Aboru,beritasumbernews.com,Sejak Aboru di timpa bencana alam di thn 2022 kemarin sampai saat ini tidak ada penjelasan penanganan infrastruktur terkait jembatan yang rusak seperti jembatan waitahui yang terletak di desa Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tenggah, bukan saja itu namun longsor juga menghantam talud penahan tanah badan sungai waitahui.
Seharusnya sudah normalisasi dan pembuatan bronjong, tapi apa mau dikata yang sampai saat ini belum ada tanda- tanda yang harus dikerjakan. Aboru,25/02/2023
Pj. Bupati Maluku Tenggah Drs.Muhamat Marasabessy.ST yang juga Kadis PUPR Provinsi Maluku ketika berkunjung ke Aboru bersama Pangdam Pattimura telah berjanji untuk menangani, kerusakan Jembatan sungai waitahui, kenyataan sampai saat ini jembatan tersebut belum juga di perbaiki, ungkap Masyarakat Negeri Aboru, dan anak adat Negeri Aboru Wem Nahumury, di sertai Kata Bijak “Jangan Janji Tinggal Janji Tapi Parlente Jalan Terus”, ungkap Nahumury
Ada juga dugaan pelanggaran oleh pihak dinas PUPR Provinsi Maluku untuk thn anggaran 2021,di duga terjadi markup pekerjaan jembatan waekapitan di Aboru, di mna sudah ada anggaran namun tidak di kerjakan, dan kontraktor pelaksana telah membeli/pengadaan bahan matreal namun tidak di kerjakan.
Wem Nahumury kepada media ini kemarin mewakili Warga Aboru berharap adanya sebuah pembicaraan bersama Dinas PUPR Provinsi, namun terasa sulit menyampaikan aspirasi mereka, karena menurut warga, Raja kurang peduli akan hal tersebut.
Nahumury sebagai warga Negeri Aboru, pun merasa kesal dengan sikap Raja selama ini, sehingga warga berharap pihak Dinas PUPR tidak usah lagi libatkan Raja dalam urusan pekerjaan di Negeri Aboru.
Pihak dinas PU, kami masyarakat Negeri Aboru merasa tidak perlu lagi berurusan dgn Raja Negri Aboru MS. Ungkap Nahumury

Lebih tegas lagi Nahumury katakan” MS yang selaku Raja Negeri Aboru,” telah meninggalkan negri Aboru dan tanggung jawabnya sebagai Raja, sejak bulan desember 2022 sampai sekarang, seakan – akan tidak memiliki rasa tanggung jawab terhadap Negeri. Tutur Nahumury
Nahumury mengatakan” Mungkin juga saudara MS akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Raja Aboru pada tangal 23 Mei 2023 ini,
Kami masyarakat sangat mengharapkan kepada dinas PUPR agar tidak membangun komonikasi, dengan MS.
Masyarakat Negeri Aboru Sangat mengharapkan kepada pihak PU Provinsi Maluku agar dapat berhubungan dengan tokoh masyarakat Aboru yang di percayakan. Tutup Tokoh masyarakat Negeri Aboru Wem Nahumuri (Chey)
