Nuruwe,beritasumbernews.com,Setiap datang musim penghujan yang besar Desa Nuruwe salah satu Desa Di Kab. SBB yang selalu di serang banjir yang besar hingga sejumlah rumah penduduk sasarannya.
Pantauan media ini kemarin, sejumlah rumah penduduk di Desa Nuruwe, Kec.Kairatu Barat, serta juga jalan Raya Utama Trans Seram yang kebetulan ada di tengah – tengah Desa, di tutupi oleh meluapnya debit air hujan yang naik. Minggu 13/02/2022
Akibat derasnya curah hujan yang turun seharian mengakibatkan terjadi banjir yang meluas di Desa Nuruwe, air yang meluap naik dan minimnya saluran drainase sehingga air naik dan meluas dimana – mana.
Aktifitas masyarakat menjadi lumpuh, dan aktifitas arus lalu lintas pun terhambat karena jalan utama tergenang dengan air yang meluap naik hingga mengakibatkan kemacetan.
Tidak ada solusi lain, selain warga masyarakat berinisiatif membongkar jalan guna memberi jalan pada air yang terus meluap naik.
Akibat meluapnya air hujan hingga ke jalan raya mengakibatkan beberapa rumah – rumah warga Desa Nuruwe mengalami banjir sehingga masyarakat Desa Nuruwe melakukan pembongkaran jalan Trans Seram guna mengurangi kebanjiran di rumah-rumah warga.
Akibat meluasnya air yang terus mengalir membanjiri Desa Nuruwe sehingga sesuai data dan informasi
bahwa di dapati ada sekitar 8 unit rumah yang di timpa banjir.
Disaat kondisi jalan dan rumah warga di Desa Nuruwe yang sangat memprihatinkan ini, maka Kapolsek Waisarisa Ipda. Hendry Nikijuluw mengambil sikap dengan membangun koordinasi dengan instansi terkait yakni” koordinator PPK 1,3 Balai Jalan Pieyeter Lekrannsy dan pelaksanaan lapangannya PT.Paris Jaya Remsky Pattipelohy, serta juga BPBD Kab.SBB Husen Tuharea dan Amelda Soumokil.
Hasil koordinasi Kapolsek tersebut
Adalah agar jalan trans seram segera di lakukan perbaikan jalan dan pembuatan gorong-gorong untuk jalur air yang tergenang.
Akibat pembongkaran jalan Trans Seram Desa Nuruwe dialihkan ke jalan perkampungan atau jalan tengah dalam Desa Nuruwe.
Setelah di lakukan koordinasi hari Senin tanggal 14 Februari 2022 akan di lakukan pembuatan gorong-gorong untuk jalur air yang tergenang. (Yan.L)
