SBB – beritasumbernews.com
Warga masyarakat SBB resah dan kecewa dengan Pemerintah Kabupaten SBB atas Bantuan Sosial empat tahapan yang tersisa hingga saat ini gelap tak ada kabar berita.
Informasi berita ini berhasil di himpun awak media beritasumbernews.com di Piru, dua hari lalu berhasil mengumpulkan informasi terkait Bansos yang mana di ketahui bahwa ternyata Pemda SBB dalam hal ini lewat Dinas Sosial Kab.SBB ternyata baru mencairkan atau baru menyalurkan sebanyak 5 kali kepada Masyarakat. Rabu 5/01/2022
Menurut awak media ini informasi yang di terima dari sumber jelas bahwa” Bansos tersebut dalam penanganan bantuan Sosial di tengah Covid – 19 itu ada 9 kali tahapan yang seharusnya di salurkan kepada masyarakat.
Namun sangat di sayangkan kurang lebih 9 miliar lebih, sisa 4 Tahapan Bansos tersebut kini hilang bagaikan di telan Bumi entah kemana.
Hal ini akhirnya menjadi perhatian publik, karena sudah jadi buah bibir masyarakat, yang setiap hari terus mempertanyakan, dimana sisa 4 Tahapan bantuan Sosial tersebut pada warga masyarakat SBB yang terdampak Covid – 19.
Hal ini pun menjadi sangat penting untuk Kejaksaan Negeri Seram Barat di Piru, untuk segera memeriksa Kadis Sosial Kab.SBB dan pihak – pihak yang ikut terlibat dalam belanja bahan Limbako.
Harapan masyarakat kepada Polres SBB dan Kejari SBB untuk segera mengusut tuntas dugaan korupsi dana Bansos miliaran rupiah yang ada di batang tubuh Pemda SBB dalam hal ini Kadis Sosial Kab.SBB Drs. Josep Rahanten.
Dalam satu tahun di 2020 masyarakat berharap namun hingga akhir 2021 dan masuk 2022 Bansos tersebut hilang kabar, yang mestinya dalam setahun itu harus 9 kali di bagikan, namun kenyataannya di bagi hanya 5 kali dan sisa 4 kali entah kemana.
Limbako yang di belanjakan Dinas Sosial Kab.SBB di duga kuat itubn Menko jnnbvcv hanya dengan besar anggaran sekitar 170 sekian ribu lebih, dan indikasinya kurang lebih
Rp.200.000 yang mestinya di belanjakan pada warga.
Dan dari dugaan tersebut informasi yang di dapat pihak Polres SBB yang di pimpin AKBP. Bayu Tarida Butar Butar, sudah menyikapi akan hal tersebut dengan membentuk tim penyelidikan terhadap dugaan korupsi pada Banson 4 Tahapan tersisa. (Yan.L)
