Janji Kepala Balai Cipta Karya,Akan Turun Lansung Ke Kariu, Mengecewakan Karena Tidak Pasti

Ambon – beritasumbernews.com
Kapala balai Cipta Karya Abdul Halil Kastela dalam sikapnya kepada DPRD Provinsi Maluku  Komisi III,” saat rapat bersama dengan Komisi III, Kastella mengatakan akan turun langsung meninjauh pengunsi Kariu yang mengungsi di desa Aboru ,dan akan memberikan  bantuan tenda-tenda pengunsi kepada masyarakat Kariu.

Hal ini di sampaikan Kastella saat rapat bersama dengan Komisi III DPRD Provinsi Maluku di Ruang Komisi, hari Rabu  2/02/2022.

Usai rapat dengan komisi III DPRD Provinsi Maluku, pantauan media ini, pernyataan Kastella yang mana langsung memerintahkan  PPK  untuk turun meninjauh lokasih  pengunsi untuk mendata para pengunsi, menurutnya harus di data Karana sampai saat ini Kastella belum miliki data yang di berikan dari Pemerintah Maluku Tengah.

Menurutnya jika sudah punya data maka pihaknya akan siap apa yang pengungsi butuhkan, Dan akan membuat skenario bagimana caranya sehingga bantuan-bantuan ini bisa sampai ke Kariu maupun di ORI. Terang Kastella

Namun Kastella menyampaikan bahwa” pihaknya belum bisa memutuskan kapan bisa menyalurkan bantuan tersebut, karena Kastella beralasan bahwa peralatannya membutuhkan armada, sehingga pihaknya belum tahu kapan turunnya. Ucap Kastella

Kata Kastella bahwa” terkait pasca bencana, pihaknya telah berkoordinasi ke pusat, bahwa pasca bencana hanya sampai 14 hari, sehingga menurutnya pihaknya tidak bisa bekerja secepat itu.

Pasalnya” Apalagi APBD 2022 sudah terbit, pihaknya agak susah untuk membuat anggaran yang sudah  tersedia.

Ia mengaku” Semua usulan dari DPRD Provinsi, pihaknya akan menerima dan tetap akan mengsporting, terutama data, sementara masalah anggaran Kastella katakan itu nantinya ada di pusat bukan di Balai Cipta Karya.

Menurut Kastella” Balai hanya menyediakan data, sedangkan keputusannya ada di pusat, sedangkan terkait perumahan, itu nanti ada pada Balai Perumahan, sementara Balai Cipta Karya hanya memfasilitasi air bersih, serta sekolah yang terbakar, itupun nanti akan berkoordinasi, karena dalam membangun sekolah tersebut hanya pada atapnya yang rusak, ini agak susah. Ungkap Kastella

Kastella katakan pula” jika sekolah habis terbakar maka harus bangun baru, disitulah baru lebih muda dalam membangun ketimbang hanya memperbaiki atapnya saja.

Kastella sedikit mengeluh dalam membantu membangun sekolah yang terbakar tersebut, karena menurutnya jika pihaknya akan membangun harusnya di bangun dari awal pembangunan bukan seperti ini karena agag susah, namun pihaknya akan tetap berupaya, sebab di sana di dapati ada dua sekolah. Ungkap Kastella.
(Chey)

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *