Ambon,beritasumbernews.com,Kegiatan peringatan Maulid Nabi besar Muhammad serta pelantikan pengurus pengajian Al-Hijra Wandan Elat Dirantau dengan mengusung tema”Dengan Perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Semoga Kita Semua Bisa Meneladani Sifat-sifat Rasulullah SAW”, bertempat di Gedung Yayasan Melati Al-Khairaat Kebun Cengke kecamatan Sirimau Kota Ambon, Sabtu (7/10/2023) pukul 10:00 Wit.
Turut Hadir kepala kantor agama kota Ambon yang diwakili oleh Haji La Hamid, S, Ag, ustad Fajar Sidig Duwila, Para pimpinan paguyuban beserta anggota, para sesepuh keluarga Wandan, dan ketua majelis Taklim sekota Ambon.
Pada kesempatan ini dilakukan pelantikan oleh kepala kantor agama kota Ambon yang diwakili oleh Haji La Hamid, S, Ag, kepada kepengurusan pengajian Al-Hijrah Wandan Elat Dirantau yang baru, yaitu: Dr. Nuraida Kubangun, S.Pd., M.Pd selaku ketua, Rahmawati Suat, S.Ag., M.Pdi selaku Wakil ketua, Fatmawati Rumra, S.Sos., M.Si selaku Sekretaris, Jainab Suatrean, S.Sos selaku wakil Sekretaris, Hatty Suat, S.IP., M. Si selaku Bendahara, Siti Zamrut Suat selaku wakil bendahara 1, Siti Rahmawati Sila/Suat selalu wakil bendahara 2.
Dengan pengurus-pengurus bidang sebagai berikut; Hasna Ulath, S.Pd selaku ketua bidang pendidikan, Astri Suat, S.Pd selalu Wakil ketua, Ratu Suat Selaku ketua Bidang Organisasi, Rahma Ifat, S.Pd selaku Wakil Ketua, Nurjamila Wusurfut, SE selaku ketua Bidang Muamalah, Sopia Suatkab Polanunu selaku wakil ketua, Hasnawati Lakuy selaku Ketua Bidang Ubudiyah, Fatima Barayanan selaku wakil ketua, Rahmawati Rumrah, SE selaku Ketua Bidang Ekonomi, Sadaria Kubangun selaku wakil ketua, Rusmiati Suat selaku Ketua Bidang Sosial Budaya, dan Hinbun Suatulwe selaku wakil ketua, yang dilantikan berdasarkan SK Kepala Cabang Kementerian Agama kota Ambon no: 598 tahun 2023, tertanggal 8 September 2023.
Dalam hal ini kepala kantor agama kota Ambon yang diwakili oleh Haji La Hamid, S, Ag, dalam sambutannya menyampaikan, “Alhamdulillah atas petunjuk Allah yang memberikan kita kesempatan dari kepala kantor Agama, untuk mempersilahkan kita melakukan pelantikan ini.
Lanjutnya, “yang menjadi catatan buat ibu-ibu yang sudah dilantik dan sudah menjadi satu organisasi, yang mana sudah di daftar dan di sah kan oleh Kementerian Agama, dan sudah mendapatkan sertifikat majelis taklim, serta sudah tercatat di negara bahwa majelis taklim Al-Hijrah Wandan Elat Dirantau sudah masuk dalam kategori ilmis, dicatatan Kementerian Agama.
Jadi ibu-ibu kalau mau usul dana atau butuh bantuan, sudah ada dan dasar hukumnya sudah sah.
Kemudian untuk pesahkan majelis taklim hanya berada di kantor Kementerian Agama kota Ambon, dan sekarang sudah terbentuk sehingga yang harus dilakukan adalah anggota harus mentaati apa yang disampaikan oleh ketuanya.
Majelis taklim akan berjalan dengan lancar sampai kita ber-anak cucu, itu lantaran karena selalu mengikuti arahan dari pada ketua, namun ketua juga tidak boleh egois dan mau menerima saran-saran yang baik dari pada anggota, tutur Hamid.
Dirinya juga menyampaikan, “orang yang mengikuti majelis taklim cita-citanya adalah menjadi istri yang soleha, membuka pintuh rezeki bagi keluarga, dan membantu membina serta mengajak masyarakat setempat untuk menjadi organisasi yang bermanfaat bagi orang lain.
Tambahnya, ” Yang menjadi catatan terakhir adalah jadilah ibu rumah tangga buat anak-anak, sehingga mereka menjadi Anak-anak yang soleh dan soleha, serta berdoala kepada Allah, ketika pergi niatnya hanya untuk keluarga, jangan pergi karena terpaksa, dan ikutilah sifat Rasulullah dengan selalu meminta maaf kepada orng lain, walaupun orrang itu berbuat salah kepada kita.
Di waktu dan tempat yang bersamaan, Dr. Nuraida Kubangun selaku ketua kepengutusan pengajian yang baru dalam sambutannya menyampaikan, “selaku ketua pengurus pengajian Al-Hijrah Wandan Elat Dirantau, saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Allah Swt dan juga kepada bpk/ibu sekalian yang sudah hadir pada hari ini, kita melaksanakan maulid sekaligus pelantikan kami badan pengurus.
Tambahnya,” Mendengar apa yang telah disampaikan oleh Pak Hamid tadi, kami menyadari bahwa surga istri itu ada pada suami, dan dalam mengajak orang lain dalam kebaikan, pengalaman sebagai ketua panitia, memang sangat sulit, karena memang kebaikan itu selalu mendapat tantangan.
“Oleh sebab itu, sering saya katakan kepada ibu-ibu, walaupun sederhana pengajian kita dan hanya beberapa orang saja yang mengikuti, kita tetap harus mensyukuri itu, karena walaupun dengan sedikit orang ini, kita dapat menyebar kebaikan, dan dapat mentransfer kebaikan-kebaikan itu kepada sekeliling kita.
Dirinya berharap, InsyaAllah kedepannya kita selalu sohib dalam menjalani pengajian ini, karena pengajian ini adalah paguyuban kami yang kecil, dengan tujuan dapat menyalurkan pengetahuan, ilmu serta berbagi dan sering mengikuti forum-forum majelis taklim baik tingkat provinsi maupun nasional.
Sedangkan, sesepu yang diwakili oleh Bpk Hendra Anwar Suat dalam sambutannya juga menyampaikan, “Elat Dirantau ini didirikan pada tahun 2007, Pelabirin dan SK nya dari kota Madya.
Tambahnya, “pengajian Elat Dirantau itu walaupun sedikit, tapi mereka tangguh sehingga berhasil, karena departemen agama punya kelembagaan pembinaan pembacaan iqra, dan Elat Dirantau berhasil karena sudah menjalankan semua dengan baik, dari isra mi’raj, Maulid, dan zikir semuanya dilakukan, kecuali Halal Bin Halal.
“Oleh karena itu saya sampaikan kepada ketua panitia, sekretaris panitia, bahkan ibu pembina, catat bahwa kita sudah 7 tahun tidak bikin Halal bin halal, padahal halal bin halal itu sangat penting, untuk saling membangun silaturahmi dan saling memaafkan satu dengan yang lain, tandas Hendra. (V374)