Ambon – beritasumbernews.com
Pelaksanaan vaksinasi anak sekolah dasar 6 sampai 11 tahun yang serempak dilaksanakan di seluruh sekolah dasar di kota ambon mulai kemarin, yakni di sekolah dasar negeri 2 latihan spg, jln dr tamaela ambon.

Direncanakan pelaksanaan Vaksinasi serentak tersebut di lakukan selama dua hari yakni hari Selasa dan Rabu, dengan capaian target untuk 195 sekolah dasar yang ada di kota Ambon, sehingga hal tersebut telah di mulai sejak kemarin dan sudah 92 SD. Selasa 11/01/2022

Kini tersisa kurang lebih 100 lebih, dan akan di laksanakan hari ini pada Rabu, yang melibatkan ada tim vaksinasi dari dinas kesehatan kota Ambon,Puskesmas, dalam hal ini juga dari TNI/POLRI, rumah sakit Bhayangkara,dari Kesdam rumah sakit TNI, Angkatan laut, Angkatan Udara, Poltekkes kesehatan, rumah sakit umum pusat Leimina.

Untuk anak diharapkan bisa bersekolah nanti itu pemerintah memasang target 80% sudah harus tatap muka, anak-anak sudah divaksin untuk mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.

Hal tersebut di karenakan memang juga orang tua banyak yang sudah capek mengajar anak-anak di rumah, diharapkan memang kesempatan yang diberikan oleh pemerintah untuk anak-anak SD ini bisa vaksin ini harus di manfaatkan dengan maksimal. Ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Ambon dr.Roberth Chandra pada wartawan kemarin di Ambon

Tambah Chandra” mungkin supaya betul-betul anak-anak ini bisa belajar di sekolah dengan baik. Katanya

Menurut Chandra” Vaksin yang digunakan adalah vaksin jenis sinovac, yang pastinya sangat aman dan nantinya 28 hari kedepan, mereka akan suntik yang kedua. Sebut Chandra

Tentunya keraguan dari orang tua sangat wajar, ya tetapi tentu saja dengan kita kalau melihat berita-berita, membaca informasi informasi bahwa, pelaksanaan observasi anak sekolah 6-11 tahun ini bukan hanya mulai hari ini, akan tetapi sudah sekitar 1 bulan lalu sudah berjalan, dan tidak ada ditemukan kasus kasus atau masalah selama penyuntikan. Terang Chandra

Semua berjalan dengan sangat lancar itu berarti vaksin ini sangat aman buat anak-anak, jadi seharusnya orang tua tidak ragu kecuali, memang kalau anak ada sakit yang memang merupakan istilahnya kontraindikasi. Jelas Chandra

Pasalnya” yang menentukan kontraindikasi itu nanti dokter, Jadi silahkan datang saja dulu di tempat vaksinasi nanti dokter yang akan wawancara dan melakukan skrining kalau memang tidak bisa, tidak akan dikasih, ya kalau bisa diharapkan orang tua dengan sukacita dengan senang hati memberikan, anak-anaknya untuk vaksin. Harap Chandra
(Ona)