Patang,beritasumbernews.com,Sebanyak 7 rumah warga masyarakat Desa Patang di hantam bencana alam air pasang sore kemarin sekitar pukul 18 : 00 Wit. Senin 07/11/2022

Informasi ini berhasil di himpun Redaksi beritasumbernews.com pagi tadi sekitar pukul 10 : 30 Wit tepatnya di lokasi kejadian bencana alam air pasang, Desa Patang, Kec.Kao, Kab.Halmahera Utara.

Menurut keterangan salah satu korban bencana alam tersebut yang rumahnya adalah rumah pertama dari tepi pantai yang pertama di hantam bencana tersebut yakni” Lis Runu (29), yang juga warga Desa Patang RT. 004 kepada media ini menjelaskan bahwa” sudah sekian lama Lis bersama orang tuanya ada di rumah tersebut sejak kecil hingga saat ini.

Menurutnya jumlah jiwa dalam rumah tersebut saat ini sebanyak 8 orang dan ada orang tua lansia yakni mama dari Lis Runu. Jelasnya

Kata Lis” kemarin sekitar pukul 18 : 00 Wit atau jam 6 sore itu, mereka semua di kagetkan dengan naiknya air laut secara tiba – tiba, kaget saya melihat gelombang besar dan tiba – tiba lansung naikenuju rumah dan kami semua kaget kemudian lari keluar dari rumah mencari tempat yang aman. Terang Lis

Pasalnya” Kejadian tersebut sudah berulangkali dan tidak ada perhatian sedikitpun dari pihak Desa, ada janji Hj.Robert pada korban bencana alam air pasang, untuk rehap rumah, lewat Kades Lama Permenas Goro Goro, namun hingga saat ini tidak ada realisasi.

Sementara dari Desa sendiri hanya memberikan bantuan sembako yakni beras 10 kg, Supermi 1 karton, dan Gula pasir 2 Kg, sedangkan bantuan fisik untuk memperbaiki rumah akibat korban bencan tidak ada.

Akibat dari kejadian tersebut, rumah miliknya masuk air laut yang di sertai pasir begitu banyak dan hingga saat ini belum mampu mengeluarkan dan membersihkan pasir – pasir yang ada. Jelasnya

Di ketahui terjadi air pasang akibat tidak tersedianya Talut pantai penahan air laut, dan kejadian tersebut sudah berulang kali, namun hingga saat ini tidak ada perhatian pemerintah daerah baik Kabupaten maupun Provinsi.

Kades Patang saat di hubungi Via telpon seruler maupun via sms, namun hingga berita ini tayang belum ada respon karena tidak bisa terhubung. (Endy)