AMBON,-beritasumbernews.com – Seorang remaja putri berinisial F (asal Halmahera) meminta keadilan kepada Kepolisian Republik Indonesia agar segera menangkap pelaku berinisial VVJ atas tindak pidana pencabulan dan pengancaman dengan senjata tajam.

Peristiwa pilu itu dialami F saat bekerja sebagai pekerja rumah tangga di rumah terduga pelaku di Wateto. Kasus ini terjadi pada Nopember 2022 dan kini korban didampingi keluarga,meminta keadilan

Kepada media ini, Sabtu (24/10/2026), F menceritakan awalnya ia diajak oleh VVJ dari kampungnya dengan alasan untuk membantu mencuci pakaian dan dijanjikan akan dibiayai sekolah.

“Om bilang mau cari anak kerja untuk cuci pakaian saja, nanti dikasih gaji dan kasih sekolah,” ungkap F menirukan ucapan pelaku saat mendatangi orang tuanya.

Orang tua F sempat bertanya tentang keberadaan istri VVJ, dan dijawab istrinya sedang bertugas sebagai bidan di kampung.

Di hari yang sama, F dibawa ke rumah VVJ menggunakan sepeda motor. Di rumah tersebut, F ditempatkan di sebuah kamar.

F mengaku sejak awal merasa tidak nyaman karena pelaku sempat menaruh pakaiannya di kamar yang ditempati F dengan alasan kamar lain belum rapi.

Kecurigaan F semakin kuat ketika setiap malam ia diminta meminum minuman kemasan. F mengaku sempat tidak sadarkan diri setelah meminumnya saat akan berangkat sekolah keesokan harinya.

Puncaknya, pada malam hari, pelaku diduga masuk ke kamar korban dengan cara merusak kunci pintu menggunakan pisau, kemudian melakukan tindakan pencabulan disertai ancaman.

“Beta mau teriak tapi semua orang sudah tidur dan dia pegang pisau, jadi Beta takut. Beta cuma bisa menangis,” tutur F dengan terbata.

Setelah kejadian tersebut, korban mengaku mendapat ancaman pembunuhan apabila menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain. Karena ketakutan, F sempat memilih diam.

“Kalau ose kasih tau orang, beta akan bunuh dan tikam ose kasih mati,” ungkap F menirukan ancaman yang dilontarkan pelaku.

Usai kejadian, F berhasil keluar dan menceritakan kejadian yang dialaminya kepada keluarga. Keluarga kemudian mendesak agar aparat kepolisian segera bertindak.

F berharap laporan yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian dan pelaku VVJ dapat segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

(Tim)