Ambon,beritasumbernews.com
Pemantauan secara langsung pelaksanaan vaksinasi serentak seluruh indonesia oleh Kalemdiklat Polri via zoom meeting.
Kegiatan pantauan yang di ikuti Waka Polda Maluku Brigjen Pol Drs. Jan de Fretes, M.M, ini berlansung siang tadi sekitar pukul 11 : 00 Wit, yang bertempat di Tribun Lapangan Tahapary Polda Maluku. Jumat 26/03/2022
Hadir dalam giat tersebut yakni” Waka Polda Maluku Brigjen Pol Drs. Jan de Fretes, M.M, Irwasda Maluku (Diwakili Auditor Madya Tingkat III Itwasda Maluku), Dir Binmas Polda Maluku.
Selain itu hadir pula Wadir Intelkam Polda Maluku, Kabag Kerma Biro Ops Polda Maluku, Wakapolresta P. Ambon dan PP Lease, Kasubid Kespol Bid Dokkes Polda Maluku, Kasubagwasintern Rumkit Bhayangkara TK. III Ambon, Para Kapolres/Kapolresta Jajaran Polda Maluku (via daring).
Sementara untuk wilayah yang melaksanakan interaksi dengan Kapolri yakni” Jawa Tengah, Jawa Timur, Maluku, Jawa Barat.
Dalam giat ini Kalemdiklat Polri menyampaikan bahwa” Pada saat saya Kalemdiklat Polri diperintahkan oleh Kapolri untuk meninjau pelaksanaan percepatan vaksinasi.
Dengan melibatkan seluruh instansi terkait sehingga kita bisa menekan tingkat kematian dan positifity rate di Indonesia
Lanjutnya” Covid -19 memiliki fatalitas yang tinggi, seluruh Dunia melakukan berbagai upaya dengan melaksanakan vaksinasi dan menerapkan protokol kesehatan.
Katanya” Kita melaksanakan 2 upaya yaitu melindungi masyarakat Indonesia dengan vaksinasi, Kita perlu mendata masyarakat yang belum divaksin dtingkat desa/kecamatan/kabupaten/kota sehingga dapat divaksin. Tuturnya
Pasalnya” Capaain vaksinasi dosis 2 dibawah 70% terendah, yakni” Papua, Papua barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Barat, Kalemdiklat pun menyampaikan
Terima kasih kepada 5 provinsi yang capaian vaksinasi tertinggi, yaitu” DKI Jakarta, Bali, DIY, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur.
Menurutnya” Apapun upaya yang kita lakukan, yang terpenting adalah mencegah kematian, Terdapat 5 Provinsi dengan tingkat kematian tinggi, Jawa Tengah, Jawa Timur,Jawa Barat, DKI Jakarta, DIY.
Terdapat 5 Provinsi dengan tingkat kematian terendah, yaitu” Maluku, Maluku utara, Papua barat, Sulawesi Barat, Gorontalo.
Pemerintah telah memberikan kelonggaran dalam menghadapi bulan Ramadhan dengan memperbolehkan mudik dan melaksanakan terawih pada masjid-masjid.
Dalam giat tersebut, Waka Polda Maluku pun memaparkan dari lapangan Tahapary Ambon Data capaian vaksinasi untuk dosis pertama sebanyak 71,43%, dosis kedua sebanyak 42,30% dosis ketiga sebanyak 2,26%.
Kemudian Untuk vaksinasi lansia, Dosis pertama sebanyak 53,17% dosis kedua sebanyak 30,64%, dosis ketiga sebanyak 1,07%, dan Untuk vaksinasi anak Dosis pertama sebanyak 77,23%, dosis kedua sebanyak 46,40%, dosis ketiga sebanyak 0,07%.
Terdapat 11 Kab/Kota (4 Kab/Kota yang belum mencapai target 70% yakni Tual, Buru, Maluku Tengah, dan SBB), Kita terus berupaya untuk laksanakan akselerasi dengan memberikan arahan dan dukungan.
Kata Waka Polda” Kendala yang dihadapi yakni geografis dan cuaca yang tidak bisa ditebak,Terdapat 2 Kabupaten yang memiliki permasalahan data penduduk yang berbeda dengan data riel dan telah dilaporkan ke Pusat melalui Pemerintah Provinsi.
Lanjut Waka Polda” Stock vaksin masih mencukupi dan stock vitamin dan obat-obatan juga masih mencukupi, sedangkan Kasus yang terkonfirnasi COVID-19 sebanyak 71 Orang, Kasus sembuh sebanyak 17 orang, Untuk meninggal dunia sebanyak 291 orang dan memiliki komorbid (1 orang belum divaksin, 6 orang telah divaksin dosis pertama, 16 orang telah divaksin dosis kedua) rata – rata berumur 50 tahun keatas.
Ketersediaan BOR sebanyak 1544 dan terpakai sebanyak 10, Upaya-upaya yang dilakukan yakni melaksanakan vaksinasi door to door dan vaksinasi pada jam tertentu menyesuaikan dengan kegiatan masyarakat ( nelayan dan petani ) dengan melibatkan TNI dan Pemerintah Daerah.
Pelaksanaan himbauan untuk melaksanakan vaksinasi juga melibatkan tokoh agama. Tutup Waka Polda Maluku (Rdks)
