Kamal,beritasumbernews.com
Tepatnya di Gereja Santa Maria Ratu Rosari Kamal Uskup Diosis Amboina Mgr. Seno Ngutra beserta Rombongan hadir dalam rangka pemberkatan dan peresmian Panti Asuhan Santa Maria Ratu Rosari.

Kegiatan tersebut di laksanakan pagi tadi yang di mulai sekitar pukul 08 : 30 Wit, menghadirkan Ketua MUI Maluku. Abdula Latuapo, Sekretaris II PHDI Maluku David Wamese, Asisten I Setda Kab SBB, Donal Defretes S.Sos, Staf Ahli Setda Bupati Yosep Rahanten. S.Sos.

Selain itu hadir pula dalam kegiatan tersebut sekaligus berikan jaminan keamanan dalam pelaksanaan kegiatan hingga berakhir, yakni” Kapolsek Waisarisa. Ipda. Hendrik Nikijuluw, Damen 1502-08/Kairatu, yang di wakili oleh Babinsa Desa Kamal. Serka. P Souhaly.

Kemudian hadir juga Camat Kairatu Barat Hesty Wamese, Pastor Paroki Piru. RD. Gorys Matly. Pr, Pastor Agus Arbol. Pr, Pastor Anton Kewole. Pr, Pastor Engga Fermatyanan. Pr, Bruder Hengjy Andreas Resubum, BSMC, Bhabinkamtibmas Desa Kamal Bripka Johdy Rantetasak.

Bahkan” Ketua dewan Stasi Kamal/Waisarisa J Kelyaum, Ketua panitia pembangunan Tridowarno Rahanubun ikut hadir di panti dalam acara pemberkatan dan peresmian Panti.

Misa Pemberkatan Panti Asuhan Santa Maria Ratu Rosari di pimpin oleh Uskup Diosis Amboina Mgr. Seno Ngutra, di lanjutkan dengan Acara Peresmian Panti Asuhan Santa Maria Ratu Rosari.

Pengguntingan pita oleh Pj.Bupati yang di wakili Asisten I, dan penandatanganan prasasti oleh Uskup Diosis Amboina, serta Pj.Bupati yang di Wakili Asisten I, Ketua yayasan Panti Asuhan

Dalam Sambutannya pembina yayasan menyampaikan bahwa”
Pihaknya sangat berterima kasih kepada uskup diosis Amboina yang sudah mau molowongkan waktu untuk meresmikan panti asuhan.

Pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh donatur yangg sudah memberikan subangsi untuk bedirinya Panti ini.

Pihaknya juga berterima kasih kepada pastor paroki piru dan seluru masyarakat dan umat yang sudah memberikan dukungan selama proses panti ini sampai dengan selesai.

Sementara dalam sambutannya Uskup Diosis Amboina mengatakan” Yayasan inti bukan cuma kusus untuk umat Katolik tetapi bebas untuk umat dari mana saja muslim, protestan, karena panti asuhan ini bukan untuk menjadikan orang Katolik tetapi panti asuhan ini untuk mendidik anak menjadi baik dan disiplin.

Panti asuhan ini di bangun untuk membatu anak – anak yang tidak mampu, dari semua umat untuk itu saya sampaikan kepada pembina yayasan agar selalu membimbing anak anak dengan baik dan bermanfaat di kehidupannya ke depan.

Apabila ada anak anak dari kalangan lain seperti dari muslim atau pun protestan jangan dia di bina untuk jadi katholik, kalau seperti itu saya anggap panti ini gagal dalam membina anak anak.

Apa bila ada anak anak yang berasal dari umat lain seandainya dari muslim bimbing dan bina dia sehingga dia menjadi muslim yang benar dan bermanfaat bagi keluarganya sebaliknya juga kalau anak tersebut dari protestan kalau cara pembinaan seperti yang saya sampaikan maka saya bangga karena pantai ini membimbing dan mengajarkan anak yang benar.

Di akhir kata sambutannya Uskup, sempat menyentil sikap tidak terpujinya Pj.Bupati yang sudah dengan semena – mena menarik kendaraan dari pimpinan umat di SBB.

Di lanjutkan dengan Sambutan Bupati yang di bacakan oleh asisten I Setda yakni” Kita hadir bersama Dalam acara Kunjungan USKUP DIOSIS AMBOINA dan Peresmian Panti Asuhan Santa Maria Rosari”. ini karena tuntutan Putra Yesus Kristus Sang Penyelamat kita yang tentu memiliki makna sebagai suatu bentuk implementasi nyata dari iman percaya kepada tuhan serta ungkapan terima kasih atas segala anugrah dan kekuatan serta keteguhan imam yang diberikan Tuhan kepada umatnya.

Peresmian Panti Asuhan Santa Maria Rosari ini dirasakan amat penting karena merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari yang sarana pelayanan sosial yang di dirikan oleh Gereja dan umat Khatolik yang tujuannya untuk membantu atau memberikan bantuan terhadap individu, kelompok masyarakat dalam upaya memenuhi kebutuhan hidup mereka dan di hari ini kita saksikan bersama bukti iman dari kekuatan doa serta kerja keras dari seluruh pelayanan dan jemaat juga panitia pembangunan.

Kita bisa sama-sama merasakan
sukacita, dimana beberapa tahun gereja dan umat bergumul, umat bekerja, umat berkarya dalam membangun panti asuhan dan dapat mewujudkannya, maka di hari ini pula, saya pribadi, merangkaikan sukacita saat ini sebagai wujud nyata dari komitmen umat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanannya, dan patut mendapat apresiasi dengan langkah kerja pelayanan yang semakin konstruktif kedepan, dengan sukacita dan syukur saat ini mari kita sama-sama mengimani dalam tuntunan dan penyertaan tuhan kepada umat dan jemaat sekalian.

Pengresmian Panti Asuhan Santa Maria Rosari oleh Uskup Diosis Amboina, para pelayan serta seluruh pimpinan dan umat Khatolik di bumi Saka Mese Nusa, rayakanlah sukacita peresmian
ini dengan rendah hati dan selalu bersyukur agar Tuhan Yesus Kristus berkenaan memberikan berkat dan sukacitanya kepada kita semua.

Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Uskup Diosis Amboina kepada anak yatim. (Veja)