Ambon,beritasumbernews.com
Pernyataan atas dugaan Fraksi- fraksi DPRD Maluku hingga menyerang PDIP yang ditujukan kepada salah satu anggota Dewan Provinsi Maluku Fraksi PDIP Edwin Huwae yang menyebutkan ada perselingkuhan DPRD dengan eksekutif terkait pembahasan kilat KUA dan PPAS RAPBD perubahan anggaran Tahun 2021.
Edwin Huwae akan melapor balik Ketua DPRD Provinsi Maluku dan Semua Ketua Fraksi
Huwae yang ditemui Wartwan untuk diwawancarai Rabu, 29 September 2021 di Kantor DPRD Maluku menjelaskan meminta agar yang dituduhkan kepadanya ditinjau ulang.
Menurutnya,Ini masa covid 19 coba lihat absen saya, saya tidak pernah berturut-turut selama enam bulan tidak hadir di lembaga ini, saya selalu ada disini kok, saya ini menjalankan tugas partai, ungkapnya
Sebagai kader PDI-P adalah kritis, mengambil sikap kritis terhadap apapun yang tidak berpihak pada rakyat, jadi apalagi yang salah.
“Saya tadi ikut paripurna, cuma karena virtual, saya tidak bisa menyanggah mereka, ya itu bahasa koran. cetusnya
Heran Huwae, bayangkan satu hari pembahasan, satu hari pembahasan menurut kalian masuk akal gak, logis gak kalian harus jujur juga sebagai wartawan harus bisa menterjemahkan secara baik, jangan ujung-ujung karena mungkin dekat dengan ini, takut takut lalu tulis tentang kebohongan ,berarti kalian sama juga kan.” tandasnya
Olehnya itu, saya akan lapor pimpinan dewan dan seluruh ketua fraksi, juga ke badan kehormatan toh .karrna melanggar tertip. Tegas Huwae
Dan Saya gak takut, katanya sepanjang saya bicara kebenaran saya tidak takut, saya dari dulu tidak takut kepada siapapun, saya cuma takut pada rakyat”.tegasnya
Saya meminta teman -teman Jangan tanya di Beta (saya), ada tata tertib di DPRD ini, minta lalu buka dan baca.Kalau cuma hari Senin pengajuan Selasa malamnya diketok, walaupun kerjanya 24 jam siang malam pun, Beta( saya ) tidak cukup untuk dibicarakan, soal normal atau tidak tergantung dinamika pembahasan. Ujar Huwae
Menurutnya” bukan soal berapa lamanya, tapi kalau cuma kurang mau katakan kalau hitung rapat rapatnya, kurang dari 24 jam mari kita buka notulensi benar gak lebih dari 24 jam”.Ujarnya.
Di singgung soal semua Fraksi akan lapor ke BK, Huwae sampaikan “Oh saya gak takut, mau lapor, lapor aja
Saya punya induk partai di dewan pimpinan pusat, kalau saya ditegur dari sana dan dianggap salah harus saya terima, tapi jangan teman teman DPRD mengkalim pernyataannya sendiri, tapi mari kita jujur jujuran lah, mari kita buka bukaan lah ada hal apa saya gak peduli, saya mau jadi orang yang tidak disukai di lembaga ini saya tidak peduli. Kecam Huwae
(chey)
