dan arif.

Sertai menyampaikan fakta-fakta. Selain itu juga kepada masyarakat juga disampaikan, bahwa Vaksin aman dan halal untuk digunakan. Dari penyampaian tersebut, akhirnya banyak masyarakat kemudian memahami dan mau memvaksin diri. (Endy-21)