Tanah Goyang – beritasumbernews.com Sementara bendahara yang di hubungi salah satu media online di Ambon, berdalil bahwa dirinya tidak memukul, jangankan memukul tangannya menyentuh pun tidak, namun di akuinya bahwa tangannya memang memegang leher korban dan dengan tujuan menidurinya. Akui bendahara
Bukan saja itu, peristiwa tersebut di akui oleh Kapus saat di hubungi via telpon serulernya, menjelaskan bahwa sangat menyayangkan perbuatan bendaharanya, yang mana perintahnya untuk menunjukan uang dana tersebut bahwa benar ada namun yang di lakukan bendahara lain dari perintahnya, dan dirinya juga kaget saat terjadi perbuatan penganiayaan itu pada pegawainya yang juga adalah sepupunya. Akui Kapus
Kapus menambahkan” terkait sangsi yang akan di berikan kepada bendahara, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan SBB karena dirinya tidak bisa mengeluarkan sangsi kepada bendaharanya. Pungkasnya
Satu hal penting yang perlu di ketahui pihak Hukum baik Polisi hal ini tidak boleh di diamkan terlambat – lambat, namun pelaku harus segera di tahan san di proses secara hukum yang berlaku di negara ini, karena susah jelas – jelas San fakta melakukan sebuah perbuatan tindak pidana.
Peristiwa ini mendapat respon serius sari Reskrim Polres SBB atas laporan korban Ibu Darti, dan menurut KBO Reskrim Polres SBB yang di hubungi oleh awak media di Ambon, Ipda. H. Nikijuluw menyampaikan” pihaknya sudah menerima laporan sejak tanggal 6 April 2024, dan sudah di ketahui oleh Kasat Reskrim, kemudian sudah di sampaikan ke penyidik guna menindaklanjuti segera, dan bahkan dalam rencana sehari dua ini, pihak penyidik akan turun Lansung ke TKP, guna memeriksa beberapa saksi danengambil.keterangan lain demi lancarnya proses berdasarkan laporan korban. Ungkap Nikijuluw
Selain itu, pihak Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat harus menyikapi akan hal ini secara serius karena di duga kuat ada indikasi penggelapan dana – dana JKN maupun dana BOK yang di duga di gelapkan oleh bendahara dengan dugaan kong kalikong bersama Kapus.
Hal ini berdasarkan pantauan Media ini, karena terlihat dari perbuatan bendahara yang marah karena terus hak pegawai di minta oleh Darti, namun bukannya di selesaikan tetapi malah lakukan percobaan pembunuhan dan penganiayaan yang di lakukan oleh bendahara kepada Darti yang adalah ASN pada puskesmas Tanah Goyang.
Di mintakan agar Kepala Dinas Kesehatan Seram Bagian Barat dan Pj. Bupati Seram Bagian Barat segera mengevaluasi kinerja Kapus dan AsN dalam hal ini bendahara Puskesmas Tanah Goyang yang bermoral bobrok dan jahat.
Perbuatan kejahatan bendahara ini sudah menjadi sorotan publik, sehingga pekerjaan kesehatan yang mulia dalam pelayanan kemanusiaan di coreng oleh ulah bendahara puskesmas Tanah Goyang yang di duga tidak bermoral. (Chey)
