Kao Barat,beritasumbernews.com
Masyarakat Desa Takimo – Toboulamo Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara hingga saat ini belum menikmati ifrastruktur Jalan dan jembatan.
Jeritan masyarakat kedua Desa tersebut diketahui sudah 15 tahun belum mendapat sentuhan infrastruktur jalan dan jembatan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara.
Salah satu warga sekaligus tokoh masyarakat Desa Takimo, Barnabas Toropo kepada Swaramalut.com menyampaikan, kondisi jalan dan jembatan ini sangat mempengaruhi akses pasar untuk mendistribusikan komoditas unggulan masyarakat setempat.
“Bagaimana kami bisa mengembangkan kehidupan ekonomi, kalau akses jalan dan jembatan tidak ada,” Kata Barnabas saat menjelaskan, Jumat (25/02/22).
Menurut mantan Kepala Desa dua periode itu, status jalan dan jembatan yang menghubungkan tiga Desa ini, selalu dikerjakan secara swadaya (non-Pemerintah) oleh masyarakat setempat. Padahal mestinya menjadi tanggung jawab pemerintah Daerah melalui APBD.
Karena itu kepada Pemerintah Daerah, Barnabas berharap agar ruas jalan yang menghubungkan Desa Takimo, Tobaulamo, dan Pitago sepanjang 8 kilometer hendaknya menjadi muatan dalam penyelenggaraan kerja Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Utara.
“Kami warga Desa Takimo – Toboulamo sangat mengharapkan uluran tangan pemerintah Daerah. Sebab, status jalan dan jembatan ini merupakan kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten,” Pungkasnya. (Endy)
