SBB,beritasumbernews.com
Setiap kegiatan Pesparani untuk Kabupaten SBB tidak pernah ketinggalan selalu saja ikut dalam kegiatan kerohanian apapun yang merupakan program Pemerintah pusat yakni MTQ, Pesparwi, dan Pesparani.

Di duga kuat Pesparani Kab.SBB kali ini di tahun 2022 terancam gagal berangkat karena tersinyalir Pj. Bupati SBB tidak merespon di duga cuek dengan rencana kegiatan Pesparani tingkat Provinsi yang akan diikuti oleh peserta Pesparani Kan.SBB yang akan di selenggarakan di Kota Tual Maluku Tenggara akhir September 2022 nanti.

Menurut Kace Jamlean Sekertaris LP3KD Kab.SBB yang di temui awak media ini di Desa Kamal, menyampaikan” kami setiap tahunnya selalu saja mengikuti kegiatan Pesparani tidak pernah ketinggalan seburuk apapun daerah ini terkait masalah anggaran. Ucap Jamlean

Lanjut Jamlean” setiap tahun kegiatan tersebut jalan lancar kenapa tiba – tiba jadi macet ? Tanya Jamlean heran

Menurutnya” kali ini Pemda SBB memperlakukannya secara tidak adil, kegiatan tersebut bahkan sampai ke tingkat Nasional, dan semua kegiatan kerohanian ini adalah merupakan program Pemerintah pusat. Ujarnya

Padahal kata Jamlean” pihaknya sudah mengajukan proposal untuk mendapatkan dana, dengan jumlah peserta kurang lebih 217 orang dan dana yang kami butuhkan kurang lebih enam ratus juta, namun hingga saat ini kami tidak tahu dana tersebut ada atau kah tidak. Heran Jamlean

Pihaknya sudah berulang kali melakukan upaya pendekatan terus menerus, namun alhasil nihil, padahal rencana kegiatan itu nanti pada tanggal 24-30 September 2022 di kota Tual.

Pihaknya dan masyarakat sangat – sangat kecewa dengan sikap dan kebijakan Pj.Bupati SBB saat ini dalam kebijakannya yang cukup merugikan daerah ini dan masyarakat dalam berkarier di bidang kerohanian. Pungkasnya (Rdks)