Ambon,beritasumbernews.com
Tepatnya di lokasi lahan Cakarbongkar di pasar Mardika Ambon, selain pedagang Cakbor namun juga ada kakak Kandungnya WT yang namanya enggan di beritakan, ikut menyampaikan keluhan terkait sifat dan cara WT.

Hal ini di sampaikan pedagang Cakbor maupun kakak kandungnya WT yang enggan namanya di beritakan kepada awak media ini Kamis kemarin 3 Maret 2022 menyampaikan bahwa” WT terlalu ceroboh. Kamis 03/03/2022

Menurut sumber” penyerobotan lahan milik Sohilait yang di kelolah CL dengan WT, kini jadi sengketa itu, awalnya WT bersama MLJ yang menjalankan hubungan bisnis di lahan tersebut.

Di awali dengan tujuan hanya sekedar usaha, namun kenyataannya ingin merebut lahan tersebut, perebutan lahan tersebut terlihat dari saling cekcok dan itu sering di lakukan, perebutan itu terlihat dari saling tindis harga kontrak.

Akibatnya terjadi kesalahpahaman, akhirnya MLJ mengundurkan diri, karena berpikir agar tidak bermasalah dengan WT, dan dari itulah WT lalu meminta perlindungan dari CL yang statusnya adalah salah satu oknum Anggota Polisi.

Tujuan WT saat itu karena agar bisa lepas dari ancaman atau tekanan dari pihak keluarga MLJ, dan hal itu terjadi pada 2017 lalu.

Menurut sumber” WT itu adalah salah satu sosok pembohong, dan juga tidak bertanggung jawab, yang di pikirannya hanya berpikir tentang uang, bahkan sering berikan keterangan yang tidak jelas.

Kata para pedagang” mereka akan siap menjadi saksi jika itu di butuhkan guna berikan keterangan jelas, dan bahkan jika CL laporkan dan jika akan ke pengadilan, kami siap menjadi saksi. Ungkap Sumber yang namanya enggan di beritakan

Tutur Sumber” hal ini kami sampaikan karena kami sangat tahu CL itu orangnya baik, bahkan yang kami tahu CL itu sering kerja untuk Rakyat kususnya yang ada di lokasi lahan ini. Sebut sumber

Lebih jelas lagi sumber katakan bahwa” bangunan yang ada di lahan cakarbongkar tersebut masih milik CL yang mengelolanya, sedangkan bangunan yang kami tempati itu di bangun oleh CL bukan WT.

WT sering mangkir dari panggilan telpon yang sering di lakukan oleh pihak media guna keperluan konfirmasi, padahal di ketahui WT miliki 2 Hp dan 2 Nomor.

WT sebelumnya sudah di hubungi bahkan berulang – ulang kali melalui via telepon selurennya ingin dikonfermasi di dua HP dan satu Hp lagi namun tidak aktif danĀ  satu masuk tidak di angkat.

Bukan saja WT yang mangkir dari panggilan telepon untuk tujuan di konfirmasi pihak media, namun hal yang sama di lakukan oleh DS yang di kenal sebagai pemilik lahan.

Sebelumnya beberapa hari lalu DS, juga melakukan hal yang sama yang di lakukan WT, Terkait surat penyewaan lahan itu DS menyampaikan bahwa surat penyewaan yang di berikan kepada CL adalah sekedar Formalitas, tidak asli.

Surat tersebut di serahkan pada tanggal 03 Juni 2021 sampai masa berlakunya 2025, dengan besaran nilai biaya sewa lahan Rp.1.000.000.000. (Chey)