Ambon,beritasumbernews.com,Pasca bentrok antara kelompok pemuda Batu Gantong Ganemo dan kelompok pemuda Kudamati Farmasi beberapa waktu lalu, kini di mediasi oleh Kapolsek Nusaniwe dalam pertemuan yang di gelar pada Gedung Gereja Christy Natalia Farmasi Atas Kel. Kudamati Kec. Nusaniwe Kota Ambon siang jelang sore tadi pada pukul 14 : 00 Wit. Selasa 10/01/2023

Dalam pertemuan tersebut Kapolsek Nusaniwe Iptu. Johan WM. Anakotta menghadirkan para Toga, Topeng, Tomas dan pihak Kepolisian dalam hal ini personil Polsek Nusaniwe guna mengamankan jalannya pertemuan yang bertujuan solusi damai.

Kapolsek yang di hubungi media ini mengatakan bahwa” Giat tersebut dalam rangka membahas persoalan-persoalan yang terjadi antara pemuda Batu Gantung Ganemo dan Pemuda Kudamati Farmasi.

Pertemuan tersebut merupakan Inisiatif dari Kapolsek Nusaniwe IPTU Johan Anakotta guna mencari jalan keluar serta solusi damai untuk menghentikan konflik antar warga pemuda Batu Gantung Ganemo dan Pemuda Kudamati Farmasi yg dapat menyebabkan  terjadinya Potensi Konflik Sosial di Wilayah Hukum Polsek Nusaniwe.

Kata Kapolsek Turut hadir dalam giat pertemuan tersebut yakni” Anggota DPRD Kota Ambon Ari Sahertian, Perwakilan Kasat Intelkam Polresta Ambon, Perwakilan Camat Nusaniwe, Lurah Kudamati, Ketua RW Farmasi dan Ganemo, Ketua RT 004/006, Ketua RT 003/006, Ketua RT 002/006 Bhabinkamtibmas Kelurahan Kudamati, Babinsa Kelurahan Kudamati, Perwakilan Pok Pemuda Farmasi Atas, Perwakilan Pok Pemuda Batu Gantung Ganemo.

Dalam pertemuan tersebut Kapolsek Nusaniwe menyampaikan himbauannya yakni” Intinya kita hadir disini bersama sama untuk mencari solusi yang terbaik dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi antar Pok pemuda.

Fungsi kontrol orang tua terhadap anak agar tidak lagi mangkal sampai larut malam di depan jalan agar tidak terjadi pemicu permasalahan, Pada Rt/Rw agar lebih berperan lagi bersama pihak kepolisian untuk saling kordinasi menyangkut setiap kejadian atau permasalahan yang terjadi.

Para tokoh agama dan tokoh masyarakat harus lebih berperan aktif lagi, Persoalan yang terjadi serahkan saja kepada kami Pihak Kepolisian karena pihak kepolisian akan menjalankan tugas dengan profesional bukan karena bujukan dan hasutan pihak lain.

Jadi marilah kita bersama sama menjaga situasi kamtibmas ini supaya berjalan dengan baik dan aman jangan muda terpancing dengan persoalan kecil yang nantinya akan menjadi besar dan akan merugikan kita bersama.

Persoalan Orang per orang diselesaikan orang per orang.. jangan dibawa menjadi persoalan kelompok. Kampung ataupun Agama.

Dalam giat tersebut ada beberapa penyampaian yang di sampaikan sebagaimana yang di sampaikan oleh Lurah Kudamati bahwa” Kita ada disini karena ingin adanya kaya sepakat untuk hentikan pertikaian antara Pok Pemuda, mari kita satu suara untuk kedamaian
Saat ini tidak jaman lagi untuk bertikai antar kelompok, kita semua orang susah tidak ada yang orang kaya.

