Waisamu,beritasumbernews.com
Lahan tidur di Desa Waisamu diolah menjadi kebun tani, pada lokasi waiuni Desa waisamu, Kec. Kairatu Barat, Kab.SBB, di kelolah langsung oleh Bripka. Yopi Manduapessy yang mengajak warga bertani, dengan memanfaatkan lahan tersebut. Minggu 21/08/2022
Lahan seluas 2 hektar yang di kerjakan oleh bhabinkamtibmas desa waisamu Bripka Yopy Manduapessy yang bertugas di polsek Waisarissa Kairatu barat bersama dengan sejumlah masyarakat desa waisamu mempergunakan lahan tidur untuk bercocok tanam.
Lahan tidur yang digarap oleh Bripka yopi bersama masyarakat untuk kebutuhan hidup dan bisa di jual untuk kebutuhan ekonomi kelurga.
Lahan kebun tani yang di bina oleh Bripka yopi adalah bentuk kepedulian-nya untuk bagimana setiap masyarakat yang mau bertani” dengan ajakannya” mari sama-sama kita mendorong agar bisa membawa hasil yang baik untuk kesejatraan masyarakat desa dari sisi pertanian.
Pantauan media ini, masyarakat yang di bina dan menjadi salah satu ketua kelompok tani Waiuni adalah Fredy Riripoy seorang yang cacat fisik, tangan sebelahnya tidak ada, tapi Beliau mampu untuk bekerja di kebun tani tersebut, dengan beberapa temanya yang di bina oleh Bripka.Yopi Manduapessy.
Dari pantauan media ini tadi” Ada beberapa jenis tanaman yang ditanam pada kebun tersebut Yakni” sayur mayur, boncis, jagung, kacang panjang, terong-dan tomat.
Hasil perkebunan tersebut biasanya di panen dan di jual ke pasar dan juga ada yang di pergunakan untuk kebutuhan rumah tangga baik untuk ekonomi atau untuk di konsumsi.
Dalam keterangannya ketua kelompok tani tersebut fredy Riripoy saat di temui awak media menyampaikan” kami sebagai petani yang ada di lahan pertanian kelompok tani waiuni berharap penuh adanya perhatian serius dari pemerintah daerah kabupaten sbb dan propinsi dalam hal ini dinas pertanian agar dapat membantu kami dalam bantuan mesin penggorok tanah /traktor tangan/mini, juga pupuk bibit tanaman dan lainya. Harap Fredy
Lanjut Fredy menjelaskan bawah” saya sebagai pembina dan motifator sama-sama membentuk dan kersama dalam kelompok tani waiuni ini, agar bagimana saya mengajak masyarakat untuk jangan jadi petani musiman saja,tapi harus jadi petani yang sukses dan berkepanjangan.
Kata Fredy” karna dari situlah ekonomi masyarakat bisa maju dan berkembang, sehingga saya mengajak mari masih banyak lahan tidur yang masih kosong, mari kita bulatkan tekad agar bisa sama – sama menggarap dan mengerjakanya lahan untuk kelansungan kebutuhan masyarakat semua.
Dirinya berharap kepada pemerintah agar dapat membantu petani yang ad kususnya di Desa Waisamu, dalam setiap bantuan pertanian walapun desa sudah membantu kami 1 kali dengan bibit pertanian.
Tempat terpish” Kades Waisamu Marthen Riripoy menjelaskan” kami dari desa juga sudah membantu dengan apa adanya tapi proposal juga kami sudah berikan kepada pemerinta sbb dan dinas pertanian propinsi Maluku agar bagimana bisa terjawab dan memberikan bantuan kepada kelompok tani waiuni desa waisamu itu yang saya selaku pemerintah desa sangat mengharapkan penuh dari pemerintah agar kemajuan kebun tani waiuni ini bisa maju dan berkembang luas untuk kesejatraan masyarakat petani di desa waisamu kecamatan kairatu barat yang dibina oleh salah seorang angotta Polri/pada Polsek waisarissa,/ babinkantibmas desa Waisamu, Ujar Kades. (Yan)
