Ambon,beritasumbernews.com,Hari kedua Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan ops pencarian terhadap dua warga desa asilulu kab, maluku tengah yang hilang sejak tanggal 19/1 beberapa hari yang lalu.

Menggunakan Rigit Inflatable Boat, Tim Rescuer Basarnas Maluku bergerak menuju beberapa titik koordinat guna melakukan pencarian, diantaranya :
°3 49.613′ S – 127° 46.525’E
°3 30.789’S – 127° 29.181′ E
°3 29.957’S – 127° 46.367′ E

Pencarian terus dilakukan ke arah utara dan barat perairan Pulau manipa kab, seram bagian barat sejauh sekitar 38 Nm namun hingga sore hari Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Pada pukul 16.25 wit, Tim Rescue Basarnas Maluku yang baru saja tiba di desa asilulu mendapat informasi dari masyarakat bahwa kedua korban berhasil ditemukan di perairan tj alang kab, maluku tengah oleh masyarakat desa alang.

Masyarakat desa alang pun membantu mengevakuasi kedua korban menuju desa asilulu dengan keadaan selamat.

Pukul 17.00 wit, kedua korban berhasil tiba di desa asilulu, selanjutnya dibantu Tim Rescue Basarnas Maluku dan Masyarakat guna diserahkan ke pihak keluarga.

Diketahui Sebelumnya kedua korban menggunakan perahu longboat berangkat dari desa Ilath kab, buru tanggal 19/1 pukul 5 sore menuju desa asilulu kab, maluku tengah dengan kondisi cuaca buruk.

Namun sampai tanggal 20/1 kedua korban belum juga tiba di desa tujuan, upaya pencarian sempat dilakukan oleh masyarakat setempat namun tidak berhasil. Hingga Ops SAR dilaksanakan dan korban berhasil ditemukan, penyebab kedua korban tak kunjung tiba di desa tujuan akibat buruknya cuaca dan kehabisan BBM.

Korban Abdulah Cieni (42) dan
Safrin Nurlili (41),

Dengan ditemukannya korban, maka Ops SAR resmi ditutup dan seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih.

Dalam pencarian korban tim SAR harus menempuh cuaca Yakni” cuaca Hujan Ringan, Angin Barat – Barat Laut – 15 knots, Tinggi Gelombang 2 M

Unsur yang terlibat yakni” Basarnas Maluku sebanyak 5 orang, dan Bhabinkamtibmas 1 orang, Babinsa 1 orang, Masyarakat 35 orang.

Alut yang digunakan dalam pencarian korban yakni” RIB 9,5 M – 1 unit, Longboat masyarakat 11 unit. (Rdks)