
Ambon – beritasumbernews.com Perjalanan karier militer Mayjen TNI Dodi Triwinarto berawal dari pendidikan Akademi Militer. Ia dilantik sebagai perwira TNI Angkatan Darat pada tahun 1996. Sejak itu ia menapaki berbagai jabatan strategis di tubuh TNI AD, termasuk di satuan elit yang dikenal dengan mobilitas tinggi dan kesiapan tempur di berbagai medan.
Kariernya berkembang konsisten melalui berbagai jabatan strategis. Ia pernah menjabat Komandan Yonif 700/Raider di Makassar hingga Dandim 1402/Polman. (Rabu 22/04/2026)
Pada tingkat yang lebih tinggi, ia dipercaya menjabat Kasdam VII/Wirabuana dan Danbrigif 7/Rimba Raya, serta Kainfolahtadam XVII/Cenderawasih dan Asops Kasdam Jaya.
Dalam penugasan teritorial, ia memimpin Korem 023/Kawal Samudra di Sibolga dan Korem 132/Tadulako di Palu. Dua wilayah yang menuntut kepemimpinan adaptif sekaligus kemampuan membangun kedekatan dengan masyarakat.
Saat menjabat Danrem 132/Tadulako, ia berhasil membawa satuan meraih sejumlah prestasi nasional, termasuk program ketahanan pangan, TMMD, serta capaian di berbagai bidang olahraga.
Berkat jiwa petarung dan tak mudah menyerah, saat Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura menunjuknya sebagai Chef de Mission Kontingen Sulteng, ia membuktikan kapasitasnya. Hingga penutupan PON XXI Aceh-Sumut 2024, Sulteng berhasil mengumpulkan 35 medali dan menorehkan sejarah baru untuk dunia olahraga Sulteng.
Dalam konteks operasi dalam negeri, ia berhasil menumpas teroris Santoso saat ditunjuk sebagai Dansatgaskoor TNI Operasi Tinombala. Penugasan ini menjadi bagian penting rekam jejaknya yang menunjukkan kemampuan mengelola operasi keamanan di wilayah dengan kompleksitas tinggi.
Salah satu penugasan strategis nasional yang menonjol adalah ketika dipercaya Presiden Prabowo Subianto memimpin Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Satgas dibentuk berdasarkan Perpres Nomor 5 Tahun 2025 sebagai instrumen negara dalam audit, penertiban, dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan kawasan hutan, perkebunan, dan pertambangan.
Dalam pengabdiannya sebagai Dansatgas PKH, Mayjen TNI Dodi Triwinarto menorehkan capaian luar biasa. Lebih dari 5 juta hektare lahan berhasil ditertibkan dan dikelola kembali untuk kepentingan negara. Dari upaya tersebut, triliunan rupiah berhasil diselamatkan menjadi kontribusi besar bagi penerimaan negara.
Di balik setiap capaian, ada istri tercinta yang selalu memberi support dan doa tanpa henti, Ny. Diah Nursulistia. Dari pernikahan itu dikaruniai 3 orang anak. Bersama keluarga tercinta, ia menemukan kekuatan, keseimbangan, dan semangat dalam setiap langkah pengabdian.
Keluarga menjadi pondasi utama dalam menjaga integritas, kehormatan, dan dedikasi sebagai prajurit.
Kini ia mengemban amanah sebagai Pangdam XV/Pattimura, melanjutkan pengabdian sang petarung di Bumi Raja-Raja.
(Chey)
