Hative,beritasumbernews.com,Pasca konflik Aboru Hulaliu di Haruku, kini merembet masuk Ambon, karena ada rumah warga Aboru yang di serang dengan hujan batu.
Insiden pelemparan terjadi pagi tadi sekitar pukul 10 : 00 Wit, tepatnya rumah warga Aboru yang ada di Desa Hative RT. 001/RW.004 Sirimau Kota Ambon, rumah milik keluarga bapak Krestian Patty.
Informasi ini berhasil di himpun media ini siang tadi di lokasi rumah yang di lemparan, di sampaikan oleh Krestian Patty bahwa sejak subuh dini hari tadi sekitar puku 03 : 00 Wit Krestian dan keluarga sudah di kagetkan dengan selebaran yang bertuliskan ancaman dan makian yang di temukan di bawah pintu rumah. Ungkap Krestian
Selain itu katanya” pagi tadi di kagetkan pula dengan tulisan makian pada dinding rumah, dan sekitar pukul sepuluh tadi dua kali terjadi lemparan batu ke rumahnya dengan pelaku yang hendak menggunakan kendaraan roda dua namun tidak bisa di ketahui siapa pelakunya. Terang Krestian
Dari selebaran yang di temukan di sebutkan pelaku Hulaliau, sekilas tulisan yang di sampaikan bertuliskan ” Lealohi Samasuru Pengecut” Aboru Panako” dan makian serta ancaman lainnya. Jelas Krestian
Saat ini warga Aboru mulai berdatangan dengan jumlah yang cukup banyak berada di rumah keluarga korban pelemparan di Hative Kecil, namun hingga saat ini belum ada aksi apapun dari warga Aboru.
Informasi yang di dapat pelaku sudah di ketahui oleh Warga Aboru dan pelaku di ketahui sudah menghilang, entah kemana.
Sementara Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan PP.Lease Ipda. Moyo Utomo saat di hubungi menyampaikan bahwa” pihaknya sudah menghubungi Kapolsek Sirimau, dan menurut Kapolsek Sirimau AKP Mustafa Kamal, personilnya sudah di turunkan ke TKP guna melidik kejadian insiden tersebut. Sabtu 19/02/2022
Moyo mengatakan bahwa’ personil Polsek Sirimau yang di turunkan oleh Kapolsek ke TKP untuk melidik insiden tersebut terdiri dari personil Intel, Bhabinkamtibmas, Kemudian Serse dan personil Polresta.
Moyo juga mengakui adanya perbuatan pelemparan tersebut dari orang yang tak di kenal, yang melakukan pelemparan terhadap salah satu rumah keluarga warga Aboru di Hative Kecil. (Veja)