Lanjut Lurah” Saat kita semua cari makan bukan cari masalah, saya minta dengan pertemuan ini kita sudahi konflik antara kedua kelompok pemuda. Paparnya

Selain itu di sampaikan pula oleh Sat Intelkam Polresta bahwa” Saya mau sampaikan memang manusia tidak luput dari setiap kesalahan, untuk itu mari saya ajak basudara samua kekerasan tidak bisa di selesaikan dengan kekerasan, kita kepolisian selalu hadir dalam melayani, apabila ada masalah segera dilaporkan agar para oknum bisa kita proses secara hukum dan jangan pernah ada main hakim sendiri. Pintanya

Sedangkan Anggota DPRD Kota Ambon Ari Sahertian mengatakan”
Damai itu indah, semua saat ini stop sudah pertikaian antara kelompok Pemuda, proses yang terjadi di Batu gantung dan Kudamati sudah sering terjadi untuk itu saya minta mari kita selesaikan. Ajak Sahertian

Tambahnya” Mari peranan Rt dan Rw agar berperan lebih aktif lagi bahkan para tokoh Pemuda setempat ambil alih peran agar dapat mengontrol anak anak muda kita.

Saya juga minta peran aktif tokoh agama agar bisa melakukan ibadah/doa di tempat tempat ojek yang ada di wilayah yang rentan konflik antar pemuda. Harapnya

Sedangkan dari Tokoh Agama menyampaikan bahwa” Apa yang kita buat atau didoakan belum tentu kita menerima saat itu juga hanya persoalan waktu, sekarang ini kehidupan orang basudara harus tercoreng karena konflik antara kelompok pemuda.

Peran penting orang tua terhadap anak anak sangat saya harapkan agar dapat mengontrol aktivitas anak di malam hari agar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan.

Saya sebagai hamba Tuhan sangat merindukan kedamaian untuk itu saya harapan mari kita hentikan setiap aksi kekerasan antar kelompok yang saling lempar batu.

Kata dari Perwakilan Majelis Jemaat yang mengatakan” Mari basudara kita jangan berbangga diri dengan aksi kekerasan yang kita buat, mari kita merubah hidup kita dengan baik karena konflik ini tidak ada untung dan rugi bagi kita.

Hidup kita ini saling ketergantungan satu sama lain, jangan ego dan tinggi hati, mari kita deklarasikan kedamaian antar pemuda.

Kalau kita takut Tuhan pasti tidak akan berbuat kejahatan, mari kita andalkan Tuhan dalam kita punya hidup

Perwakilan Para RT Farmasi menyampaikan” Saya  mengucapkan syukur bahwa kita sudah bisa berkumpul di sini dalam menyelesaikan dengan kata sepakat untuk kedamaian antara kedua kelompok pemuda.

Dan kami para RT RW akan berperan aktif dalam lingkungan kami masing masing, dan ini jangan lagi terulang kembali, kalaupun nanti ada itu masalah pribadi bukan masalah kelompok dan tetap kami minta kepolisian agar berproses hukum

Kita adalah orang basudara dalam Tuhan, dan Saya sangat berterima kasih atas kehadiran para perwakilan dari Batu Gantung Ganemo

Perwakilan RT Batu Gantung Ganemo pun menyampaikan bahwa” Kita tetap sepakat bahwa konflik antara pemuda agar hari ini juga hentikan dan sepakat damai  agar tidak terjadi lagi konflik yang berkepanjangan.

Perwakilan RW Farmasi Atas” Intinya saya hanya satu tidak banyak yaitu damai dan hentikan segala bentuk kekerasan antar pemuda

Dan juga penyampaian dari Perwakilan Pemuda Farmasi Atas” Disini kita kumpul untuk menyelesaikan segala bentuk kekerasan yang terjadi intinya kita harus damai dan tidak perlu lagi kita bicarakan hal atau masalah yang sudah terjadi jadi tidak ada yang benar atau salah karena semua sudah salah yang menyebabkan terjadinya konflik yang terjadi kemarin dan saat ini kita sepakat tidak terjadi lagi konflik antar pemuda. Cetusnya

Dalam pertemuan tersebut telah dilakukan kesepakatan dan perdamaian yakni”

1. Sepakat bersama sama untuk menjaga situasi kamtibmas agara tetap aman dan kondusif di kelurahan Kudamati Kecamatan Nusaniwe

2. Sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan

3. Sepakat untuk saling mengingatkan, menegur dan mengajak anak anak muda untuk tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum

4. Sepakat untuk tidak bakalan dan baku lempar dalam bentuk apapun

5. Sepakat bahwa persoalan orang per orang diselesaikan orang per orang tidak membawa nama kelompok kampung atau agama

6. Proses penegakkan hukum berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. (Rdks)