Ambonberitasumbernews.com – Rapat koordinasi Komis III bersama Kepala dinas PUPR dengan balai wilaya sungai dan BPJN serta badan bencana membahas penanganan musibah Sungai Waiyari dan jembatan kawanua maluku tenggah Seram Selatan, serta sungai di Tambilouw dan SBB komisi III minta PUPR dan BPJN untuk penanganan cepat.

Penanganan ini Tentunya dari balai maupun BPJN, dinas PUPR agar mengidentifikasi masalah ini sehingga tidak menimbulkan masalah baru.

Wakil ketua Komisi III Mumin Refra mengatakan ada beberapa ruas jalan yang menjadi potensi bersama baik itu di Tepa maupun di Maluku tengah dan kota Ambon, ”
Kota Ambon itu untuk jalan ke nusaniwe itu semuanya agar menjadi perhatian Balai dan dinas terkait.

Refra juga berharap agar dengan kondisi alam seperti ini kondisi ekstrim jadi masyarakat penghuni bantaran sungai agar tidak melakukan hal-hal yang menimbulkan masalah baru, ”
Kita nanti di bek-ap oleh anggaran dan itu akan bahas secara umum untuk Maluku Tengah, Jalan ditepa, bahkan di Kota Ambon .

Refre juga mengatakan; Kusus untuk sungai itu balai yang menguasai, baik di berikan kewenangan untuk balai wilayah sungai yang menangani, Maluku tengah pulau seram secara keseluruhan dan kota Ambon.
Kemudian untuk di Aru dan Maluku Tenggara, Aru dan kepulauan Key itu adalah dinas PUPR.

Komisi III akan berkoordinasi dengan pimpinan untuk kemudian ON THE SPOT ke empat titik itu menjadi potensi bersama untuk kita meninjau langsung, sehingga kita memahami apa yang menjadi perhatian bersama, kita tidak bisa saja mendengar dari informasi lisan atau media sosial, tapi kita harus datang langsung sehingga Negara hadir untuk kemudian melihat secara langsung,dan dekat, sehingga apa yang harus kita lakukan. Ungkap Refra.
(Chey)