Kariuw,beritasumbernews.com,Tepatnya di Gedung Gereja Eben-Haezer Jemaat GPM negeri Kariu, Kec. Pulau Haruku, Kab. Maluku Tengah Provinsi Maluku, pada pukul 15 : 50 Wit, Senin sore kemarin Pj.Bupati Malteng Dr. Muhamat Marasabessy, SP. ST dan
Dandim 1504/Ambon Kolonel Inf Zammril ajak warga Kariuw duduk bersama membahas berbagai hal terkait keamanan dan pelayanan medis di Kariuw. Senin 20/02/2023
Pertemuan tersebut menghadirkan Sekda Kab. Maluku Tengah Drs. Rakip Sahubawa S.pi. M.S.I, Para kepala Dinas Kab. Maluku Tengah, Camat Kec, Pulau Haruku Kab, Maluku Tengah M.A. Latucosina, Sekcam Kec. Pulau Haruku, Wakapolsek Kec Pulau Haruku Kab Maluku Tengah Ipda Bobby .D.
Selain itu hadir juga Pj Negeri Kariu. Samuel Patirajawane, Pendeta Jemaat GPM Kariu Ny. Leni Hukom, Para staf Pemerintah dan Saniri Negeri Kariu, Warga masyarakat negeri Kariu kurang lebih 75 orang.
Saat tiba di Kariu, Pj. Bupati Malteng yang di dampingi Dandim 1504/Ambon lansung meninjau setiap rumah warga dan tenda – tenda yang di di Negeri Kariu.
Usai peninjauan ke rumah warga, Pj. Bupati Malteng bersama rombongan dan Dandim 1504/Ambon, lansung mengadakan pertemuan bersama warga Kariu, dan dalam pertemuan itu Pj. Bupati Malteng mengatakan bahwa” Untuk posko tenaga medis harus selalu siap dalam melayani warga masyarakat Kariuw yang akan berobat, sehingga kepada warga masyarakat yang sakit jangan pernah ragu – ragu untuk berobat, bagi ibu hamil guna menjaga terjadinya stanting dalam program Pemerintah Kab. Malteng harus selalu menganontrol ke pos Kesehatan.
Pos TNI Polri sementara dibangun dari bantuan Pemerintah Kab. Maluku Tengah untuk menjaga situasi kamtibmas yang ada di Negeri Kariuw agar warga merasa aman.
Pemerintah Kab. Maluku Tengah berharap dengan dibangunnya Pos TNI – Polri untuk kedepannya situasi antara negeri Kariu dan Pelau bisa aman dan damai seperti sediakala.
Perkembangan keamanan saat ini sudah mulai kondusif, agar keadaan yang sudah kondusif ini selalu dijaga dengan baik, agar TNI – Polri bisa kembali ke kesatuan mereka masing – masing.
Pemerintah selalu memantau perkembangan situasi yang sudah mulai kondusif ini, sehingga apabila ada hal – hal yang masih kurang agar disampaikan ke Pemerintah Kab. Malteng melalui staf pemerintah negeri Kariuw sehingga hubungan yang sudah baik ini ada tetap terjalin dan terjaga dengan baik.
Marilah kita sama – sama membangun Negeri Kariuw ini agar lebih bagus lagi seperti dulu, ekonomi kita tingkatkan lagi, hubungan antar negeri Pelau dan dusun Ory dengan warga negeri Kariu serta negeri lain yang ada di Pulau Haruku ini tetap terjalin dan berjalan dengan baik.
Selain itu Dandim 1504/Ambon Kolonel Inf Zammril juga mengatakan” Pertemuan saya dengan warga Kariu hari ini merupakan ajang silahturahnmi, karena kedepan saya akan berangkat untuk mengikuti Pendidikan dan akan melaksanakan serah terima Jabatan sebagai Dandim 1504/Pulau Ambon.
