Elpaputih,beritasumbernews.com,Hilang kontrol akibat sudah mengkonsumsi miras jenis Sopi, bentrok antar warga terjadi di kampung Nari antara warga Dusun Ahiolo, Desa Abio, Kec. Elpaputih, Kab. SBB dan warga Kampung Nari.
Insiden bentrok warga berujung pada baku potong dan baku tikam tersebut terjadi tadi malam sekitar pukul 23 : 00 Wit, dimana saat warga Ahiolo tersebut usai miras dan melewati kampung Nari. Kamis 1/12/2022
Disitulah ad terjadi keributan adu mulut antar kedua warga tersebut, yang di awali dari suara teriak – teriak sepanjang jalan dan kemudian di tegur oleh salah satu warga Nari namun malahan warga Nari tersebut nyaris di hunus dengan parang.
Tidak hanya disitu namun kemudian di tegur oleh warga lain namun kemudian warga tersebut lansung di hunus dengan parang dan terjadilah pertumpahan darah, hal itu kemudian di balas oleh warga yang di potong tersebut dengan menggunakan tombak dengan menancapkan tombak pad bagian tubuh pelaku yang memotong korban tersebut.
Korban tertombak di larikan ke rumah sakit Masohi, sementara warga lain di amankan polisi yakni dalam hal ini Polres Malteng.
Hal tersebut terjadi berdasarkan informasi yang di himpun awak media ini siang tadi dari hasil konfirmasi Camat Elpaputih Roy Corputih menyampaikan bahwa” hal tersebut terjadi berawal dari warga bertikai tersebut usai menerima bantuan PKH yang terpusat di Desa Sumit.
Lanjut Camat” Setelah pembagian Bansos PKH, masyarakat Desa Abio, Dusun Ahiolo mendatangi Desa Sanahu untuk mengecek Anak-anak-nya yang tinggal di Mess Sakahote milik Desa Abiho selanjutnya mampir ke Desa Nari untuk melakukan kegiatan Miras.
Camat menerangkan bahwa” SL dipengaruhi Miras kemudian melakukan tindakan pengancaman kepada masyarakat Desa Nari menggunakan Sajam jenis parang kemudian di tegur oleh FM “Sudah Mabuk langsung Pulang, jangan Ribut” Kata FM seraya menegur
Tak terima di tegur SL naik pitam dan kemudian memotong FM di bagian pergelangan tangan kemudian FM membalas menikam SL di bagian perut hingga dilarikan ke RSUD Masohi.
Lanjut Camat” Kejadian tersebut menimbulkan kosentrasi masa antara Desa Nari dan Desa Abio, Dusun Ahiolo namun situasi dapat di amankan oleh Personel Polsek Elpaputi dan masyarakat dapat di bubarkan.
Tampa di sadari hal tersebut berlanjut pada Sekitar Pukul 11.30 WIT dini hari pagi tadi masyarakat Dusun Abio mendatangi Desa Nari dan melakukan aksi pembakaran rumah milik FM.
Mencegah timbulnya aksi masa antar kedua kampung, Babinsa Desa Sanahu Kopda Laturake dan Personel Satgas Yon Armed 1/Roket/AY/2/2 Kostrad Pos Tumaleu serta personel Polsek Elapatih melakukan pengendalian massa Desa Nari yang berkumpul di perbatasan antara kedua Desa.
Hingga saat ini personil Polres Maluku tengah kini tengah menduduki wilayah perbatasan kedua wilayah bentrok. (Yan.L)
