Halut,beritasumbernews.com
Seleksi Panwascam Kabupaten Halmahera Utara di duga kuat sarat muatan Politik, sehingga 30% kota perempuan terabaikan.
Pantauan media beritasumbernews.com hari ini, tersebar suara rekaman dua orang saling menelpon membicarakan tes wawancara seleksi Panwascam Kab. Halut, yang sudah di atur oleh oknum – oknum yang mempunyai kepentingan politik dari salah satu Parpol yang di sebutkan dalam suara rekaman penelpon tersebut.
Dalam Suara rekaman penelpon berdurasi 16,14 detik itu menyebutkan nama Ketua Panwas Kab. Halut Rafli dan salah satu tokoh Politik yang punya kepentingan pada Pilkada 2024 Irfan
Selain itu, dalam suara rekaman pada suara audio yang viral tersebut juga menyebutkan nama Esra salah satu peserta seleksi Panwascam dari Kec. Malifut, sementara yang menelpon Esra di sebutkan dalam rekaman itu menyebutnya Ismail yang juga peserta tes wawancara seleksi Panwascam Kab. Halut nomor urut 6.
Dalam rekaman itu juga menyebutkan nama Parpol PKB seakan – akan ketua Bawaslu adalah orangnya PKB, yang punya kepentingan ke depan.
Dari suara rekaman audio yang tercopy tersebut di dapati ada pengaturan khusus sebuah permainan politik kotor dalam seleksi Panwascam Kab.Halut, indikasinya kong kalikong, yang melibatkan nama Ketua Bawaslu Kab. Halut Rafli Kamaluddin.ST.
Nama Irfan pun hangat di sebut – sebut dalam suara rekaman Audio yang viral tersebut, seakan – akan permainan itu peran aktif nama Irfan itu.
Lebih ironis lagi di dalam pembicaraan itu di ketahui tes wawancara yang di laksanakan itu semua pertanyaan sudah di konsepkan agar orang – orang yang sudah di seting untuk lolos itu bisa menjawab semua pertanyaan.
Terkait viral-nya rekaman audio yang menuding nama Irfan dan Ketua Bawaslu tersebut, saat di hubungi media ini, Ketua Bawaslu Kab.Halut Rafli Kamaluddin.ST menyampaikan pihaknya sudah mengklarifikasi bahkan sudah di naikan beritanya oleh beberapa media. Cetus Rafli (Endy)