Bagi saya pribadi, untuk tugas dan tanggung jawab adalah diatas segala – galanya, sedangkan untuk pendidikan dan Karir itu merupakan rejeki dari tuhan
Sejak saya menjabat sebagai Dandim 1504/Pulau Ambon, Pimpinan TNI selalu memperhatikan Situasi dan Kondisi yang ada di Kec. Pulau Haruku khususnya Negeri Pelau dan Kariu serta dusun Ori.
Katanya” Saya selaku Dandim, Kapolres dan Pj. Bupati diberikan tugas dan tanggung jawab dalam proses penyelesaian permasalahan yang terjadi antara Negeri Kariuw dan Pelauw-Ori, sampai dengan pengembalian warga Kariu dari tempat pengungsian ke Negerinya.
Kita sebagai aparat keamanan TNI dan Polri bersama Pemerintah daerah Kab. Malteng telah bekerja secara baik mulai dari tahap Rekonsiliasi, penandatanganan surat perdamaian, sehingga sampai dengan saat ini situasi masih tetap terjaga dengan baik.
Menurutnya” Bapak Pj Bupati sangat peduli dengan warga Kab.Malteng khususnya masyarakat Kariuw, Pelauw dan Ori, hal ini terbukti dalam setiap momen pertemuan dengan para pejabat Negara Bpk Pj. Bupati selalu menyampaikan Untuk Pemerintah Pusat agar lebih memperhatikan lagi masyarakat Kariuw Pelau dan Ori.
Warga Kaiuw pun menyampaikan” Setelah proses pemulangan warga Kariuw pada tanggal 19 Desember 2022 kami sangat berterima kasih kepada pemerintah dan aparat TNI – Polri, akan tetapi untuk kebutuhan warga Kariuw belum semuanya terpenuhi dengan baik, seperti sarana air bersih, tenda, dan listrik.
Alasan warga Kariuw yang masih ada di Kota Ambon dan tempat lainnya belum kembali ke Kariu dikarenakan masih kekurangannya Tenda, yang sampai saat ini belum didukung oleh pemerintah Kab. Malteng, untuk bantuan sembako agar waktu pendistribusian dan penyaluran kepada warga dipercepat sehingga warga tidak menunggu dan bertanya – tanya kepada pemerintah Negeri Kariu.
Sampai dengan saat ini kami warga masyarakat Kariuw masih merasa tidak nyaman dan trauma dengan adanya bunyi ledakan Bom terutama kepada anak – anak kecil sehingga kami berharap kepada Pemerintah dan TNI – Polri bisa mengungkap dan menangkap para pelaku pelemparan Bom rakitan tersebut.
Terkaid dengan masalah pendidikan sangat memprihatinkan, dalam proses pembelajaran untuk tenaga guru masih terbatas, khususnya bagi guru SMP yang saat ini mengajar hanya satu orang guru, sehingga kami meminta kepada Pemerintah Kab. Malteng untuk lebih serius dalam melihat hal ini.
Pemerintah daerah Kab. Maluku tengah sampai dengan saat ini masih tetap memberikan perhatian kepada warga Masyarakat Kariu mulai dari Bantuan Sembako sampai dengan Tingkat Pertemuan bersama Waraga Masyarakat Kariu untuk mendengarkan secara Langsung Aspirasi dari Warga Masyarakat Kariu.
Masyarakat Kariu harus tetap bersabar dalam menunggu bantuan – bantuan dari pemerintah serta dapat menjaga situasi yang saat ini telah kondusif dengan tidak melakukan kegiatan – kegiatan lainnya di luar dari negeri Kariu.
Pertemuan tersebut merupakan bentuk silaturahmi antara Pejabat Bupati Maluku Tengah Dr. Muhamat Marasabessy, SP. ST beserta Dandim 1504/Ambon Kolonel Inf Zammril dengan Warga Negeri Kariu, Dimana selama ini Kerjasama antara Pemerintah Daerah dan semua lapisan masyarakat Kariu sudah terjalin dengan baik. (Yan.L)
