AMBON  – beritasumbernews.com — Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Johan Johanis Lewerissa menyoroti tantangan keuangan daerah saat menggelar reses Masa Sidang III Tahun 2026 di Negeri Seri, Kecamatan Nusaniwe, Minggu (6/9/2026).

Dalam pertemuan dengan warga itu, Johan menjelaskan adanya perubahan kebijakan pemerintah pusat terkait penyaluran dana infrastruktur.

“Sekarang dana infrastruktur tidak lagi langsung disalurkan ke daerah. Perputaran ekonomi melambat, dan alokasi untuk provinsi jauh lebih kecil dibanding kabupaten/kota,” ujar Johan di hadapan warga.

Ia mengingatkan, jika kebijakan ini terus berlanjut maka akan berdampak pada semangat otonomi daerah. Menurutnya, kewenangan dan kemampuan daerah dalam membangun akan semakin terbatas.

Johan juga mengakui, wilayah sekitar Tiberias, Negeri Seri, selama ini belum banyak mendapat alokasi pembangunan dari pemerintah provinsi.

Untuk itu, ia meminta warga menyampaikan kebutuhan secara tertulis agar dapat diperjuangkan dalam pembahasan anggaran di DPRD Provinsi Maluku.

“Sampaikan secara tertulis apa yang dibutuhkan. Kami tetap berhak mengawal pelayanan, baik di tingkat provinsi maupun kota, agar kebutuhan masyarakat benar-benar diperhatikan,”_ tegasnya.

Reses ini menjadi forum bagi warga Negeri Seri untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada pimpinan DPRD Provinsi Maluku, sekaligus membahas prioritas pembangunan menjelang tahun anggaran 2027.

Reporter: Tim beritasumbernews.com
Editor: Redaksi