Tobelo,beritasumbernews.com,Ratusan Warga masyarakat Desa Luari, Kec. Tobelo Utara, Kab. Halmahera Utara turun jalan, hendak palang jalan dengan menggunakan batu, Ranting kayu, besi, tumpukan sampah, dan batang pisang.
Luapan emosi warga tersebut kemudian di salurkan dengan cara memalang jalan, menurut warga yang di temui awak media Andy mengatakan bahwa” apa yang di lakukan warga saat ini karena ingin meminta Pemda Halut melihat kondisi lingkungan warga yang terendam akibat curah hujan karena minimnya Drainase.
Pemalangan jalan yang di lakukan warga Desa Luari tersebut di lakukan sejak pukul 06 : 30 Wit pagi tadi Hingga tiba pada Pukul 07.00 Wit, akhirnya hadir di TKP, Danpos tobelo utara pelda Asagaf dan sertu siregar Anggota Babinsa Desa Luari.
Kedua petugas TNI tersebut bertujuan melakukan kordinasi dengan masyarakat Desa Luari, guna bis meredam emosi dan hentikan Pemalangan.
Namun pihak Warga Desa dalam penyampain mereka bahwa” mereka menunggu dari pihak Pemerintah Daerah untuk datang dan sama-sama berunding untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Bukan hanya sampai disitu namun, Pemalangan ini juga mengundang perhatian semua pihak sehingga akhirnya hadir juga Danramil 1508-01 Tobelo Kapten Inf.Hadji.Talaohu beserta beberapa Anggota Koramil.
Selang waktu yang tidak begitu lama datang ke lokasi Pemalangan juga pihak Pemda Halut yakni” Asisten 1 Pemda Halut Jhon Kabalmay, Kadis PU Muhamad Ikram Baba S.Sos, Kepala BPBD Halut Apner Manery.S.Si.
Bahkan bukan saja kehadiran Pemerintah Daerah Kab.Halut di lokasi kejadian Pemalangan jalan, namun juga pihak Polres Halut Di pimpin Wakapolres beserta Anggota polres Halut.
Saat tiba pihak Pemda, Polres dan Koramil, serta warga masyarakat kemudian meninjau lokasi Tempat terjadi banjir yaitu renase dan selokan got yang tersumbat akibat banjir.
Dari hasil peninjauan lokasi banjir tersebut, perundingan di bangun dan di bicarakan di salah satu rumah warga di sekitar lokasi Pemalangan jalan.
Dalam pertemuan tersebut di hadiri juga oleh Kepala Desa Luari Julhaji Ngawaro, serta warga Masyarakat desa Luari kurang lebih 100 orang.
Dalam pertemuan tersebut Kadis PU Muhamad Ikram Baba S.Sos menyampaikan bahwa” Hari ini kita sama- sama tau kondisi ini terjadi dari hari kemarin.
Dan hari ini yang jelas kami akan berusaha untuk tanggap dan kami sudah berkordinasi dengan balai dinas propinsi untuk dapat di kerjakan. Ucap Ikram
Kata Ikram” Ini penanganan jalan tergantung dari kordinasi antara masyarakat dengan kami dan kami juga harus berkordinasi dengan balai.
Menurutnya” Pemetaan masalah sudah di temukan dengan tersubatnya saluaran air sehingga Harus di perlebar. Sebut Ikram
Pasalnya” akan kami lakukan dan mana yang perlu di bongkar jalan air agar tidak menghambat air yang mengalir.
Siang ini akan datang dan kami akan mendampingi dan berkoordinasi dengan mereka, Kami harapkan masyarakat desa luari percaya kepada kami. Harap Ikram
Ikram juga menyampaikan” Kami datang kesini karena permasalahan sangat seriuas dan akan kami laksanakan kegiatan bersama- sama balai siang ini jadi kami berharap masyarakat harus membuka jalan dan tidak menghambat arus lalulintas. Pinta Ikram
Bahkan Ikram berharap” jalan ke pantai agar bisa di kerjakan dan di pastikan dan harus di kordinasikan dengan pemilik lahan dan di atur dengan baik, olehKades sehingga dalam pelaksanaannya tidak ada kendala dilapangan jika kordinasi dengan baik. Ucap Ikram
Sementara kata Asisten 1 Pemda Halut Jhon Kabalmay bahwa” kami menyampaiakan salam dan permohonan maaf dari Bupati dan wakil Bupati tidak sempat hadir di saat ini bersama- sama kerena ada melaksanakan dinas di luar daerah sehingga kami di tugaskan untuk ke sini dan melihat langsung.
Kata Kabalmay” Penyampain Bupati kepada kami agar segera turun kelapagan dan melihat langsung apa yang menjadi kendala di desa luari, sehingga pagi ini kami bersama- sama dari Dinas PU dan BPBD bisa turun ke sini.
Hal ini akan kami tanggulangi pada tahun 2023 dan kami akan anggarkan supaya jangan ada masyarakat yang bilang jangan cuma janj- janji. Ucap Kabalmay
Ini adalah kondisi Kata Kabalmay” yang tidak bisa saling menyalakan tetapi mari kita sama- sama bersikan ini semua dan Mari kita hadapi ini dengan kepala dingin. Pinta Kabalmay
Setelah ini kami akan kembali dari desa luari dan akan menyampaikan kepada Bupati kendala yang terjadi sehingga dapat menyelesaiakan permasalahan ini. Ujar Kabalmay
Kami akan berkordinasi dengan balai propinsi siapa yang akan mengerjakan ini semua. Sebut Kabalmay
Sementara salah satu warga Desa sebut saja Andy menyampaikan bahwa” Desa luari sudah lebih 5 kali terjadi banjir dan setiap banjir pastinya kita masyarakat merasa susah.
Katanya” Sehingga masyarakat desa luari menjadi resah dengan janji – janji saja. Tegasnya
Pasalnya” Kami minta hari ini ada alat harus datang dan membersikan sehingga nantinya apabila terjadi hujan deras tidak terjadi banjir lagi, dan apabila alat datang maka kami masyarakat akan sama- sama membantu dalam pembersihan jalan.
Kemudian di sampaikan pula eh Kepala BPD desa luari bahwa” Kami dari pihak BPD dan pemdes sering di salahkan dari masyarakat kami kerena mereka menyampaikan tidak berkordinasi dengan pihak pemda, Sehingga saat ini juga kami minta agar alat hari datang dan mengerjakan sehingga kami bisa puas.
Kami minta kerjasama pemda dengan pemdes dan BPD sehingga kami bisa mengawal pekerjaan ini secara bersama sama.
Kemudian di tambahkan oleh Wakapolres Halut Kompol Alwan Aufat bahwa” saya sudah betkoedinasi dan meminta kepala balai dan stafnya agar datang dan menyelesaikan masalah ini.
Lanjut Waka” dari Pemerintah daerah bekerja butuh dukungan dari pada masyarakat desa luari juga dan, sehingga kami mohon agar dapat di selesaikan secepat mungkin permasalahan ini. Ucap Waka Polres
Dari hasil koordinasi secara baik, akhirnya masyarakat bersepakat untuk membuka jalan.
Aksi Pemalangan jalan dilaksanakan secara spontan oleh masa masyarakat desa luari dikarenakan Masyarakat merasa kesal dan marah kepada Pemda Halut, sebab setiap terjadi Hujan salalu terjadi banjir dan membawa material dari Hutan turun kedalam kampung.
Akibat dari pemelangan jalan lintas- tobelo – galela membuat aktifitas masyarakat terganggu dan sempat terjadi kemacetan yang panjang. (Endy)
