Ambon,beritasumbernews.com, Pj. Walikota Ambon (Bodewin Wattimena) resmi melantik 36 Anggota Forum Kelompok Masyarakat Siaga Bencana (FKMSB), dalam upaya untuk membantu tugas-tugas pemerintah menanggulangi bencana alam yang sering terjadi di kota Ambon, CES Ditjen Bina Bangda Kemendagri. Senior Researcher Di Asia E University Kualalumpur Prof. Dr. Owin Jamasy Jamaludin, M.Hum, MM, saat di temui awak media seusai pelantikan, bertempat di Aula Vlisingen Kota Ambon, Lantai II Pemerintah kota, Kamis (02/11/2023) pukul 11:00 Wit.
Kepada wartawan Jamaludin mengatakan, “Sekali lagi saya ingin menyampaikan, bahwa forum ini walaupun independen, tetapi bisa bermitra dengan pemerintah, semua OPD, masyarakat, dan mitra seluruh KMSB yang ada di kota Ambon.
Tambahnya, “Forum ini juga bukan semata-mata hadir untuk melengkapi atau memperbanyak kelembagaan, tetapi fokus pada bagaimana menanggulangi bencana banjir, bagaimana banjir bisa diminimalisir terutama dalam korban jiwa, sehingga forum ini di resmikan dengan ketuanya pak Usman, dalam rangka untuk membantu pemerintah, meringankan beban pemerintah, dan juga OPD terkait dalam hal penanggulangan bencana banjir.
“Karena banjir ataupun bencana lain di Ambon ini tidak mungkin kita hindari, seperti yang disampaikan PJ Walikota tadi, bahwa bukan dipersilahkan bencana itu datang, tetapi memang di era ekstrim sekarang ini, bencana itu bisa saja datang secara tiba-tiba, tetapi minimal dengan adanya forum ini, dengan melakukan edukasi kepada masyarakat, kepada tim yang lain, ataupun stakeholder terkait, untuk mengedukasi mereka bagaimana pra bencana, dan pra banjir, apalagi kota Ambon adalah titik Barometer untuk bagaimana penanganan bencana di tingkat kota,” tutur Jamaludin.
Sedangkan di waktu dan tempat yang bersamaan, Usman Masawoy selaku ketua FKMSB juga mengatakan, “Cikal bakal forum ini memang sudah berada di tingkat desa, dan kelurahan sekitar 21 KMSB.
Tambahnya, “Dan untuk menjawab Program-program dan RKM yang masih tertinggal dan belum terlaksana selama 5 tahun, dalam pendampingan cs06 Kementerian Dalam Negeri, karena masuknya pada covid-19, sehingga program-program itu tidak berjalan lagi.
“Oleh karena itu, untuk menjembatani program-program itu, maka harus diangkat kembali, dan harus di bentuk forum kembali, supaya menjawab sisa-sisa RKM yang belum berjalan, yang mana Ini adalah bagian dari pada kesiapan kita untuk membantu Pemerintah Kota Ambon, dalam banyak titik-titik yang kita sudah assessment di tingkat desa, dan kelurahan, dari program RKM yang kita punya, berjalan baru kurang lebih 40 sampai 45%, dan 50% RKM yang tersisa, inilah tugas dan tanggung jawab kita sebagai forum untuk menjawab sisa RKM tersebut. Pungkasnya (V374)
