
Ambon – beritasumbernews.com – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa secara resmi meresmikan dimulainya pembangunan Pasar Batu Merah, Selasa (7/4/2026). Pembangunan pasar yang sudah lama direncanakan ini mulai dikerjakan hari ini hingga rampung.
Raja Negeri Batu Merah menegaskan, seluruh pembiayaan pembangunan pasar ini berasal dari pihak ketiga atau investor, bukan dari anggaran pemerintah.
“Secara administrasi dan anggaran, semua ditanggung investor. Hari ini pembangunan resmi dimulai,” ujarnya di hadapan rekan-rekan media.
*Atasi Pedagang di Trotoar dan Badan Jalan*
Pembangunan Pasar Batu Merah menjadi solusi atas kondisi eksisting pasar yang tidak layak. Saat ini pedagang berjualan di trotoar hingga badan jalan sehingga menimbulkan kemacetan dari kawasan Mardika sampai Homeworyo.
“Pedagang berjualan di tempat yang bukan peruntukannya dan tidak sesuai standar pasar. Solusi terbaik adalah membangun pasar yang layak,” kata Raja Negeri Batu Merah.
Setelah pasar selesai, Pemerintahan Negeri Batu Merah akan memprioritaskan pedagang lokal Batu Merah untuk masuk ke pasar permanen tersebut. Dengan begitu, fungsi trotoar dan jalan dikembalikan seperti semula agar lalu lintas lancar.
*Daya Tampung 600 Pedagang + Ritual Adat*
Pasar Batu Merah dirancang mampu menampung sekitar 600 pedagang. Jika ada kelebihan kapasitas, pedagang dari luar Negeri Batu Merah juga terbuka untuk masuk.
Prosesi peresmian turut diisi ritual adat penyatuan air dari 9 dati yang masih hidup di Negeri Batu Merah. Masing-masing dati melakukan ritual, lalu airnya disatukan sebagai simbol kebersamaan dan dukungan terhadap pembangunan pasar.
“Air itu penyatuan seluruh lambang. Harapannya pembangunan dilindungi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dari awal sampai selesai,” jelasnya.
Raja Negeri Batu Merah juga menyampaikan terima kasih ke rekan media. “Tanpa media, publik tidak tahu bahwa pembangunan Pasar Batu Merah hari ini sudah dimulai. Mari seluruh stakeholder dukung pelaksanaan pembangunan ini,” tutupnya.
(Chey)
