Ambon,beritasumbernews.com
Acara pembukaan Rakor Wasda yang di gelar di Swees Bell Hotel kemarin tepatnya 7 Desember 2021,mengangkat tema” terciptanya budaya Malu di kalangan pejabat atau Aparatur.

Gubernur Maluku Drs.Murad Ismail dalam sambutannya di pembukaan itu mengatakan pada pelaksanaan rapat koordinasi pengawasan daerah dan gelar pengawasan daerah atau gelarwasda tingkat provmal thn 2021 dapat memperkuat sesama APIP untuk memperkecil temuan yang berkaitan dengan korupsi. Sebut Gubernur

Lanjutnya” Rakor ini merupakan suatu keharusan dan kebutuhan untukmeningkatkan rasa waspada ,sebagai upaya terciptanya budaya malu di kalangan pejabat atau aparatur.

Lima hal penting yang dilakukan terkait rakorwasda tingkat provmal thn 2021 yaitu” 1. menungkatkan koordinasi pengawasan sebagai wujud komitmen guna mencapai tujuan.

2. APIP memiliki peran yang penting sebagai fungsi pengawasan, dan  APIP juga bertanggung jawab dalam mengevaluasi dan menilai fungsi manejemen.

3. inspektorat di maluku diharapkan akan memberikan perhatian terhadap pengamalan program prioritas pembangunan daerah.

4. Reformasi birokrasi serta penguatan kerja sama dengan APH  penguatan sumber daya, Pengawasan sebaiknya tidak berhenti.

5. penggunaan teknologi sistem informasi dalam rangka penyelenggaraan pengawasan harus efektif dan efisien.

Kata Gubernur” Pelaksanaan dan moment rapat ini untuk menjalin komitmen anatra pihak yang berkepentingan dalam hal ini unit satuan kerja seperti APIP, APH serta masyarakat atas pelaksanaan tugas pembinaan dan pegawasan, dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat. Tutup Gubernur   (Ona)