Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral IX), TNI Angkatan Laut dan Insan Pers Mendukung Keterbukaan Informasi Serta Pembangunan Maluku.

Ambon – beritasumbernews.com –Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral IX) Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas menegaskan pentingnya sinergi strategis antara TNI Angkatan Laut dan insan pers dalam mendukung keterbukaan informasi serta pembangunan Maluku.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Fun Shooting Media Gathering yang digelar di Lapangan Tembak Komplek Kodaeral IX, Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Selasa (13/1/2026). Dalam sambutannya, Laksda TNI Hanarko mengapresiasi kehadiran para jurnalis dan menilai media sebagai mitra strategis yang memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi secara cepat dan akurat kepada masyarakat.

“Teman-teman wartawan ini mitra yang sangat strategis. Kalau kita tidak saling mengenal, kita tidak tahu. Dengan kegiatan seperti ini, komunikasi bisa lebih dekat, cepat, dan tanpa ragu,” ujarnya.

Menurut Hanarko, di era keterbukaan informasi saat ini, arus berita bergerak sangat cepat. Bahkan, tidak jarang informasi awal justru diperoleh dari rekan-rekan media di lapangan sebelum sampai ke institusi.

“Kadang-kadang justru kami bertanya dulu ke wartawan. Informasi di lapangan sering lebih dulu diketahui teman-teman media,” katanya.

Kegiatan Fun Shooting ini, lanjut Hanarko, dikemas secara santai tanpa agenda tanya jawab formal, sebagai ruang silaturahmi dan saling mengenal antara Kodaeral IX dan insan pers di Maluku. Lebih jauh, Hanarko menyinggung posisi strategis Maluku secara geopolitik yang sejak masa lalu telah menjadi wilayah penting. Ia mencontohkan keberadaan bunker peninggalan Jepang, benteng-benteng kolonial, hingga lokasi penyimpanan amunisi yang menjadi bukti kuatnya nilai historis wilayah Maluku, khususnya Ambon.

“Dari dulu Maluku ini sudah sangat strategis. Banyak bunker, benteng, dan peninggalan sejarah militer. Artinya, wilayah ini memang memiliki nilai pertahanan yang penting,” jelasnya.

Ia menambahkan, secara geografis posisi Ambon berada di titik tengah Indonesia bagian timur, sehingga memiliki peran strategis dalam pengendalian wilayah utara dan selatan. Hal ini menjadi dasar pengembangan kekuatan dan pembangunan TNI Angkatan Laut ke depan di wilayah Maluku.

“Kita berada di tengah. Mau ada ancaman dari utara atau selatan, posisi ini sangat strategis,” ujarnya.Dalam kesempatan itu, Dankodaeral IX juga membuka fasilitas olahraga di lingkungan Kodaeral bagi insan pers, mulai dari lapangan tembak hingga olahraga air, sebagai bagian dari upaya mempererat kebersamaan.

“Silakan kalau teman-teman wartawan mau olahraga di sini. Fasilitas kita lengkap, kapan saja,” kata Hanarko.

Ia berharap, melalui kebersamaan antara TNI AL dan media, semangat membangun Maluku yang lebih maju, indah, dan berdaya saing global dapat terus diperkuat, sekaligus mengangkat kembali sejarah kejayaan Maluku di mata dunia. (Chey01)