Ambon,beritasumbernews.com
Memasuki Ops SAR hari keenam terhadap salah satu korban speed boat argentina yang tenggelam diperairan tanjung Ini kabupaten seram bagian timur (SBT) beberapa hari yang lalu kembali dilanjutkan.
Bertindak sebagai SRU 1, Pukul 7 pagi Personil dari Polsek Geser dan Masyarakat sekitar bergerak melakukan pencarian sepanjang pesisir Pantai Desa Kamar menuju Desa Gulegule Kabupaten SBT.
Disusul SRU 2, yakni Rescuer Basarnas Ambon dan Polairud Polda Maluku menggunakan Rubber Boat melaksanakan Pencarian pada koordinat diantaranya : 3° 51′ 25″ S – 130° 17′ 13″ E, 3° 38′ 25″ S – 130° 17′ 13″ E
3° 38′ 25″ S – 130° 43′ 39″ E
Pencarian terus dilakukan, hingga pukul 10 pagi Korban berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada koordinat 3° 51′ 30.77″ S – 130° 47′ 43.35″ E, Heading 110.84° arah Tenggara dari lokasi kejadian. tepatnya, dipesisir Pantai Desa Kwamor kecil Kab, SBT dalam keadaan meninggal dunia.
Korban Said Latu (52) selanjutnya dievakuasi menuju Desa Kwamor kecil Kab, SBT guna diserahkan kepada pihak keluarga.
Sebelumnya Speed Boat Argentina berpenumpang 8 orang yang bertolak dari Pulau Geser, Kecamatan Seram Timur menuju Desa Administratif Gunak, Kecamatan Kilmury, Kabupaten Seram Bagian Timur tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi pada hari kamis, 21/7/2022
Diperairan Tanjung ini sekitar pukul 9 waktu Timur. Dalam kejadian ini, dilaporkan tujuh orang penumpang berhasil selamat dengan cara berenang mencapai pesisir pantai, sedangkan satu penumpang lainnya dinyatakan hilang.
Masyarakat sempat melakukan pencarian, namun karena terkendala cuaca, pencarian pada hari pertama kamis 21/7 belum menuai hasil maksimal.
Dengan ditemukannya korban, maka Ops SAR resmi ditutup. Seluruh Unsur Potensi SAR dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih.
Dalam pencarian terhadap korban Tim SAR menempuh Cuaca yakni”
Hujan Ringan, Angin Tenggara – Selatan 4 – 20 Knots dengan
Tinggi Gelombang 1 – 2,5 M
Unsur yang terlibat, Recuer, Basarnas Ambon 5 orang, Polairud Polda Maluku 2 pers, Polsek Geser 2 orang, Bhabinkamtibmas 1 orang dan Masyarakat setempat 10 orang.
Alut yang digunakan ialah, Rescuer Car Type I : 1 Unit, Rubber Boat : 1 Unit, Long boat nelayan : 5 Unit. (Rdks)
