Ambon – beritasumbernews.com Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 6 Negeri Ambon mengadakan kegiatan Workshop peningkatan kapasitas Caregiver sebagai pekerja sosial migran potensial berbasis industri.
Kegiatan ini berlangsung di Universitas Terbuka (UT) Ambon selama 3 hari, dimulai pada hari Kamis (21/3/24) pukul 09:00 Wit. Workshop ini diikuti oleh siswa SMK Negeri 6 Ambon Kelas 11 dan 12.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Pembina SMK Lantara Habir dan melibatkan berbagai pihak, seperti PLT direktur Mitra studi Kementerian Pendidikan Kebudayaan riset dan teknologi, Pengawas atau koordinator pengawas Pembina SMK Negeri 6 Ambon, narasumber dari level A baik nasional maupun internasional, staf dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Maluku bidang SMK, alumni yang mengikuti secara daring, dan institusi Mitra dari dunia usaha dunia industri lewat daring atau zoom meeting. Direktur UT Ambon beserta staf dan jajaran juga turut berpartisipasi melalui zoom meeting
Kepala SMK Negeri 6 Ambon, Drs. Eduard Luturmas, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya SMK Negeri 6 Ambon untuk mengembangkan pembelajaran yang kreatif dan memberikan siswa pengalaman langsung di dunia usaha dan industri.
Kata Luturmas SMKN 6 harus melaksanakan proses pembelajaran di dua tempat, yaitu di satuan pendidikan,” dunia usaha dan industri. Oleh karena itu, kegiatan ini merupakan salah satu pendekatan untuk menuju kepada kelas industri yang harus dibentuk.Lebih lanjut kata Luturmas SMK Negeri 6 Ambon juga telah lolos dan ditetapkan sebagai SMK pusat dan unggulan, bagian dari program tersebut, SMK Negeri 6 Ambon akan melaksanakan kelas industri untuk kelas multimedia pada bulan April mendatang.
Mereka juga telah berkonsultasi dengan kepala laboratorium kesehatan dan kalibrasi untuk membantu teknologi laboratorium medik.
“Kegiatan ini juga dilakukan berdasarkan Peraturan Presiden No. 68 tahun 2022 tentang pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi bagi SMK,”
Berdasarkan Industri Presiden No. 9 tahun 2016 tentang revitalisasi SMK dalam rangka meningkatkan SDM Indonesia,” jelas Luturmas.
SMK Negeri 6 Ambon mendapatkan apresiasi dari sejumlah industri atas upayanya dalam mengembangkan pendidikan vokasi.
“Workshop ini berlangsung selama 3 hari, dan peserta serta guru akan mendapatkan sertifikat dari narasumber yang berasal dari pihak industri, termasuk Sentul Bogor. Kegiatan ini juga merupakan persiapan bagi SMK Negeri 6 Ambon untuk program magang siswa ke luar negeri yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 ini,” ungkap Luturmas.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan SMK Negeri 6 Ambon dapat terus mengembangkan program pendidikan vokasi yang berkualitas dan memberikan peluang bagi siswa untuk memperoleh pengalaman di dunia usaha dan industri.
SMK Negeri 6 Ambon sendiri memiliki 6 Jurusan Kompetensi Keahlian diantaranya; 1. Multimedia: Kejujuran dalam menghasilkan karya multimedia yang orisinal dan berkualitas.
2. Asisten Keperawatan: Kejujuran dalam memberikan perawatan kepada pasien dengan penuh tanggung jawab dan etika.
3. Teknologi Laboratorium Medik: Kejujuran dalam melakukan pengujian dan analisis laboratorium dengan akurasi dan integritas.
4. Klinik Farmasi dan Komunitas: Kejujuran dalam memberikan pelayanan farmasi kepada pasien dengan profesionalisme dan kepatuhan terhadap aturan.
5. Kepedulian Sosial (Keperawatan Sosial): Kejujuran dalam memberikan dukungan dan bantuan sosial kepada individu atau kelompok yang membutuhkan.
6. Lembaga Akuntansi dan Keuangan: Kejujuran dalam melakukan pengelolaan keuangan dan pelaporan akuntansi dengan transparansi dan integritas. (Chey)
