Ambon – beritasumbernews.com – Pangdam XV/Pattimura Ambon Dody Triwinarto menggelar silaturahmi bersama awak media di kediaman resmi Pangdam XV, belum lama ini. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam, para asisten, Kabekang, Kapendam, serta para pejabat Kodam XV/Pattimura lainnya. (Ambon 22/04/2026)

Mengawali sambutannya, Pangdam menyampaikan permohonan maaf tidak bisa menyebut satu per satu nama rekan jurnalis yang hadir.

“Pertama-tama saya mengajak kita bersyukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Alhamdulillah hari ini kita masih diberikan nikmat kesehatan sehingga bisa kumpul silaturahmi dengan rekan-rekan media yang saya banggakan,” ujarnya.

Pangdam XV Pattimura Ambon Dody Triwinarto menegaskan dirinya adalah keluarga baru bagi Ambon. Ia menyampaikan amanah dari almarhumah ibundanya.

“Saya berdiri di sini untuk melapor kepada media, bahwa saya adalah keluarga Ambon yang baru. Saya adalah bagian dari rakyat Ambon. Amanah ibunda saya: di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Di situlah keluargamu. Dan berbuatlah bermanfaat buat orang lain,” ungkapnya.

Ia berterima kasih kepada media yang hadir mewakili rekan-rekan lain yang berhalangan karena kesibukan.

“Ini murni silaturahmi. Supaya saling mengenal, supaya tidak ada batas di antara kita.”

Pangdam berkomitmen menjadikan pertemuan dengan media sebagai program rutin.

“Insyaallah minimal 2 bulan sekali kita buat pertemuan. Mungkin kita setting evaluasi dan sebagainya. Pertemuan ini saya jadikan program dalam pekerjaan saya. Kenapa tidak 1 bulan sekali? Karena kalau 1 bulan sekali saya lebih banyak di lapangan. Jadi 2 bulan sekali, tiap awal bulan. Tempatnya bisa di sini, bisa ngopi bareng, di mana saja. Yang pasti kita buat forum komunikasi,” jelasnya.

“Saya Tidak Alergi dengan Media”
Pangdam menegaskan dirinya terbuka dengan media.

“Saya termasuk prajurit yang tidak alergi dengan media. Saya bisa berdiri di sini karena kawan-kawan media di Indonesia. Saya memang gaptek, gagap teknologi. Saya tidak punya TikTok pribadi, tidak punya IG, tidak pakai Facebook. Tapi kata teman-teman, saya ada di IG teman-teman, saya ada di Facebook. Kalau kalian cari nama saya di Google, langsung keluar kegiatan saya,” katanya.

Ia menegaskan publikasi bukan untuk pencitraan. “Tidak ada niat untuk narsis. Tapi memang amanah yang diberikan Tuhan dan pekerjaan di bidang nasional maupun daerah membuat saya dikenal. Kegiatan positif wajib diceritakan, diinformasikan. Tuhan memang Maha Tahu dan kita harus ikhlas, tapi manusia perlu dikasih tahu. Lewat rekan media inilah kita kasih tahu.”

Pangdam XV Pattimura Ambon Dody Triwinarto menceritakan kesan pertama saat menginjakkan kaki di Ambon.

“Saya baru pertama kali ke Ambon. Dulu saya pernah bertugas di Papua satu setengah tahun, tapi hanya transit, tidak sempat keluar bandara. Jadi ini pertama kali saya menginjak Bumi Ambon Manise. Ini kebanggaan dan nikmat yang luar biasa. Saya yakin keluarga saya akan bertambah. Dengan tambah keluarga, tambah silaturahmi, semakin panjang usia kita. Itu prinsip saya.”

Ia menggambarkan saat dari udara melihat banyak pulau. “Saya tanya, di mana daratannya? Pulau semua. Setelah mendarat dua minggu lalu, saya lihat orang Ambon. Kalau boleh jujur, awalnya saya takut. Laki-lakinya terlihat keras. Saya pikir kalau boleh pulang, saya pulang. Tapi tiketnya sudah tidak ada tiket pulang,” ucapnya disambut tawa.

“Ternyata setelah dua-tiga hari, alhamdulillah semuanya bersahabat, semuanya baik. Betul kata Pak Wakil, orang Ambon itu hatinya lembut. Hanya ekspresinya saja yang tegas. Sensitif sekali. Mau minta rokok saja gaya bicara tegas: ‘Ada rokok? Boleh minta satu?’,” pungkasnya

(Chey)