Ambonberitasumbernews.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Dr. Kayadoe, kawasan Tugu Dolan, Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, pada Jumat malam, 5 Desember 2025, sekitar pukul 21.15 WIT. Sebuah angkot jurusan Hila dengan nomor polisi DE 1077 LU menabrak tugu setelah pengemudinya kehilangan kendali. Pengemudi angkot, Ali Zainal Abidin Mahu (28), meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Haulussy Kota Ambon. Dua penumpang, Hardi Rabby Launuru (22) dan Argam Atamimi, juga terlibat dalam kecelakaan ini. Hardi diamankan di Pos Polisi Batu Gantong, sementara Argam melarikan diri. Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan.

Korban kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Dr. Kayadoe, Kudamati, Ambon, telah diidentifikasi sebagai Ali Zainal Abidin Mahu (28), warga Seith, Leihitu, Maluku Tengah. Ia mengemudikan angkot jurusan Hila dengan nomor polisi DE 1077 LU yang menabrak tugu di Tugu Dolan. Dua penumpang lainnya adalah Hardi Rabby Launuru (22), warga Hila, Leihitu, yang selamat dan diamankan di Pos Polisi Batu Gantung, serta Argam Atamimi yang melarikan diri. Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan.

Keterangan awal menyebutkan bahwa mobil angkot jurusan Hila yang dikemudikan Ali Zainal Abidin Mahu sebelumnya bergerak dari Mardika menuju Kudamati. Sebelum kecelakaan, mereka singgah di rumah kenalan bernama Edo dan diduga mengonsumsi minuman keras jenis sopi sebanyak dua botol. Setelah itu, Ali mengemudikan mobil angkot sendirian, namun kehilangan kendali dan menabrak tugu di Tugu Dolan, menyebabkan kecelakaan fatal.

Setelah minum, korban kembali mengendarai angkot dengan rencana kembali ke Hila. Namun, setibanya di lokasi kejadian, ia diduga kehilangan kendali akibat pengaruh alkohol, sehingga kendaraan keluar jalur ke sisi kiri dan menabrak Tugu Dolan. Korban mengalami luka serius dan dilarikan ke RSUD Haulussy Ambon, namun beberapa saat kemudian ia dinyatakan meninggal dunia.

Penumpang Hardi Rabby Launuru diamankan di Pos Polisi Batu Gantung untuk dimintai keterangan terkait kecelakaan. Sementara itu, Argam Atamimi, penumpang lainnya, melarikan diri dan masih dalam pencarian pihak kepolisian.

Pihak kepolisian telah melakukan tindakan di lokasi kejadian, termasuk dokumentasi, meminta keterangan saksi, dan mengecek kondisi korban di rumah sakit. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. (Chey)