SBB,beritasumbernews.com,Desa Waisarissa dan Desa Kamal,Kec.Kairatu Barat, Kab. Seram Bagian Barat, di terpa hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut mengakibatkan banjir dan longsor, belasan rumah dan fasilitas umum lainnya terendam banjir, bahkan arus lalu lintas lumpuh total akibat jalan longsor.

Hal ini di benarkan oleh Kapolsek Waisarissa Ipda. Hendrik Nikijuluw saat di hubungi Redaksi beritasumbernews.com malam ini via telpon genggamnya.

Kata Kapolsek” akibat hujan deras yang turun di sekitar wilayah Desa Kamal dan Waisarissa mengakibatkan banjir dan rumah penduduk terendam, bahkan terjadi longsor pada ruas jalan tepatnya pada tanjakan gunung parang menuju ke Kota Kabupaten di Piru. Jelas Kapolsek

Terjadinya banjir tersebut akibat pada ruas jalan yang ada di Desa Kamal tidak memiliki Drainase sehingga mengakibatkan mengalami kelebihan debet air hujan (banjir) yang tidak dapat di tampung.

Kejadian tersebut terjadi menurut Kapolsek itu sekitar pukul 17 : 00 Wit sore tadi hingga saat ini masih dalam kondisi banjir yang tidak dapat di atasi, bahkan arus lalu lintas lumpuh total, karena bukan saja banjir namun jalan terjadi longsor. Minggu 26/06/2022

Dari kejadian tersebut menarik perhatian Personil Polsek Waisarissa yang berjumlah 3 personil dan di pimpinan lansung oleh Kapolsek Waisarissa Ipda. H. Nikijuluw mendatangi TKP banjir serta melakukan pengaturan lalu lintas dan melakukan pembersihan jalan raya trans seram bersama dengan masyarakat Desa Kamal.

Hal ini perlu adanya perhatian pemerintah daerah Kab.SBB dan Pemerintah Provinsi dalam hal ini Dinas Balai jalan dan jembatan Provinsi Maluku, serta butuh perhatian pemerintah pusat.

Hal yang terjadi ini bukan baru sekarang namun setiap datang musim hujan maka sering Desa tersebut mengalami hal demikian.

Sementara Kepala BPBD Kab.SBB Thomas Wattimena yang di hubungi awak media tidak merespon panggilan, bahkan juga Sekda Kab.SBB Alvin Tuasun yang merangkap Kepala Dinas PUPR Kab.SBB, juga berulang kali di hubungi namun tidak juga merespon.

Sementara Pejabat Bupati SBB Brigjen TNI Andy Chanra Asadudin.SE.MH, yang di hubungi awak media ini mengatakan bahwa” menurutnya jalan tersebut merupakan jalan provinsi dan sebagai pejabat Bupati pihaknya belum dapat laporan apapun terkait kondisi banjir dan longsor yang sangat memprihatinkan itu, yang baru saja terjadi. Ucapnya (Rdks)