Ambon,beritasumbernews.com,Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Maluku menggelar kegiatan Forum Organisasi Perangkat Daerah tahun 2023 dengan mengusung tema” pemantapan daya saing kawasan perbatasan Provinsi Maluku melalui peningkatan ekonomi, penguatan SDM dan Konektifitas tahun 2023.
Kegiatan yang di gelar di Hotel Marina pada pukul 09 : 00 Wit pagi kemarin itu menghadirkan Gubernur Maluku Murad Ismail yang di Wakili oleh Staf ahli gubernur Maluku bidang pembangunan ekonomi dan keuangan Denny Lilipory.ST, M.Si, sekaligus membuka kegiatan dengan resmi yang di tandai dengan pemukulan Tifa. Rabu 15/03/2023
Pantauan media ini kemarin yang mana kegiatan ini pada dasarnya Dalam proses perencanaan dan sinkronisasi program pembangunan di bidang pengelolaan perbatasan di Provinsi Maluku, percepatan Pembangunan Daerah tertinggal terdepan dan terluar merupakan komitmen Pemerintah Pusat saat ini yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan republik Indonesia.
Komitmen tersebut sekaligus mencerminkan perhatian pemerintah saat ini yang memprioritaskan pembangunan di daerah terdepan terluar dan tertinggal atau 3T, Di mana daerah 3t adalah wajah depan Indonesia yang harus diperbaiki dan didorong kemajuannya sebagai perwujudan bahwa negara sejatinya hadir dan melindungi segenap warga negara 3T merupakan daerah yang ditetapkan atas 6 indikator ketertinggalan yaitu perekonomian masyarakat sumber daya manusia sarana dan prasarana kemampuan keuangan daerah aksesibilitas serta karakteristik daerah.
Davit Katayane selaku Kepala Badan Pengelolah Perbatasan Provinsi Maluku yang di temui wartawan akhir acara pembukaan mengatakan” Badan pengelola perbatasan daerah provinsi Maluku tahun 2023, yang menjadi Dasar dasar pelaksanaan forum OPD badan pengelola perbatasan daerah provinsi Maluku tahun 2023 adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan dan pengendalian evaluasi dan Perda tentang RPJPD dan RPJMD serta tata cara perubahan RPJPD dan RPJMD serta RKPD 2.
Katayane menjelaskan” Dokumen pelaksanaan anggaran badan pengelola perbatasan daerah provinsi Maluku tahun 2023 dua tujuan yakni” tujuan Penyelenggaraan forum perangkat daerah Badan pengelola perbatasan daerah Provinsi Maluku adalah mempertajam indikator serta target kinerja program dan kegiatan Badan pengelola perbatasan daerah provinsi Maluku tahun 2024.
Menyelaraskan program dan kegiatan antar perangkat daerah dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran program dan kegiatan dan pelaksanaan Prioritas pembangunan.
Output kegiatan hasil yang diharapkan dari forum perangkat daerah ini adalah menajaman ini sebagai indikator dan target sasaran rencana kerja badan pengelola perbatasan daerah provinsi tahun 2024. Jelas Katayane
Bicara masalah daerah perbatasan seperti Lirang yang ada di Wetar berbatas dengan Timur Leste, itu sudah menjadi program prioritas yang mana pihaknya berkolaborasi bekerja sama dengan Dinas Badan OPD lainnya guna membangun sebuah program kerja yang mana menarik perhatian masyarakat di Pulau Wetar atau yang ada di daerah perbatasan. Tutur Katayane (Veja)
