Aboru,beritasumbernews.com,Pelayanan kesehatan dan pemeliharaan gedung Puskesmas Negeri Aboru terkesan di abaikan oleh bidan Desa yang di tugaskan di Negeri Aboru berdasarkan informasi masyarakat di ketahui Sely Novi Patty.
Tidak hanya itu lebih miris lagi gedung tersebut di biarkan amburadul, kotor dan tidak terawat, tidak terurus oleh oknum bidan tersebut.
Pelayanan tugas dan pelayanan kesehatan yang sangat mengecewakan membuat masyarakat kesal dan setiap saat mengeluh.
Informasi ini berhasil di himpun beberapa insan pers saat berkunjung he Aboru pejan ini.
Rasa peduli dan prihatinnya warga masyarakat Negeri Aboru terhadap gedung Puskesmas sehingga berinisiatif membersihkan dan merawat, walau tidak pernah fi gunakan oleh oknum bidan tersebut.
Berdasarkan informasi yang di terima, dsn di ketahui saat terpantau di lapangan, ternyata gedung Puskesmas tersebut jarang di buka untuk di manfaatkan.
Lebih parah lagi puskesmas tersebut tidak pernah memiliki bendera merah putih sehingga warga berpikir Gedung tersebut bukan milik Pemerintah Indonesia karena tidak seperti biasanya kantor dan puskesmas di daerah lain tang setiap harinya ada bendera merah putih yang naik sejak pagi.
Warga sudah bersihkan dan perbaiki namun pantauan dsn berdasarkan informasi masyarakat puskesmas tidak pernah buka okeh oknum bidan tersebut Sely Novi Patty.
Masyarakat mengeluh dan berharap lewat media ini agar baik Kadis kesehatan Kabupaten Maluku Tengah dan Kadis Kesehatan Provinsi Maluku agar bisa mengevaluasi oknum bidan tersebut, bahkan lebih baik lagi di mutasikan dari Negeri Aboru karena di duga ikut berperan dalam membangun konflik pada tubuh pemerintah Negeri.
Masyarakat yang di temui wartawan, juga mengharapkan agar oknum bidan tersebut dapat segera di mutasikan sebelum adanya benturan salah paham di tengah masyarakat. (Tim)
