Ambon.beritasumbernews.com Pelabuhan Fery ASDP Namlea -Galala Ambon yang telah lama beroperasi diduga pihak ASDP melakukan kerja sama dengan para calo yang ada dipelabuhan ASDP Namlea guna melakukan penjualan tiket yang sudah di teken diluar Loket .Kamis 4 /8/22.
Ketua Umum HMI Kabupaten Buru , wan Sauwakil melalui rilisan Whastappnya kepada media beritasumbernews.com , Kamis ,4/7/2022 .
Ketua Umum HMI Kab-Buru dalam rilisannya menjelaskan bahwa Mareknya calo di Pelabuhan ferry ASDP Namlea Kab.Buru sengaja melakukan penjualan tiket di luar loket dengan harga yang fantastis.
Menurut Souwakil ada oknum ASDP diduga kuat bekerja sama dengan para calo dipelabuhan dengan tujuan meraih keuntungan Pasalnya darimana para calo mendapatkan tiket utuh yang telah diteken dengan mudah dan menjual kembali kepada calon penumpang pemakai jasa transportasi Fery penyemberangan . ” Ungkap Wan Suawiakil.
Souwakil ,menambahkan penjualan tiket dengan harga fantastis dianggap sangat merugikan pihak calon penumpang mengigat penjualan tiket diloket ,Tiket Ekonomi cuma tujuh puluh ribu sekian sedangkan tiket tempat tidur seratus dua puluh ribu rupiah .” Tegasnya .
“Selaku ketua umum HMI Cabang Namlea Wan mengharapkan Dinas Perhubungan Kabupaten Buru
dan KP3 Namlea agar
serius menangani oknum” nakal pegawai perhubungan yang bertugas di pelabuhan ASDP Namlea dan memberikan penenguran Kepada pihak ASDP bila terbukti ikut main.,agar di kemudian hari masyarakat kabupaten Buru maupun warga Kabupaten Namrole tidak di bebani dengan mahalnya biaya tiket ulah para calo, nakal Apalagi masih diperhadapkan dengan kondisi Covid -19.”masyarakat atau calon penumpang masih dibebankan biaya rapit test antigen yang cukup mahal.”harap Sauwakil
Untuk itu, Kepala CABANG ASDP Namlea agar jeli dan serius untuk menertibkan bawahannya yang di duga nakal ,dan para calo yang selama ini berkeliaran dalam areal pelabuhan ASDP Namlea agar dilarang masuk kecuali Kamburuh resmi dengan bukti memakai baju Buruhnya.Pinta Sauwakil ( Chey)
