Tobelo,beritasumbernews.com,Satu unit rumah warga milik Jems Parang, beralamat di Desa Gura, Kec. Tobelo, Kab. Halut ludes habis di lalap su jago merah.
Insiden terjadinya kebakaran tersebut pada pukul 22 : 15 Wit, malam ini, rumah milik Jems Parang 39 tahun, yang berstatus sebagai kepala BPD Desa Gura.
Insiden kebakaran tersebut di saksikan oleh saudara Lesi Yan (40), dan Anya Parang (17) salah seorang pelajar.
Informasi ini berhasil di himpun awak media ini di Tobelo dari keterangan saksi 1 Lesi Yan yang dalam keterangannya menyampaikan” pada sekitar pukul 22 : 20 Wit tadi, saksi sempat melihat api di bagian dapur dan saksi pun lansung berteriak dengan suara nyaring” kebakaran”.
Selain berteriak, saksi pun lansung menuju tiang listrik dan sambil memukul tiang listrik tersebut hingga warga sekitar pun berhamburan serentak keluar menuju sumber suara.
Warga masyarakat sekitar yang keluar itu pun secara bersama – sama saling membantu dengan cara manual apa adanya mencoba memadamkan kobaran api yang sedang menghanguskan rumah milik Jems Parang.
Sementara menurut keterangan saksi 2 Anya Parang menyampaikan” Pada saat kejadian tersebut saksi 2 berada di dalam kamar bersama adiknya yang sedang tidur, dan saksi 2 terbangun dikarenakan seluruh lampu padam.
Saksi 2 mendengar ada teriakan dari luar rumah bahwa ada kebakaran dan dengan sekejab saksi 2 bersama adiknya keluar dan melihat rumah sudah terbakar dari bagian dapur.
Melihat api yang semakin membesar Saksi 2 langsung menelpon orang tuanya untuk memberi tahukan bahwa rumah mereka terbakar, dan dengan sekejab Pemilik rumah langsung menelpon pihak Damkar Kab.Halut guna memberi tahukan bahwa rumah miliknya terbakar.
Usai menelpon, tidak lam kemudian 3 (tiga) unit mobil pemadam kebakaran tiba di TKP untuk melakukan pemadaman dan di bantu oleh Pihak TNI-POLRI dan masyarakat setempat, akhirnya api berhasil di padamkan.
Dugaan sementara penyebab kebakaran dikarenakan kosleting arus listrik, sehingga Rumah dengan cepat terbakar dn dikarenakan rumah tersebut terdapat sebagian dinding yang terbuat dari triplek sehingga api mudah menjalar.
Akibat kebakaran tersebut, Jems Parang sebagai pemilik rumah mengalami kerugian materil kurang lebih mencapai seratus juta rupiah. (Yansen)
