Halut,beritasumbernews.com
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara lewat Dinas Pekerjaan Umum Kab.Halut bergerak cepat sikapi kondisi jalan yang hancur akibat banjir karena lebatnya curah hujan di Kec.Loloda Utara, tepatnya Desa Posi Posi.
Hujan lebat yang mengakibatkan banjir kurang lebih sepekan ini mengakibatkan kerusakan jalan yang sangat fatal akhirnya aktifitas ekonomi rakyat di daerah tersebut lumpuh total.
Namun Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kab.Halut bergerak cepat sikapi hal tersebut, yang mana pantauan media ini sore tadi kepala Dinas PU Kab.Halut Dominggus Hadi.SH turun lansung guna memantau kondisi jalan secara dekat jalan yang rusak tersebut. Selasa 7/12/2021
Menurut Kadis PU saat di hubungi Redaksi beritasumbernews.com Via Telpon selurernya tadi menjelaskan” pihaknya menyikapi jalan yang rusak tersebut sehingga mulai besok pihaknya sudah mulai menangani. Ujar Kadis
Lanjutnya” hal tersebut terjadi kerusakan karena saat dimana air melewati badan jalan karena lokasi tersebut belum ada drainase, sehingga air sangking derasnya kemudian menggali badan jalan, dan airnya mengalir menuju tepi jalan yang disitu ada jurang yang cukup dalam.
Pihaknya lewat kontraktor atau pihak ketiga sudah di koordinasi oleh Kadis guna mengerjakan jalan tersebut dengan akan mendorong alat berat Elsa terlebih dahulu guna untuk melakukan pekerjaan awal mulai besok nanti. Terang Kadis
Kata Kadis” pada badan jalan akan di pasang batu, kemudian akan membuat juga drainase pada jalur tepi jalan yang berlokasi dekat bagian badan gunung. Ucap Kadis
Di tambahkan pula” setelah talud penahan di buat maka pihaknya akan lanjut mengerjakan jalan yang rusak total, karena menurutnya bahwa di sekitar wilayah Loloda itu tidak bisa menerka air itu pasti datangnya dari mana. Ucap Kadis
Kerusakan jalan tersebut kurang lebih sekitar 30 meter , dan status jalan masih jalan Kabupaten karena jalan tersebut berstatus jalan Kabupaten.
Sementara pihak ketiga yang akan menangani pekerjaan tersebut adalah PT. Sama Sejati, dengan sebuah harapan ke depannya jalan tersebut bisa secepatnya terselesaikan sehingga masyarakat dapat beraktifitas kembali guna sebuah peningkatan ekonomi. Tutup Kadis (endy-21)
